Book 2 : Bertahan Di Dunia Lain Dari Nol

Book 2 : Bertahan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 66 : Empat Raja Surgawi


__ADS_3

Cathy mengelap gelas di tangannya saat kelompok Yumi tiba untuk melaporkan hasil misinya.


"Kami sudah selesai."


"Kerja bagus kalian berdua."


Yumi memberikan kertas bukti bahwa mereka telah berhasil mengawal pedagang yang mengambil jasa mereka sampai dengan selamat, dan mereka kemudian dihadiahi sekantong emas yang cukup berat.


Roy yang menyadari keadaan guild yang lebih sedikit orang dari biasanya bertanya.


"Apa semuanya baik-baik saja Cathy-chan, di sini hanya ada beberapa orang saja."


"Aku dengar ada pelelangan di distrik lampu merah mereka datang ke sana sekaligus bersenang-senang."


"Ya ampun, petualang kita senang sekali pergi ke sana hanya untuk itu, kita punya banyak petualang wanita bukan, mereka pasti akan muncrat juga."


"Yumi-chan sebaiknya jangan mengatakan hal-hal seperti itu dengan jelas."


Wajah Cathy merah tomat sedangkan si pemabuk Yugo tertawa.


"Kita sudah dewasa jadi tidak masalah bukan, bagi petualang, wanita dan alkohol tidak bisa dipisahkan."


"Karena orang-orang seperti kalianlah petualang dicap rendah, bagaimana menurutmu Tiffany?"


"Aku tidak tertarik hal selain bertarung."

__ADS_1


"Jelas sekali."


Roy hanya memegangi kepalanya pusing. Baginya ia merasa bahwa dirinya saja yang normal.


Tepat saat dia memikirkannya sebuah panah melesat menghancurkan jendela kemudian berhenti tepat di depan wajah Roy, jika bukan Tiffany yang menangkapnya hal itu sudah bisa membunuh Roy sekejap mata.


Yumi mendecapkan lidahnya.


"Apa-apaan ini, kita diserang kah?"


Lima orang berjubah menerobos masuk ke guild, mereka tidak menutupi wajah mereka memungkinkan semua orang dapat menyadarinya hanya sekilas pandang.


"Mereka ras iblis," teriak Cathy.


Kelima penyerang menembakan sihir api yang kemudian ditahan oleh pedang Tiffany.


Para petualang yang kebetulan berada di sekitar segera menyergap ke lima orang tersebut hingga pertarungan tidak bisa dihindari.


"Aku akan segera melaporkan hal ini pada guild master, kalian semua tolong lindungi kotanya."


Tiffany sudah berlari ke luar guild dengan bersemangat.


"Aku merasakan kekuatan kuat dari sini, aku sendiri yang akan menghadapinya."


"Apa kita biarkan saja orang itu?" tanya Yugo.

__ADS_1


"Aku sedikit khawatir jadi akan kukejar dia."


"Kalau begitu aku akan minum di sini."


Seekor harimau putih yang dibuat dari sebuah gambar menekuk leher Yugo lalu membawanya ke luar.


"Aaaaaah, biarkan aku minum."


Yumi juga membuat dua harimau lainnya yang ditunggangi olehnya dan juga Roy.


"Tidak biasanya Yumi-chan."


"Orang yang akan dilawan oleh Tiffany sangatlah kuat aku pikir kita harus menghadapinya secara bersama-sama."


Perkataan itu membuat Roy sedikit terkejut, ini pertama kalinya Yumi mengatakan hal seperti musuhnya terlalu kuat.


Harimau putih melemparkan tubuh Yugo di dekat kaki Tiffany yang gemetaran, sementara itu Yumi dan Roy mengikuti setelahnya.


Di depan mereka tampak seorang pria dari ras iblis yang sedang duduk ditumpukkan orang-orang tak sadarkan diri.


Ia memiliki rambut hitam dengan poni dibelah dua, alih-alih memakai pakaian mirip anak buahnya dia mengenakan seragam militer dengan bintang satu di bahunya dan dengan santai membaca buku di tangannya seolah tidak peduli dengan kemunculan kelompok Yumi.


"Tekanan yang sangat kuat."


"Sepertinya aku kedatangan musuh yang cukup kuat, ini menarik."

__ADS_1


Yumi mengulurkan tangannya untuk membuat ketiga harimau miliknya menyergapnya secara langsung, harimau itu tiba-tiba berhenti di udara dan lenyap oleh sihir api.


"Biar aku perkenalkan diriku, namaku Alcott Aldwey salah satu dari empat raja surgawi, salam kenal," katanya menutup buku.


__ADS_2