
Setelah nasi goreng nya masak Rani memanggil Angga.
Dan tidak lama dari situ pak Kevin tiba di rumah.
"Angga anak Dedi dimana teriak."pak Kevin.
"Dedi Angga di sini sedang makan."jawab Angga.
Lalu pak Kevin datang ke dapur dan meletakkan tas kerjanya di atas kursi sofa.
Lalu Rani membuat kan makan siang untuk pak Kevin.
"Oh,, anak Dedi lagi makan siang ya, makan pakai apa sayang."tanya pak Kevin."Ini Dedi makan nasi goreng kesukaan ku."ucap Angga senang.
"Sejak kapan Angga suka makan nasi goreng."tanya pak Kevin." Sukanya sejak Tante Rani yang masakin hehe."lanjut Angga tertawa.
Lalu di ruangan itu semua tersenyum akan ucapan Angga.
Pak Kevin lalu melihat Rani iya tidak sangka bahwa Angga mudah akrab dengan nya.
Namun tampa Rani sadari pak Kevin sedang memerhatikan nya dari kejauhan pas iya sedang memasak.
"Tapi kalau di pandang pandang sih dia cantik."guman pak Kevin dalam hati tetapi iya tidak habisnya memandangi
Rani.
"Pak Kevin ini makanan nya sudah siap."ucap Rani melihat pak Kevin yang sedang melamun.
"Pak, pak, pak Kevin."teriak Rani.
"Iya maaf ada apa."ucap pak Kevin salah tingkah.
"Maaf pak udah ngagetin,ini makanan nya udah siap silahkan makan."ucap Rani.
Sesudah itu mereka sudah selesai makan siang namun Angga sedikit merengek. Angga ini main di temenin sama pak Kevin.
"Dedi, Dedi Ayo kita pergi main Angga mau di temenin Dedi."rengek Angga seperti biasanya dulu sebelum ada Rani.
Yang dimana pak Kevin selalu memanjakannya namun karna pak Kevin masih ada pekerjaan penting. pak Kevin janji untuk besok aja.
"Sayang besok ya Dedi janji soalnya kalau hari ini Dedi masih ada kerjaan penting."ucap pak Kevin merayu dan mengusap kepala Angga.
"Sayang bagaimana main nya sama tante aja kan lebih seru."ucap Rani pada Angga.
"Tapi Tante udah kangen mau main ma Dedi."ucap Angga merengek.
__ADS_1
"Tapi Dedi hari ini gak bisa sayang, tapi tadi kan Dedi bilang janjinya besok, jadi Angga bisa main besok ma Dedi gak papa kan sayang."tanya Rani merayu Angga.
"Tapi tante." ucap Angga"
"sett.. sekarang Angga mau main apa kalau tante boleh tau."ucap Rani bujuk Angga.
"Mau main di taman Tante tapi tamannya bukan taman yang kamarin." ucap Angga." Yaudah tante aja yang temenin ya Dedi pergi kerja dulu."ucap Rani.
"Ternyata Rani bisa di andalkan lumayan lah menjaga Angga sementara." guman pak Kevin dalam hati.
"Oh iya Rani saya nitip Angga ke kamu ya soalnya saya ada urusan penting ni."ucap pak Kevin ke Rani.
"Angga besok Dedi temenin ya sekarang kamu ma tante Rani dulu ya, Dedi berangkat dulu ya sayang umuaah."ucap pak Kevin sambil mencium kening Angga.
"Iya Dedi hati hati." ucap Angga.
Setelah pak Kevin pergi kemudian Rani dan Angga siap siap mau pergi.
Kemudian mereka pergi jalan-jalan dan tidak lama mereka tiba di tujuan.
Kini pak Kevin juga sudah sampai di kafe tempat janjian meeting bersama klayen nya dan buk Fitri juga sudah menunggu disana.
Setelah pak Kevin sampai mereka langsung memulai meeting.
"Maaf ya sudah menunggu lama." ucap pak Kevin.
"Belum pak kami juga baru sampai."ucap klayen itu.
Mereka juga tidak lupa memesan makanan untuk di hidangkan.
"Mari kita mulai sekarang aja."ucap buk Heni.
Kemudian mereka memulai meeting. Setelah beberapa jam kemudian meeting selasai. Mereka berencana mau buat acara party atas keberhasilan bisnis.
"Baik lah semua setuju berarti bisnis kita di lanjut kan kan pak, Buk." ucap pak Kevin ke klayen nya.
"Oh iya karna bisnis kita ini sudah di setuju semua gimana kalau kita buat party."ucap klayen wanita itu.
"Bagus juga itu bagaimana pak Kevin setuju."ucap klayen laki-laki itu." Kalau saya sih setuju aja kita langsung dimana dan kapan."tanya pak Kevin.
"Bagaimana kalau di rumah pak Kevin saja kalau di rumah kita pasti jauh di luar kota."ucap klayen laki-laki.
"Jadi pak Kevin bisa undang klayen yang lain juga." ucap wanita itu.
"Iya bener juga sih jadi bisa kumpul deh sama klayen yang lain kan."ucap pak Kevin menunduk kan kepala nya.
__ADS_1
"Baiklah di rumah saya saja jangan lupa juga ya bawa rekan bisnis yang lain sapa tau bisa jalin bisnis lagi."ucap pak Kevin sambil tertawa.
"Baiklah pak Kevin kami langsung pulang saja ya masih banyak kerjaan di kantor terima kasih atas waktunya." ucap klayen laki-laki itu.
"Iya pak terima kasih kembali." ucap pak Kevin berjabat tangan.
"Besok jangan lupa buat undangan dan bagikan ke semua klayen kita juga rekan kerja yang lain tentukan jam nya juga." ucap pak Kevin kepada buk Fitri.
"Baik pak jam berapa kita bisa mulai party nya besok."tanya buk Fitri.
"Jam setelah tujuh saja."ucap pak Kevin singkat.
"Baik pak."lanjut Buk Fitri.
Kemudian pak Kevin membayar makanan dan iya bergegas pulang.
"Fitri kamu pula dulua. aja ke kantor ya masih ada urusan saya ni."ucap pak Kevin ke buk Fitri."Baik pak."ucap Buk Fitri sambil membawa berkas berkas di tangan nya.
Lalu kemudian pak Kevin pergi duluan dan menaiki mobilnya itu.
"Angga tunggu Tante."ucap Rani berteriak.
"Haha sini tante tangkap Angga kalau bisa."ucap Angga berlarian.
"Oke tante akan tangkap Angga sampai dapat."ucap Rani mengejar Angga.
Saat itu Rani tidak menyadari hape nya sudah berdering karena sangking enaknya main.
"Kemana Rani ini kenapa dia tidak menjawab telpon saya.ucap pak Kevin."Oh saya telpon pak Anton saja lah.
"Halo pak Anton Rani dimana kenapa iya tidak jawab telpon saya."ucap pak Kevin nada keselnya ke Rani.
"maaf pak non Rani sedang bermain dengan Angga jadi dia tidak tau kalau bapak telpon."jelas pak Anton.
"Okelah sekarang kirim lokasi mereka saya kesana."ucap pak Kevin cepat.
Lalu kemudian pak Anton mengirimkan lokasi mereka. Namun Rani dan Angga masih saja sibuk bermain.
Dan tidak lama pak Kevin akhirnya tiba.
"Wah itu pak Kevin cepat sekali dia tiba. Pak Kevin disini pak."teriak pak Anton memanggil pak Kevin.
Lalu pak Kevin melihat dan datang iya juga melihat Rani dan Angga masih sibuk bermain dan tidak menyadari kedatangan pak Kevin.
"Wah seru kayak nya itu main tapi ini sudah sore jadi udah waktunya pulang."ucap pak Kevin sendiri.
__ADS_1