Bosku Galak

Bosku Galak
Episode 55


__ADS_3

Dengan kecewa Rani melihat ke arah pak Kevin tidak menyangka pak Kevin baru kasih tau sekarang.


"Maaf ya Rani!"ucap pak Kevin.


"Iya mas gak apa-apa ko, sekarang aku udah bisa terima lagian sudah berlalu kan!"ucap Rani sambil mengelus pipi pak Kevin.


Setelah itu pak Kevin melihat ke arah Rani lalu Rani melihat tangan nya di pipi pak Kevin dan melepaskan nya.


"Maaf mas Kevin! saya reflek ngak sengaja."ucap Rani menarik tangan nya dari wajah pak Kevin.


Kemudian pak Kevin menahan tangan nya dan langsung mencium kening Rani.


"Yaudah sana tidur dan mimpi indah ya!"ucap pak Kevin tersenyum dan langsung kembali ke kamar pak Kevin.


"Baik mas!"jawab Rani setelah pak Kevin pergi.


Setelah itu keesokan harinya pada siang hari yang sangat panas.


Pak Kevin dan Rani sedang berjalan-jalan di mal dan tak sengaja bertemu dengan mantan nya Rani.


"Itu seperti Rani, dia sedang bersama siapa itu!"ucap Andre yang sedang berada juga di mal itu.


Karena sudah melihat Rani kemudian dia menyusul nya.


"Rani! kamu disini?!"tanya Andre sambil memberikan nya es krim.


"Nih buat kamu."ucap Andre sambil memberikan es krim nya.


Aku habis dari sana lihat kamu jadi beli dua!"ucap Andre.


"Andre! kamu pulang?"tanya Rani sambil menarik Andre menjauh dari pak Kevin.


"Kenapa Rani kamu menarik aku!"tanya Andre.


"Kamu kok disini, saya ke sini sama Bosku jadi kamu jangan bikin saya malu!"ucap Rani dan meninggalkan Andre.


"Baik lah kita ketemu nanti malam ya, kalau ngak mau aku akan ganggu kamu!"ucap Andre ancam Rani.


Kemudian Rani menyetujui nya dengan gerakan tangan nya.


Setelah itu Andre hanya melihat Rani pergi ke arah pak Kevin.


"Habis dari mana?"tanya pak Kevin yang melihat Rani baru muncul.


"Ini mas beli es krim!"ucap Rani sambil menunjukkan eskrim.


"Oh gitu, sekarang kamu pilih yang mana ini!"tanya pak Kevin menunjukkan dua buah jam tangan.


"Seperti nya yang ini mas!"ucap Rani menunjukkan jam tangan hitam.


"Yaudah kita beli yang ini ya, habis ni kita langsung ke kantor soalnya ada meeting lagi."ucap pak Kevin dan pergi membayar jam nya.


"Baik mas!"jawab Rani.


Kemudian mereka langsung pergi pulang setelah menemukan barang yang mereka butuhkan.

__ADS_1


Melihat pak Kevin membawa banyak barang Rani sedikit kasihan melihat nya dan berniat menolong nya.


"Mas Kevin sini saya bawa sebagian barangnya!"ucap Rani.


"Tidak usah kamu pikirkan saya kan kuat."ucap pak Kevin.


"Bisa aja mas Kevin!"ucap Rani.


Kemudian mereka tiba di mobil dan pak Kevin memasukkan barang barangnya ke bagasi mobil.


Setelah itu mereka langsung pergi ke kantor. Setibanya di kantor barang yang di butuh kan juga di bawa oleh Rani dan disusun oleh Rani.


"Pak Kevin, klayen kita sudah menunggu di ruang meeting pak!"ucap buk Fitri yang langsung datang ke ruangan pak Kevin.


"Baik lah saya ke sana sekarang!"jawab pak Kevin.


"Oh iya Rani, kamu sendiri dulu ya."ucap pak Elvin ke Rani.


"Baik pak!"jawab Rani Singkat.


Setelah itu pak Kevin pergi bersama dengan buk Fitri.


"Sendiri ni, tinggal sedikit semangat!"ucap Rani dan langsung mengerjakan yang sisa.


Setelah beberapa menit akhirnya Rani sudah menyelesaikan pekerjaan nya.


"Akhirnya juga siap!"ucap Rani.


"Kalau kayak gini apa lagi ya mau aku kerjakan kalau disini aja bosen!"ucap Rani.


Lalu Rani keluar ruangan pak Kevin dan pergi ke arah ruangan tunggu para OB.


Tidak sengaja bertemu dengan pak Reza mantan atasan Rani.


"Eh pak Reza apa kabar?!"tanya Rani.


"Kamu Rani bukan? wah kamu semakin cantik aja ya sekarang."ucap pak Reza.


"Iya pak Reza jadi gimana kabarnya bapak?!"tanya Rani kembali.


"Kalau saya baik sekali!"ucap pak Reza.


"Oh gitu pak, yaudah saya permisi dulu ya!"ucap Rani ijin.


"Oh iya-iya silahkan!"ucap pak Reza sambil tersenyum ke Rani.


Setelah itu pak Reza juga langsung pergi begitu juga dengan Rani.


"Rani!"suara panggil seseorang dari kejauhan.


"Oh kamu ada apa?"tanya Rani ternyata itu mantan rekan kerjanya saat jadi OB.


"Apa kabar kamu udah lama kelihatan."ucap Heri.


"Baik ko Heri, kamu bagaimana?!"tanya Rani balik.

__ADS_1


"Masih sama seperti dulu ko!"ucap Heri sambil berjalan bersama dengan Rani.


"Oh gitu!"ucap Rani.


"Kamu mau kemana?"tanya Heri.


"Ini mau cari Heni!"ucap Rani.


"Oh Heni, tadi dia pergi sebentar Keluar mungkin dia bentar lagi balik!"ucap Heni.


Setelah itu Rani langsung terdiam.


"Oh gitu, makasih ya infonya nanti kalau Heni sudah datang kabarin kasih tau dia kalau aku nyariin ya."ucap Rani dan langsung pergi.


"Tapi Rani!"ucap Heri melihat Rani pergi.


"Salam ya buat Heni!"teriak Rani.


"Baik lah!"jawab Heri dan langsung pergi juga.


Setelah itu Rani pergi ke ruang meeting pak Kevin dan mengintip dari pintu kaca.


Setelah itu klayen pak Kevin melihat Rani dan bertanya kepada pak Kevin.


"Apa masih ada klayen lain yang terlambat?"tanya salah satu rekan kerjanya pak Kevin.


"Tidak, ada apa?!"ucap pak Kevin.


"Tidak pak maaf mari lanjutkan lagi!"ucap klayen nya itu.


Setelah itu Rani langsung pergi keruang pak Kevin karena telah ketahuan rekan pak Kevin.


"Maaf pak Kevin! tadi ada seorang wanita yang mengintip dari belakang pintu itu siapa?!"tanya rekan nya itu.


Kemudian pak Kevin melihat dan menyuruh buk Fitri untuk mencek keluar.


"Fitri tolong lihat keluar apa ada orang bila ada suruh datang kesini!"ucap pak Kevin.


"Baik pak!"jawab buk Fitri.


Setelah itu buk Fitri melihat dan ternyata tidak ada orang lalu buk Fitri kembali ke posisi nya.


"Maaf pak Kevin tidak orang di luar sama sekali!"ucap buk Fitri.


Lalu pak Kevin hanya terdiam dan melanjutkan meeting mereka.


Setelah beberapa saat kemudian meeting akhirnya selesai.


"Terima kasih buat pak Kevin kami ucapkan dengan kerja sama kita ini semoga ke depannya kita lebih lancar dari sekarang!"ucap klayen pak Kevin.


Lalu pak Kevin hanya tersenyum dan menundukkan kepala nya kepada mereka.


"Yaudah pak terima kasih ya kami pamit dulu!"ucap klayen pak Kevin.


"Sama-sama semua dan semoga kita juga di bulan depan kita bertemu lagi ya!"ucap pak Kevin kepada mereka semua.

__ADS_1


Kemudian mereka pun keluar setelah bersalaman tangan. Kemudian pak Kevin tinggal sendiri dan kembali membuka berkas nya itu.


__ADS_2