
Kemudian pak Kevin melepaskan tangannya dan kembali duduk mengajak Rani duduk di samping nya.
"Mari kita duduk sini."ucap pak Kevin menunjukkan bangku di samping nya.
"Iya mas Kevin."jawab Rani gugup dan menyusul pak Kevin duduk.
Kemudian pak Kevin memasang kan kembali hensed nya kepada Rani.
Lalu Rani mencubit tangan nya karena ia tidak percaya dengan kejadian barusan itu.
"Auh, sakit rupanya berarti itu tadi bukan mimpi!"bisik Rani.
Tiba-tiba tangan Rani di pegang oleh pak Kevin membuat Rani kaget.
"Mas Kevin, ini bukan mimpi kan?"tanya Rani.
"Kenapa? kamu tidak setuju ya! maaf ya."ucap pak Kevin dan langsung melepaskan hensed nya dari telinganya.
Kemudian pak Kevin beranjak dari tempat duduk nya dan pergi meninggalkan Rani.
"Mas Kevin! aku.. setuju ko."ucap Rani sedikit gugup.
Lalu pak Kevin berhenti dan mendengar kan ucapan Rani. Kemudian pak Kevin berbalik dan menoleh Rani sambil tersenyum.
kemudian pak Kevin langsung memeluk Rani dan Rani hanya terdiam terpaku.
"Ternyata mas Kevin itu sangat penyayang ya!"guman Rani dalam hati.
Lalu tangan Rani mulai memeluk pak Kevin dengan pelan dan merasakan pelukan hangat dari pak Kevin.
"Mas Kevin."panggil Rani dengan lembut karena pak Kevin belum melepaskan pelukannya.
Setelah beberapa menit pak Kevin melepaskan pelukannya dan langsung memegang pipi Rani dengan kedua tangan nya. Pak Kevin mencium Rani kembali membuat Rani kaget karena pak Kevin yang suka dengan tiba-tiba.
Tidak lama Angga datang dan memanggil pak Kevin.
"Dedy? tante!"ucap Angga heran.
Kemudian mereka langsung melepaskan ciuman nya.
"Tante kenapa tinggalin Angga sendirian di kamar?"tanya Angga.
"Oh iya dedy sama Tante tadi sedang apa?!"tanya Angga kembali.
"Ngak apa-apa sayang, dari kapan Angga di sini?."tanya Rani sambil melihat ke arah pak Kevin.
"Angga baru datang kok tante."jawab Angga menengahi ketegangan.
"Oh, yaudah sekarang Angga mandi dulu ya!"ucap pak Kevin sambil memegang pundak Angga.
"Siap dedy, Angga mandi dulu ya!"ucap Angga sambil mengangkat tangannya dan menghormat ke pak Kevin.
__ADS_1
"Nak baik."ucap pak Kevin mengelus kepala nya Angga.
Lalu Angga langsung segera masuk dan bergegas mandi.
"Iya udah ya mas Kevin, saya juga mau bersih bersih dulu ya!"ucap Rani sedikit gugup.
"Iya!"jawab pak Kevin dengan singkat.
Lalu Rani masuk kamar nya dan berdiri di balik pintu.
"Ya ampun, ini nyata kan?! aku dan mas Kevin sudah jalin hubungan."ucap Rani mengipas-ngipas mukanya dengan kedua tangan nya.
Lalu pak Kevin juga masuk kamar nya.
"Yes akhirnya jadi juga, ngak sia-sia aku mengucapkan nya sekarang."ucap pak Kevin dengan girang penuh semangat.
Pak Kevin seperti kerasukan karena sangkin bahagia nya. Lalu memegang bibir nya dan membayangkan kejadian yang terjadi itu.
Lalu pak Kevin tersenyum-senyum sendiri. Begitu juga dengan Rani yang di selimuti kebahagian yang tak terbatas.
"Ya ampun ini bukan mimpi kan?!"ucap Rani lagi sambil menepuk-nepuk pipinya. Lalu Rani berjalan ke arah kasurnya dan duduk sambil tersenyum sendiri.
Waktu sudah berlalu keesokan harinya mereka bersiap siap untuk pulang ke kota lagi.
"Gimana Angga sudah siap belum?"tanya Rani.
"Udah ko tante!"ucap Angga.
Karena pak Kevin ada disitu dan melihat Rani yang sudah mengeluarkan barang nya. Pak Kevin langsung membantu nya.
Kemudian barang barang sudah selesai di kemas dan segera masuk ke mobil.
"Semua sudah siap kan kita sekarang berangkat."ucap pak Kevin.
"Siap!"ucap Rani dan Angga.
Lalu mobil pak Kevin mulai jalan keluar dari bagasi dan menuruni jalan yang sedikit menurun.
"Dedy, Angga setibanya di rumah nanti Angga langsung di anter ke tempat les ya!"ucap Angga.
"Ngak istirahat dulu di rumah sayang?"tanya pak Kevin.
"Ngak usah Dedy soalnya besok juga ada kegiatan gitu kata buk guru, jadi ngak bisa nanti masuk les."jelas Angga.
"Iya udah iya sayang."ucap pak Kevin.
Lalu pak Kevin kembali fokus ke jalan dan setelah beberapa jam mereka sampai di pinggiran kota dan mampir di sebuah rumah makan.
Setibanya mereka di rumah makan lalu mereka langsung memesan makanan. Lalu mereka bertiga menyantap makanan yang sudah tertata di atas meja.
Sesudah mereka makan lalu duduk sebentar dan melanjutkan perjalanan mereka.
__ADS_1
Waktu sudah menunjukkan pukul setengah satu akhirnya mereka tiba di rumah.
"Akhirnya kita sampai di rumah."ucap Angga bahagia.
"Tinn, tin."bunyi klakson mobil pak Kevin memanggil pak satpam.
Kemudian pintu gerbang terbuka dan pak Kevin langsung masuk kan mobil ke bagasi.
Kemudian Angga langsung keluar dari mobil dan langsung bergegas masuk ke rumah.
"Dedy, tante, Angga masuk dulu ya! mau mandi dan nanti pergi les!"ucap Angga.
"Iya sayang, pelan-pelan jalan nya."ucap Rani karena melihat Angga seperti terburu-buru.
"Ya ampun anak-anak memang gini ya!"ucap Rani menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Mungkin dia sudah tidak sabar mau ketemu kawannya!"lanjut pak Kevin sambil membawa barang-barang mereka.
"Hum, bisa jadi!"jawab Rani dan membantu pak Kevin.
"Sekarang kamu juga harus mandi, saya akan menggantikan handphone kamu yang sudah rusak!"ucap pak Kevin mengingatkan Rani.
"Oh itu, baik mas!"jawab Rani dan langsung bergegas jalan ke kamar nya membawa barang nya.
"Hum, baik lah nanti setelah saya udah siap kamu sudah harus siap juga!"jelas pak Kevin.
"Baik mas!"jawab Rani.
Setelah itu pak Kevin juga masuk ke kamar nya.
Sesampainya di kamar, pak Kevin langsung mengambil handuknya dan bergegas ke kamar mandi.
"Lah handuk aku kemana ya?!"ucap Rani yang melihat handuk nya tidak kelihatan.
"Yaudah deh aku ambil handuk aku yang disini saja!"ucap Rani menunjuk ransel yang satu lagi.
"Lah mana ya ransel aku?!"ucap Rani dan menggotak atik barangnya.
"Kemana ya perginya?"ucap Rani lagi dan tidak menemukan nya lagi.
"Apa ke tuker ya sama mas Kevin atau jangan-jangan ke bawa lagi sama mas kevin!"ucap Rani.
"Baiknya aku lihat ke kamar Angga dulu lah siapa tau mas Kevin menaruh nya di sana!"lanjut Rani.
Lalu Rani langsung bergegas keluar kamar dan memasuki kamar Angga.
"Tante! kenapa kok masuk sini."tanya Angga.
"Ini ni ransel Tante ngak nampak di kamar Tante, mungkin kebawa sama Dedy takutnya di taruh di kamar Angga. Jadi tante ke sini deh."jelas Rani.
"Oh gitu Tante, oh iya Angga sudah siap ni."ucap Rani.
__ADS_1
"Iya sayang nanti tante panggil pak Anton ya, soalnya Tante mau pergi dulu sama Dedy."ucap Rani.