Bosku Galak

Bosku Galak
Episode 69


__ADS_3

Kerena pak Kevin melihat Rani sedang tertidur di bangku lalu ia pun memindahkan nya di sebelahnya Angga.


"Kalau di atas kasur gini kan bagus!"guman pak Kevin dan kembali ke kamarnya.


"Ets, sebelum masuk kamar ada ni yang balum."ucap pak Kevin berhenti dan berbalik ke belakang.


Kemudian pak Kevin berjalan dan mencium kening Angga dan kening Rani. Kemudian pak Kevin tersenyum dan kembali ke kamar nya.


Keesokan harinya Rani pergi ketemuan dengan Heni setelah ijin dari pak Kevin.


Setibanya di tempat janjian Rani dan Heni mereka menunggu ke datangan Andre.


"Heni, kita nunggu sampai kapan ini! aku ijin ke mas Kevin tadi cuman sebentar sih tapi Andre nya lama banget!"keluh Rani dan terus melihat jam nya.


"Sabar dong Rani ngak tau juga ni Andre lama banget janji nya kan jam segini!"ucap Heni mengeluh.


"Coba deh loh telpon dia!"ucap Rani.


"Oke deh bentar ya!"jawab Heni.


Kemudian Heni mengambil handphone nya dari atas meja dan langsung menelpon Andre. Setelah coba beberapa kali ternyata tidak di angkat oleh Andre.


"Ngak di angkat ni Ran!"ucap Heni.


"Saba sebentar ya!"bujuk Heni.


"Baik deh kalau setengah jam lagi dia ngak datang aku balik ya soal nya tau kan nanti masalah nya ke mas Kevin."jelas Rani.


"Baik deh!"ucap Heni.


Sementara Andre sedang bersama dengan pacar nya yang dari kampung menyusul nya ke kota.


"Andre! aku sudah mencari kamu dari kemarin ternyata kamu di sini ya!"ucap pacar Andre yang baru tiba di halte bus tempat Andre berada.


"Sayang! ngapain kamu kesini?!"ucap Andre dan menarik wanita itu menjauh dari keramaian.


"Ada apa sih Ndre! aku tuh kangen sama kamu!"ucap wanita itu.


"Udah dong sayang aku kesini itu mau cari kerjaan kan dah aku bilang sebelumnya."ucap Andre menjelaskan.


"Aduh gawat ini kalau si Rani lihat!"guman Andre gelisah.


"Mana hari ini mau ketemu sama mereka lagi!"lanjut Andre sambil mengangguk kepalanya.

__ADS_1


"Andre! ayok kita pulang!"ajak wanita itu.


"Aduh sayang, aku ini ada urusan mendadak jadi kamu pulang duluan ya nanti aku kirim alamat aku!"ucap Andre dan memberikan kunci rumah nya.


"Ngak usah Ndre! aku ikut kamu aja soal nya udah kangen banget. Aku kesini cuman mau nemuin kamu!"ucap wanita itu sambil memeluk Andre.


"Sayang,, aku mohon kamu ngertiin aku dulu ya sekali ini aja!"ucap Andre dan paksa melepaskan pelukan nya wanita itu.


Wanita itu bernama Angel dia niat datang ke kota karena Andre sudah tidak pulang selama satu bulan.


Iya sengaja datang dan pengen tau apa alasan Andre bertahan di kota sebab Andre ijin hanya mau mencari kerja.


Semenjak kepergian Andre dia tidak pernah memberi kabar lagi ke Angel. Dan saat ia mau pergi ke pasar baru Angel menemukan Andre setelah dua Minggu berada di kota.


"Andre.. aku itu sangat rindu sama kamu tapi kenapa sejak kepergian kamu tak pernah mengabari aku."ucap Angel dengan sedih.


"Nanti kita ketemu ya, sekarang ini tempat yang aku melamar kerja udah menunggu aku sekarang jadi aku buru-buru!"ucap Andre sebagai alasan.


"Jadi aku mohon kamu sekarang pulang kunci rumah aku ini, alamat nya aku kirim SMS ya!"ucap Andre dan kembali memberinya kunci.


Setelah itu Andre langsung pergi ke bus yang baru tiba di halte.


"Andre!"teriak Angel yang melihat Andre langsung pergi begitu saja.


"Kalau dia sempat ikut bisa bahaya kalau Rani lihat, ngak jadi aku bisa dapatin Rani."decak Andre.


"Huh, Andre gitu banget sih sampai tega ninggalin gue sendirian di sini!"ucap Angel dan menghentakkan kaki nya dan raut muka yang kesal.


"Aduh Andre mana ni?!"ucap Rani.


"Lama banget, yaudah ya Hen gua balik aja ya soal nya udah setengah jam ni."ucap Rani dan langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Rani! sabar dong."ucap Heni dan menarik tangan Rani.


"Heni, lagian ngak ada gunanya juga kan kalau aku udah ketemu sama dia!"ucap Rani dan kembali duduk.


"Tapi Rani, demi aku lah. Cape gue di ganggu sama anak itu!"jelas Heni.


Dengan pasrah Rani sabar menunggu nya kembali.


"Ini demi low ya Hen, demi low!"ucap Rani.


Kemudian Rani pun tenang dan tidak lama Andre pun datang setelah dua puluh menit berlalu.

__ADS_1


"Maaf ya Heni, Rani, gue telat."ucap Andre ngos-ngosan.


"Kenapa kamu telat bangat! kamu ngak tau kalau kita ni banyak kerjaan."ucap Heni yang kesel.


"Maaf-maaf, soal nya tadi ada kerjaan."ucap Andre.


"Kerjaan ya?!"tanya Rani dan melihat ada bekas lipstik di tepi baju Andre.


"Oh ini, itu tadi ada ibu-ibu yang nabrak aku jadi mungkin itu bekas ibu itu!"jelas Andre dengan gugup dan mencoba membersihkan lipstik dari baju nya.


"Sial, kalau udah kayak gini payah lagi ni kalau mau balik sama Rani!"guman Andre.


"Kamu percaya kan?!"tanya Andre penasaran.


"Hum, susah sih buat di percaya lagi!"ucap Rani dan membalikkan pupil matanya.


Heni yang melihat nya juga merasa kesal.


"Yakin itu bekas ibu-ibu yang nabrak kamu atau mungkin itu bekas dari wanita mu!"ucap Heni.


"Rani percaya sama aku itu memang bekas dari ibu-ibu itu!"jelas Andre.


"Iya-iya aku percaya!"ledek oleh Heni.


"Heni tolong dong buat Rani percaya jangan gini!"ucap Andre.


"Udah-udah aku percaya kok sama kamu. Jadi intinya sekarang kamu mau ngapain pengen banget ketemu sama aku!"ucap Rani dan melihat kembali ke arah Andre.


"Makasih Rani, gini aku itu mau minta maaf dan mau ajak kamu kembali lagi sama aku!"ucap Andre dan memegang tangan Rani.


"Apa?! kamu mau ajak aku balikan lagi sama kamu!"ucap Rani.


"Aku sudah pernah bilang aku itu udah maafin kamu tapi jangan harap mau balikan sama kamu. setelah kamu udah menghianati aku di belakang."ucap Rani dan menarik tangan nya dari genggaman Andre.


"Kamu ingat dong dulu kamu bagaimana sama aku!"ucap Rani kesel.


"Sekarang jangan pernah kamu temui aku lagi dan jangan pernah ganggu Heni!"ucap Rani dengan tegas.


Lalu Rani menarik tangan Heni dan pergi dari tempat itu.


"Tunggu Rani, mungkin kali ini aku gagal tapi besok tidak akan. Apa pun yang berhubungan dengan mu aku akan selalu datang dan mencari tau."ucap Andre.


"Dan satu lagi bos kamu namanya Kevin kan?!"tanya Andre.

__ADS_1


__ADS_2