Bosku Galak

Bosku Galak
Episode 32


__ADS_3

Beberapa saat kemudian Rani dan orang Kevin kembali ke mobil dan memanggil Angga untuk pulang.


"Wah keluarga yang sangat harmonis ya, bahagia banget melihat keluarga yang seperti ini."ucap ibu-ibu baru lewat datang menghampiri nya.


"Iya Bu.


Jawab Rani tersenyum dengan menundukkan kepalanya.


Kemudian ibu itu tersenyum dan pergi meninggalkan mereka.


Lalu mereka melanjutkan jalan nya.


Saat dalam perjalanan pak Kevin punya rencana mau liburan ke puncak mengingat jadwalnya ke depan lagi kosong.


"Dedy punya kejutan buat Angga."ucap pak Kevin kepada Angga.


"Apa itu dedy?"tanya Angga penasaran.


"Dedy mau bawa Angga ke puncak mau ngak kita liburan."ucap pak Kevin.


"Serius dedy! Tante Rani ikut ngak?"tanya Angga.


"Angga! hehe saya ngak ikut juga gak apa-apa ko mas."jawab Rani.


"Iya tante Rani ikut ko."ucap pak Kevin.


"Ye,,, Tante ikut."ucap Angga girang.


Namun Rani cuman bisa pasrah karena sebenarnya dia ngak ngak enak kalau mau ikut.


"Tante harus ikut ya."ucap Angga kepada Rani memegang tangan nya.


"Kalau Tante ngak mau ikut Angga juga gak mau pergi!"lanjut Angga.


"Iya sayang tante ikut ko."jawab Rani dan memegang kepala Angga.


"Oh iya dedy, kita perginya kapan?"tanya Angga.


"Hem, rencana dedy sih kalau ngak nanti malam besok siang."ucap pak Kevin.


"Siang aja dedy habis Angga pulang sekolah, jadi kan bisa sekalian ijin Angga."ucap Angga.


"Oh gitu, baik lah Angga memang pintar!"ucap pak Kevin menyetujui masukan Angga.


Kemudian tidak lama mereka tiba di rumah. Angga langsung bergegas pergi ke kamar nya dan bersih bersih badannya.


Sedangkan Rani masih mengambil tasnya Angga dan sepatu nya yang di lepas Angga.


Setelah itu Rani masuk dan pak Kevin.


"Em, Rani!


Panggil pak Kevin lalu Rani berhenti dan melihat ke arahnya.


"Iya mas.


"Nanti tolong buatkan saya kopi, saya tunggu di taman belakang.1"ucap pak Kevin lalu langsung pergi.


"Baik mas."ucap Rani.


Lalu Rani bergegas menyimpan tas Angga dan langsung ke dapur.

__ADS_1


Setelah Rani siapkan kopinya Rani langsung mengantar ke pak Kevin yang ada di taman belakang.


"Ini mas Kevin kopinya."ucap Rani dan meletakkan kopinya di atas meja.


"Iya."ucap pak Kevin. Lalu Rani langsung pergi dan segera mengurus pekerjaan rumah yang belum Rani kerjakan.


Setelah semua selesai Rani langsung rebahan di kamar karena kelelahan.


"Ya ampun ini aja yang di kerjakan cape juga ya huh."ucap cari mengelus kepalanya sambil bergegas duduk.


Rani memandang langit yang sedang mengeluarkan cahaya ke merah oranye yang begitu indah.


Kemudian Rani berjalan ke dekat jendela lalu berdiri dan membuka jendela.


Setelah itu pak Kevin muncul di depan jendela Rani di bagian belakang dekat taman.


"Pak Kevin!"panggil Rani.


Kemudian pak Kevin melihat asal suara itu.


"Oh kamu, kenapa Rani!"ucap pak Kevin.


Lalu Rani keluar kamar dan menyusul pak Kevin di luar.


"Hehe maaf mas, cuman mau menemani mas Kevin di sini saja."jelas Rani.


"Mas Kevin suka melihat sunset juga?"tanya Rani.


"Iya, saya suka makanya saya Disni berdiri!"ucap pak Kevin.


"Hem indah ya mas."ucap Rani dan langsung duduk di rumput di sekitar.


Sunset nya mulai hilang dan hari mulai malam. Namun pak Kevin dan Rani masih saja duduk di sana menikmati sunset yang mulai hilang.


Setelah puas menikmati angin malam lalu mereka kembali masuk ke rumah.


Rani masuk ke kamar nya dan segera mandi.


"Ya ampun gara gara melihat sunset nya jadi lupa mau mandi."ucap Rani sambil mengambil handuknya.


Sedangkan pak Kevin masih rebahan di kasur sepertinya ada sesuatu yang mengisi pikiran nya.


Lalu tidak lama terdengar suara ketukan pintu dari luar.


"Siapa masuk aja."ucap pak Kevin langsung duduk.


"Dedy,, lagi apa?"tanya Angga.


"Dedy lagi, lagi, lagi mikirin angga!"ucap pak Kevin bercanda dan menggelitik Angga.


"Aa!! dedy udah geli bangat tau."ucap Angga sambil tertawa dan menyerah.


"Oke, oke."ucap pak Kevin dan menggendong Angga.


"Jadi Angga mau apa? tumben ke kamar Dedy."ucap pak Kevin.


"Iya Dedy, Angga mau tidur sama Dedy boleh?"tanya Angga.


"Oh itu, boleh dong mau tidur di kamar Dedy atau di kamar Angga?"tanya pak Kevin.


"Di kamar Dedy aja ya!"ucap Angga.

__ADS_1


Kemudian pak Kevin menemani Angga tidur. setelah Angga tidur pak Kevin lalu mandi.


Setelah pak Kevin mandi lalu iya pergi ke dapur untuk minum.


Kebetulan juga Rani masih disana sedang duduk minum kopi.


"Hei kamu di sini?"tanya pak Kevin.


"Iya mas, bete di kamar aja jadi kesini lumayan ngopi-ngopi."ucap Rani.


"Oh gitu, yaudah buatkan saya kopi juga biar enakan ni tenggorokan."ucap pak Kevin bercanda.


"Hum iya deh mas."ucap Rani langsung membuatkan kopinya.


Tidak lama kemudian kopinya pun jadi.


"Ini mas, oh iya Angga ngak ada di kamar dia kemana ya mas, tumben dia pergi rumah udah di kunci semua."ucap Rani.


"Oh Angga, dia di kamar saya. Dia mau tidur sama saya matanya."ucap pak Kevin.


"Syukur lah tadi sempat khawatir mas, jadi dia sudah tidur?"tanya Rani.


"Udah.


Jawab pak Kevin sambil menyeduh kopi nya.


"Rani kamu sudah siapkan barang barang Angga untuk besok?"tanya pak Kevin karena suasana semakin hening.


"Rencana besok pagi mas! kenapa itu?"ucap Rani.


"Oh gitu, sekalian ya barang saya juga soalnya saya besok ngantor dulu."ucap pak Kevin bergegas berdiri dan membawa kopinya.


"Baik mas!"jawab Rani.


Tidak lama handphone Rani berdering, Ternyata Putra menghubungi nya.


"Ada apa Putra nelpon jam segini."ucap Rani.


"Iya halo Put ?"tanya Rani.


"Halo Rani, besok kamu punya waktu ngak?"tanya Putra balik.


"Maaf Putra besok aku banyak kerjaan, maaf ya!"jawab Rani.


"Oh gitu, yaudah gak apa-apa kalau ada waktu kabarin ya, soalnya ada yang penting aku kasih tau!"ucap Putra.


"Okeh Putra yaudah aku matiin ya soalnya ngantuk banget."ucap Rani.


Kemudian panggilan pun berakhir.


Lalu Rani bergegas tidur dan menghidupkan music dari handphone nya.


"Payah ya ajak anak itu keluar!"ucap Putra.


"Gimana gimana berhasil ajak Rani?"ucap Heni yang ada di samping Putra.


"Ngak bisa dia, katanya besok banyak kerjaan gitu."ucap Putra sedih.


"Berarti kamu gak berhasil ajak dia dong."ucap Heni yang sengaja mendekat kan mereka berdua.


"Gagal dong usaha aku buat mendekat kan mereka!"guman Heni.

__ADS_1


__ADS_2