
Setibanya nya di restoran mereka langsung memesan makanan.
"Mas Kevin ganteng banget deh kalau kayak gitu!"guman Rani sambil melihat pak Kevin sedang menikmati makan nya.
"Rani kamu ngak makan?!"tanya pak Kevin.
"Iya mas saya makan!"ucap Rani sambil tersenyum dan menggigit- gigit pipet minuman yang ada di mulutnya.
"Mana? dari tadi kamu hanya minum saja!"ucap pak Kevin.
"Ini sudah habis mas makan nya!"ucap Rani sambil mendorong piring nya yang masih berisi dan tidak berkurang sedikit pun.
"Itu masih banyak sayang!"ucap pak Kevin.
"Apa mas! masih banyak?!"ucap Rani kaget dan melihat ternyata yang habis hanyalah minuman nya.
"Aduh, kenapa kayak gini halu banget aku ya ampun sampai ngak sadar!"guman Rani menutupi mukanya dengan tangan nya.
"Rani... ayo di makan!"ucap pak Kevin.
"Iya mas ini udah mau di makan kok!"ucap Rani malu.
Kemudian Rani mulai makan, saat mereka sedang menikmati makan nya dan tidak sengaja Rosa juga makan di restoran itu.
Kemudian ia duduk di bangku paling depan dekat dengan kasir.
Saat dia duduk di sana Rosa belum menyadari bahwa pak Kevin dan Rani juga makan disana.
"Mas Kevin, itu seperti wanita waktu itu ya!"ucap Rani memberitahu kepada pak Kevin dan menunjuk arah Rosa.
"Iya itu Rosa, kenapa dia ada disini!"ucap pak Kevin dan pura-pura tidak tau kalau dia disitu.
"Ya sudah cepat makan biar kita pergi dari sini!"ucap pak Kevin.
"Baik mas!"jawab Rani sambil makan.
Lalu Rosa tidak lama sadar akan keberadaan pak Kevin disana.
"Restoran ini lumayan juga ya!"ucap Ulan sambil melihat sekitar dan tidak sengaja melihat ke arah meja pak Kevin dan Rani.
"Itu seperti Kevin!"ucap Rosa sambil menurunkan sedikit kaca mata hitam nya.
"Wah itu beneran Kevin!"ucap Rosa dan bergegas berdiri dari tempat duduk nya.
Kemudian Rosa mendatangi meja pak Kevin dan Rani berada.
"Mas Kevin wanita itu datang kesini!"bisik Rani kepada pak Kevin.
"Biar kan saja, oh iya kamu tidak usah bisik-bisik kalau dia sudah datang!"ucap pak Kevin.
__ADS_1
"Mas saja bisik-bisik!"ucap Rani kembali berbisik.
"Sudah-sudah!"ucap pak Kevin sambil mengedipkan matanya.
Kemudian Rani juga memberi isyarat 'okeh' kepada pak Kevin.
"Kevin! surprise! kita ketemu lagi disini."ucap Rosa.
"Biasa nya kalau kata orang, kalau kita ketemu Tampa sengaja berarti itu jodoh!"ucap Rosa sambil melihat ke pak Kevin dan melirik ke Rani.
Rani hanya bisa tercengang melihat tingkah nya Rosa yang aneh.
"Iya terus?!"ucap pak Kevin.
"Berarti kita itu jodoh! kamu ngak bisa memungkiri itu semua!"ucap Rosa dengan pedenya.
"Kamu itu aneh, saya kan dah bilang kami itu udah menikah jadi jangan ganggu kami lagi!"ucap pak Kevin.
"Stop, stop jangan galak-galak dong! biasa aja saya kesini sih cuman mau ucapin selamat saja."ucap Rosa dan ikut duduk di sebelah Rani.
"Hari ini aku akan pergi ke Amerika!"ucap Rosa sedikit sedih.
"Oh ya kamu mau ke Amerika?!"ucap Rani sedikit terkejut.
Lalu Rosa dan pak Kevin sedikit heran.
"Wah itu tempat impian aku banget,sudah lama bermimpi bisa pergi kesana!"ucap Rani sambil berkhayal dan senyum-senyum sendiri.
"Tapi aku hanya bisa bermimpi saja dan berharap suatu hari nanti bisa pergi kesana!"ucap Rani berharap.
Pak Kevin yang melihat nya hanya bisa diam dan melihat Rani yang begitu berharap.
"Oh gitu! yaudah nanti aku tunggu kamu disana ya, kalau suatu saat nanti kamu disana jangan lupa hubungi aku."ucap Rosa sambil mengambil pena dari tas nya dan menulis nomor nya di bagian bawah tas Rani.
"Aaa, makasih!"ucap Rani dan mengulurkan tangan nya.
"Aku Rani kamu siapa?!"tanya Rani.
"Oh iya ya! kita lupa kenalan, aku Rosa salam kenal ya Rani!"ucap Rosa membalas salaman Rani.
"Hah, mereka bisa akrab gitu ya! bukan nya sebelum nya Rosa itu marah ya sama Rani karena menikah dengan ku?!"guman pak Kevin heran dan meminum air putih yang ada di meja.
"Gampang banget ya!"guman pak Kevin sambil melihat mereka semakin akrab.
"Ya udah ya Rani itu pesanan aku sudah datang makasih ya waktunya rupanya kamu baik ngak seperti yang aku bayangkan!"ucap Rosa sambil berdiri dari tempat duduk nya.
"Iya sama-sama Rosa semoga kita ketemu lagi ya di Amerika!"ucap Rani tersenyum.
"Yaudah aku pamit dulu ya kesana!"ucap Rosa dan sudah mengabaikan pak Kevin yang ada di sebelah nya.
__ADS_1
Setelah itu Rosa pergi kembali ke tempat duduk nya.
"Kamu ngak apa-apa kan Rani!"ucap pak Kevin sambil memegang kepala Rani.
"Apa sih mas Kevin, saya itu sehat!"ucap Rani sambil melihat nomor nya Rosa dan mengetik nya di handphone nya.
"Rosa itu baik mas Kevin ngak kayak Ulan!"ucap Rani.
"Ya sudah ayo kita pulang, heran saya melihat kalian."ucap pak Kevin semakin heran.
Lalu mereka pun pulang setelah membayar makan nya.
"Bay!"ucap Rani ke Rosa pamitan dan melambaikan tangan nya.
Lalu Rosa membalas nya dan membalas lambaian Rani.
"Jangan lupa menghubungi aku ya!"teriak Rosa.
Lalu Rani memberi syarat dan mengangkat tangan nya.
"Sudah ayok pulang!"ajak pak Kevin menggandeng tangan Rani.
"Baik mas sabar dong!"ucap Rani masih saja melihat ke arah Rosa.
Dan tidak lama mereka pun tiba di mobil.
"Mas Kevin hari ini kita jemput Angga pulang sekolah ya!"pinta Rani setelah dalam mobil.
"Baik-baik!"jawab pak Kevin dan langsung menjalankan mobil nya.
"Ngomong-ngomong mas! Rosa itu mas kenal dimana?!"tanya Rani.
"Dia itu aku kenal saat kita dulu baru masuk kuliah, sampai sudah wisuda saja dia masih mengejar aku!"ucap pak Kevin.
"Oh gitu mas! tapi dia itu baik!"ucap Rani.
"Orang nya juga ceria!"ucap Rani memuji Rosa.
"Sudah-sudah baru kamu kenal dia kan mungkin saja itu cuman kebetulan!"ucap pak Kevin.
"Ngak mungkin mas!"ucap Rani kokoh.
"Emang beneran ya, kamu punya impian mau ke Amerika?!"tanya pak Kevin.
"Iya mas, pengen bangat dari kecil sih itu impian aku makanya aku harus banyak menabung!"ucap Rani bersemangat.
"Aku juga punya impian pergi nya itu bersama kedua orang tua aku!"ucap Rani semakin bersemangat.
"Oh gitu."ucap pak Kevin dan melanjutkan menyetir nya.
__ADS_1