
Kemudian buk Fitri menghubungi klayen yang akan meeting bersama pak Kevin. Buk Fitri memberi tahu bahwa meeting hari ini di cancel.
"Halo buk! mohon maaf sebelumnya meeting kita hari ini di batalkan. Soal nya pak Kevin ada urusan mendadak pergi ke luar kota."ucap buk Fitri sebagai alasan nya.
"Iya buk, besok saya akan kabari lagi!"jawab buk Fitri.
"Iya buk, terima kasih atas pengertiannya."lanjut buk Fitri setelah itu telpon nya di matikan.
"Syukur banget, bos mereka mau ngerti dan mau di cancel sementara."ucap buk Fitri ke Ria yang masih berdiri di dekatnya.
"Hum, syukur sih tapi aku dengar katanya para kariawan dapat bonus ya?!"tanya Ria.
"Iya bener, kamu dapet?"tanya buk Fitri kembali.
"Belum ada sih tapi aku berharap."ucap Ria.
Sementara itu pak Kevin dalam ruangan masih memandangi foto Rani.
"Oh iya, kemarin pas di reunian Darwin tidak ada di sana ya. Apa dia tidak datang!"guman pak Kevin setelah lama memandang wajah Rani.
Kemudian pak Kevin berdiri dan berjalan ke arah jendela lalu menekan nomor nya Darwin.
"Iya halo bro!"jawab Darwin.
"Lue dimana?!"tanya pak Kevin kembali.
"Ini lagi apartemen sama cewe gua!"jawab Darwin sambil mencium kening gadis itu.
"Ah lue bro! baru juga gua mau datang kesana ya sudah lanjut saja!"ucap pak Kevin.
"Aman aja bro! ada apa tumben jam segini menghubungi gua biasa nya langsung datang aja!"ucap Darwin.
"Ini bro, gua cuman mau nanya kemana aja lue pas reunian, lue kagak ada di sana!"ucap pak Kevin.
"Oh itu bro, sorry lah gua kemarin ada urusan luar kota jadi pulang ke sini ngak tepat waktu!"ucap Darwin.
"Iya lah bro! gua datang ke sana sekarang ya!"ucap pak Kevin iseng.
"Iya bro aman lah, jangan lupa bawa cewe lue!"lanjut Darwin.
Pak Kevin terdiam sejenak dan memikirkan nya lalu iya menyetujui nya.
"Bro?! bro!"panggil Darwin.
"Oh iya bro! aman lah."ucap pak Kevin.
"Nanti gua kirim lokasi kita bertemu!"ucap Darwin.
Setelah itu telpon nya pun di tutup kemudian pak Kevin langsung pergi keluar kantor dan kembali ke rumah pak Kevin.
__ADS_1
Setelah Setengah jam berlalu akhirnya pak Kevin tiba di rumah dan langsung pergi ke arah kamar Rani.
"Rani! Rani!"panggil pak Kevin sambil mengetuk pintu kamar Rani.
"Iya sebentar!"jawab Rani dari dalam karena mendengar suara ketukan pintu.
Kemudian Rani membuka pintu kamar nya dan matanya masih saja tertutup tampa ia sadari pak Kevin ada di depan nya.
"Rani! kamu baru bangun tidur?"tanya pak Kevin.
"Iya baru bangun soalnya ketiduran."jawab Rani.
Dan pak Kevin hanya tersenyum. Kemudian Rani dengan kaget ia sadar dari ngantuk nya dan menyadari itu adalah pak Kevin.
"Maaf mas Kevin, saya tidak sadar mas datang kesini!"ucap Rani dengan panik.
"Iya gak apa-apa, sekarang kamu cepat ganti baju lalu kamu ikut saya!"ucap pak Kevin.
"Baik mas!"jawab Rani dengan singkat menahan malu.
"Oh iya jangan lupa, harus yang cantik!"ucap pak Kevin.
"Karena kita pergi bersama dengan Darwin!"lanjut pak Kevin lalu ia pergi.
Setelah melihat kepergian pak Kevin Rani langsung berlari ke kamar nya dan memeluk bantal nya yang empuk karena merasa sangat malu.
Kemudian handphone Rani bunyi notifikasi masuk.
"Dari mas Kevin?! kenapa ya."ucap Rani.
Setelah itu Rani membuka pesan itu dan melihat.
"Saya tunggu di ruang tamu jadi jangan lama-lama!"isi pesan dari pak Kevin.
"Oh ini! jangan ragu aku bisa di percaya ko!"ucap Rani dengan percaya diri.
Kemudian dengan cepat Rani langsung pergi mendekati lemari dan mencoba memilih pakaian yang cocok.
"Kan mulai lagi deh! jadi aku harus pakai yang mana?"ucap Rani.
Kemudian Rani berdiri dan mencoba menenangkan diri nya lalu tarik nafas. Setelah itu Rani melihat ke gaun yang ada di samping baju di lipat.
"Nah itu kayak nya cocok!"guman Rani dalam hati dan langsung mengambil gaun hitamnya.
Setelah itu Rani langsung mengganti pakaian nya lalu berputar di depan meja rias.
"Oh iya aku kan harus cepat!"ucap Rani dan langsung memasang riasan di wajahnya.
Setelah jadi Rani langsung bergegas pergi ke pak Kevin yang sudah menunggu.
__ADS_1
Karena Rani berjalan buru-buru itu membuat sepatu haihils nya patah pas di depan pak Kevin.
"Auh."ucap Rani dan melihat ke kakinya dan ternyata tumit sepatu nya copot.
"Gimana ni, aku kan cuman punya satu aku harus bagaimana."guman Rani dalam hati sambil memasang raut muka sedih.
"Ayo bangun!"ucap pak Kevin.
"Ayo kita beli sekarang!"ucap pak Kevin setelah melihat sepatu Rani dan menyadari kesusahan Rani.
"Tapi mas!"ucap Rani.
"Kenapa kamu ngak bisa jalan!"ucap pak Kevin dan langsung menggendong Rani dan membawanya ke dalam mobil.
"Mas Kevin!"ucap Rani heran.
Lalu Rani hanya bisa pasrah dan memandangi pak Kevin yang terlihat sangat tampan.
Lalu tidak lama Rani dan pak Kevin sudah di dalam mobil kemudian langsung pergi menuju toko sepatu langganan pak Kevin.
Setibanya di toko itu pak Kevin juga menggendong nya kembali dan orang sekitar sampai heran dan terharu melihat pasangan romantis itu.
"WAH!!! BUKAN KAH ITU ROMANTIS."ucap sebagian pelanggan toko itu.
"Sudah mas! turunkan saya disini saja."bisik Rani ke pak Kevin karena Rani tidak biasa nya di pandang sampai seperti itu.
Namun pak Kevin tidak mendengarkan ucapan Rani dan langsung membawanya ke tempat duduk tidak jauh dari sepatu wanita.
Setelah itu Rani sudah duduk pak Kevin langsung memilih beberapa sepatu yang cocok dengan Rani. Dan pak Kevin memberinya beberapa pilihan sepatu.
"Kamu pilih yang mana?"tanya pak Kevin.
"Maaf mas selain sepatu ini ada yang lain, soalnya itu terlalu mahal!"ucap Rani dengan pelan.
"Ini saja ini juga udah cantik dan sangat cocok dengan mu!"ucap pak Kevin lalu mencoba memasang kan satu persatu.
Setelah semua sudah di coba Rani kembali di tanya lagi kemudian Rani memilih sepatu yang berwarna hitam.
"Saya pilih yang hitam saja mas."ucap Rani.
Setelah itu pak Kevin langsung memasang kan sepatu itu kembali ke Rani.
Kemudian Rani kembali berdiri dan melihat ke kakinya.
"Makasih mas ini sangat cantik!"ucap Rani dan langsung memeluk pak Kevin.
"Iya!"jawab pak Kevin dan membalas pelukan nya Rani.
__ADS_1
"Maaf mas!"lanjut Rani dan melepaskan pelukannya.
Kemudian mereka pergi ke kasir untuk membayar nya.