Bosku Galak

Bosku Galak
Episode 84


__ADS_3

Lalu pak Kevin membalikkan badan nya dan menarik tangan nya seperti tidak ada kejadian apa pun.


"Mau apa kamu kesini ngak ketok pintu!"ucap pak Kevin.


"Maaf pak saya lupa, saya kesini cuman mau antar dokumen ini saja!"ucap buk Fitri.


"Dasar ceroboh, letakkan disana saya akan memeriksa nya nanti!"ucap pak Kevin judes.


Lalu buk Fitri menaruh nya di atas meja dan langsung pergi keluar.


"Permisi pak!"ucap buk Fitri.


"Kemana Rani ini, katanya sudah dekat tapi ngak tiba-tiba!"celoteh pak Kevin ngak sabaran.


Lalu suara pintu kembali terbuka pak Kevin dengan sigap hendak mau memeluk dan ternyata Nita yang mau hendak masuk.


"Auh!"ucap pak Kevin kembali membalikkan badan nya dan sedikit melemparkan tangan nya.


"Maaf pak ada barang saya yang ketinggalan!"ucap Nita.


"Segera ambil dan tinggal kan ruangan ini!"bentak pak Kevin dan menyandarkan tangan nya di meja.


Setelah keluar Nita keluar dari ruangan kemudian Rani akhirnya masuk.


"Aduh siapa lagi ini!"bentak pak Kevin kesal dan melihat ke pintu.


Lalu Rani masuk dengan heran dan sedikit menundukkan kepalanya.


"Ada apa mas pagi-pagi sudah marah?!"tanya Rani.


"Ngak ada ko, kamu dari mana aja!"ucap pak Kevin menggaruk kepalanya.


"Aku tadi hanya membelikan sarapan aja buat mas Kevin karena belum makan di rumah kan!"ucap Rani.


"Oh gitu! kenapa harus lama seperti itu!"ucap pak Kevin.


"Lihat deh mas Kevin, aku belikan makanan kesukaan mas Kevin!"ucap Rani mengalihkan pembicaraan dan membukakan makanan nya dan menyuapi pak Kevin.


Namun pak Kevin hanya diam saja melihat Rani yang memegang sendok.


"Mas ayo di buka mulutnya nanti makanan nya tumpah!"ucap Rani sambil tangan nya menampung di bawah nya.


"Aakk!"ucap Rani.


Lalu pak Kevin baru membuka mulut nya dan tiba-tiba Nita langsung masuk.


"Kamu lagi!"ucap pak Kevin.


"Maaf pak saya kesini butuh bantun!"ucap Nita beralasan.


"Ada orang yang mengejar saya bisa minta bantuan nya kan!"ucap Nita.


"Lihat pak itu mereka!"ucap Nita dan langsung pergi kepelukan pak Kevin dan mencium bibir nya di hadapan Rani.

__ADS_1


"Ada lihat wanita rambut pendek lewat sini?"tanya beberapa orang datang.


Kemudian Rani geleng-geleng melihat pak Kevin dan Nita sedang berciuman.


"Dia tidak ada disini!"ucap segerombolan itu.


"Mas Kevin!"ucap Rani menutup mulut nya setelah kepergian orang-orang itu.


"Hei! kamu sembarangan mencium saya begitu saja!"bentak pak Kevin dan langsung mendorong wanita itu.


"Maaf pak, makasih juga sudah membantu saya!"ucap Nita dan sambil tersenyum.


"Maaf Rani, itu,, itu,, tidak sengaja!"ucap pak Kevin melihat Rani yang bersedih.


"Kenapa mas Kevin tidak menghindarinya!"bentak Rani.


"Dia,, dia menahan ku!"ucap pak Kevin menunjuk Nita.


"Kamu percaya kan sama aku!"ucap pak Kevin.


Lalu Rani terdiam dan melihat wanita itu.


"Baik mas! mungkin ini cuman salah paham!"ucap Rani dan menatap tajam kewanita itu.


"Kamu! kamu siapa beraninya masuk sembarangan ke sini!"ucap Rani.


"Maaf buk, saya cuman kariawan baru disini!"jelas wanita itu.


"Maaf buk saya tidak sengaja hanya kerana pak bos yang bisa membantu saya!"ucap Nita sedikit menunduk.


"Cuman pak Kevin! kamu kan bisa bersembunyi ngak harus mencium pak Kevin!"ucap Rani kesal.


"Sudah Rani biarkan saja dia pergi!"ucap pak Kevin membujuk Rani.


"Kamu sekarang keluar!"ucap pak Kevin ke Nita.


"Maafin aku ya, aku ngak akan mencium wanita lain selain kamu. Sengaja atau pun ngak sengaja!"jelas pak Kevin sambil memegang pipi Rani dan menghapus air matanya.


Kemudian Rani berjalan ke arah sofa dan menjatuhkan badan nya ke sofa.


"Maaf mas! aku emosi terbawa suasana!"ucap Rani memegangi kepalanya.


"Sudah kamu ngak salah ko!"ucap pak Kevin memeluk Rani dan mengelus kepalanya.


Lalu buk Fitri kembali masuk dan melihat pak Kevin sedang memeluk Rani.


"Kamu sudah saya bilang usahakan ketuk pintu sebelum mssuk!"ucap pak Kevin dan segera berdiri dari tempat duduk nya.


"Maaf pak saya akan kembali lagi!"ucap buk Fitri.


"Sudah terlambat! kamu mau apa lagi kesini."ucap pak Kevin datar.


"Maaf pak, saya cuman memberi tahu jadwal bapak hari ini saja!"jelas buk Fitri.

__ADS_1


"Tulis aja disana saya akan mengingat nya!"ucap pak Kevin kesal.


Lalu buk Fitri melihat ke arah Rani yang sedang duduk.


"Hei kamu mantan OB, kamu ada hubungan apa sama pak Kevin?!"tanya buk Fitri berbisik dan melirik ke pak Kevin.


"Ngak ada buk!"jawab Rani singkat.


"Yakin kamu ngak ada apa-apa!"ucap buk Fitri.


"Yakin buk, tapi kenapa pak Kevin memeluk kamu tadi?!"tanya buk Fitri penasaran.


"Ngak apa-apa buk!"ucap Rani singkat.


"Jujur saja!"bisik buk Fitri.


"Sungguh tidak ada buk itu tadi ngak sengaja. Pak Kevin hanya menenangkan saya saja!"jelas Rani.


"Yakin kamu, soal nya kalau kamu punya hubungan dengan pak Kevin reputasi nya bisa jatuh. Masa seorang bos pacaran dengan pegawai rendahan. Gosip semua orang entar!"ucap buk Fitri memprovokasi Rani.


"Tidak kok buk!"ucap Rani.


"Baik lah saya keluar dulu ya, ini tugas pak Kevin Ahri ini jangan lupa di kasih tau!"ucap buk Fitri.


"Baik buk!"ucap Rani.


"Permisi pak saya pamit keluar!"ucap buk Fitri lalu kembali ke mejanya.


Lalu dengan sigap pak Kevin kembali menyusul Rani duduk di sofa.


"Udah sekarang kamu tenang ya!"ucap pak Kevin dan kembali memeluk Rani.


Namun Rani sedikit menolak nya.


"Ada apa?!"tanya pak Kevin.


"Ini di kantor mas, ngak baik pelukan seperti itu nanti kariawan lain curiga kalau kita punya hubungan lain!"ucap Rani.


"Sudah ngak apa-apa biarin aja mereka!"ucap pak Kevin.


"Tapi mas!"ucap rani dan pak mengehentikan nya dengan ciuman yang mendarat di bibir Rani.


Kemudian Rani berusaha melepaskan nya dan memukul-mukul pak Kevin dengan pelan namun pak Kevin menahan nya dengan erat.


Setelah puas baru pak Kevin melepaskan Rani.


"Mas Kevin, gimana kalau buk Fitri tiba-tiba masuk lagi!"ucap Rani.


"Sutt! biar kan saja mereka tau. Biar kita bebas!"ucap pak Kevin.


"Disini kan kantor ngak bisa pacaranas, nanti gimana kalau tau bos nya pacaran bisa jadi mereka juga ikut pacaran dan ngak bisa fokus ke pekerjaan nya!"jelas Rani.


"Baik lah aku turuti ucapan kamu hanya karena kamu yang paling aku sayang!"ucap pak Kevin.

__ADS_1


__ADS_2