Bosku Galak

Bosku Galak
Episode 13


__ADS_3

Kemudian Rani membantu nya bangun dari kasur.


"Sudah sudah kamu sekarang keluar siapkan sarapan buat saya."ucap pak Kevin."Baik pak saya akan buatkan."ucap Rani bergegas keluar.


"Oh iya jangan lupa bersihkan rumah ya tau kan malam ni ada acara."ucap pak Kevin.


"Oh iya pak siap."jawab Rani tegas.


Kemudian Rani keluar dengan perasaan lega karena pak Kevin tidak kenapa-kenapa lalu iya menyiapkan sarapan pak Kevin dan membersihkan rumah.


Tidak lama kemudian pak Kevin keluar dari kamar dan pergi ke meja makan. Lalu iya memanggil Rani.


"Rani tolong kamu kesini dulu."panggil pak Kevin


"Iya pak ada yang bisa saya bantu."ucap Rani.


"Kamu tau kan tangan saya sedang sakit jadi tolong bantu saya makan."ucap pak Kevin kepada Rani.


Lalu Rani terdiam iya tidak tau cara membantu pak Kevin.


"Cepat dong suapin saya, saya tidak bisa makan dengan tangan sakit gini malah diam aja disitu buru nanti saya telat ke kantor."ucap pak Kevin sinis.


"Oh iya baik pak." lalu Rani menyuapi pak Kevin.


Saat menyupin pak Kevin Rani sedikit dag dig dug iya merasa tidak biasa dekat dengan pak Kevin.


Begitu juga dengan pak Kevin iya melihat Rani dengan tatapan tulus.


"Ternyata selain pandai masak ternyata dia cantik baik lagi."guman pak Kevin dalam hati.


"Udah habis ni pak sekarang minum dulu."ucap Rani mengambil kan air putih.


Setelah itu iya membawa kan tas kerja pak Kevin dan mengantarnya ke mobil duduk di bangku belakang.


Kebetulan pak Anton baru tiba sesudah itu pak Kevin berangkat lalu Rani mulai mengerjakan pekerjaan rumah mempersiapkan buat acara malam nanti.


Setelah pekerjaan rumah selesai Rani juga tidak lupa memasak makanan pokoknya kerja Rani itu sangat banyak. Dan beberapa jam kemudian iya sudah menyelesaikan nya.


"Ah lelah banget hari ini."ucap Rani sambil mengelus kepalanya yang di penuhi keringat.


"Untung pekerjaan aku sekarang sudah selesai."ucap Rani.


"Oh iya sekarang jam berapa yah Angga sudah pulang belum ya."ucap Rani sambil melihat jam.


"Ternyata sudah jam satu aduh Angga bagaimana ya."ucap Rani gelisah.


Lalu iya coba menghubungi pak Anton dan Rani baru sedikit tenang.

__ADS_1


"Halo pak Anton, bisa minta tolong."ucap Rani.


"Iya non ada apa."tanya pak Anton.


"Tolong jemput Angga lalu antar Angga ke tempat les music."ucap Rani.


"Aman non Angga sudah saya antar ko saya ini sedang bersamanya."ucap pak Anton.


"Alhamdulillah kalau gitu pak makasih ya."ucap Rani lega lalu iya menutup telponnya.


Lalu Rani juga bergegas pergi mandi karena iya merasa sudah kotor.


Satu jam kemudian Rani sudah selesai mandi. Dan tidak lama pak Kevin juga sudah pulang bersama dengan buk Fitri.


Pak Kevin pulang lebih awal karena acara party di rumah nya.


Buk Fitri juga sudah membagikan undangan kepada klayen pak Kevin.


Pak kevin juga menyewa beberapa orang untuk membantu Rani melayani para tamu undangan.


Dan hari sudah mulai malam para tamu undangan mulai berdatangan. Dan duduk di bangku yang sudah di sediakan.


"Bro kenapa tangan loe."ucap Darwin yang baru tiba.


"Biasa lah."ucap pak Kevin sambil bersalam dengan Darwin.


Dalam party semua orang menari dengan senang.


Sedangkan Rani sedang berganti pakaian buk Fitri meminta iya memakai baju yang sedikit berbeda dengan pelayan lainya.


"Sekarang kamu pakai baju dalam kotak ini."ucap buk Fitri kepada Rani.


"Baik buk tapi ini baju apa."tanya Rani.


"Pakai saja itu pesan pak kevin."ucap buk Fitri.


Lalu Rani mengambil kotak itu dari buk Fitri dan masuk kamar. Kemudian Rani membuka dan melihat baju gaun kostum yang terdiri dari kaus kaki panjang gaun pendek dengan renda renda dan bando putih . Semacam baju kosple pelayan.


"Ini kan baju yang ada di kamar penyimpanan kenapa pak Kevin memintaku pakai pakaian seperti ini."ucap Rani dalam hati.


Lalu muncul di benak Rani "Kamu jangan bikin saya malau"


"Oh iya-iya."ucap Rani sambil memperhatikan penampilannya.


"Lagian gak mungkin saya pergi seperti ini di tempat klayen pak Kevin bisa jadi nanti dia malu."ucap Rani lalu iya bergegas berganti pakaian.


Setelah di pasang Rani sangat cantik dengan pakaian kosple. Rani terlihat cantik dengan rambut yang terurai dan pakai bando putih.Lalu Rani mulai pergi ke acara dan membawakan minuman.

__ADS_1


"Oih Kevin kenapa tidak ada pelayan wanita cantik disini apakah kamu tidak mengundangnya."ucap Darwin yang sedang duduk menikmati musik.


Namun pak Kevin hanya terdiam saja dan sedikit tersenyum.


Tidak lama kemudian ada seorang wanita turun dari tangga dan membawa minuman.


Semua mata tertuju kepada wanita itu yang tidak lain adalah Rani. Semua orang terpesona akan Rani ditambah Rani yang selalu tersenyum ramah kepada tamu undangan.


"Wah itu tu yang cantik bro dapat dimana lue."ucap Darwin.


"Itu bukan nya Rani ya."guman pak Kevin sambil memandangi Rani yang sedang datang ke arah mereka.


Lalu Rani datang membawakan minum ke arah mereka.


"Ini minumnya."ucap Rani memberikan kepada pak Kevin dan juga rekan nya termasuk pak Darwin.


"Diam diam kamu menyimpan wanita Tampa sepengetahuan ku ya."ucap Darwin memandangi Kevin.


"Ngak mungkin lah kalau gue punya wanita kamu pasti tau lah."ucap pak Kevin.


Darwin hanya tertawa dan lanjut menikmati pestanya.


"Itu bukannya Rani ya."ucap Heni yang duduk di dekat kolam.


"Rani!! Kamu kah itu."panggil Heni.


Rani melihat Heni yang juga datang ke acara itu."Ternyata kamu datang juga Hen."ucap Rani Membawa kan nya minuman.


"Iya Rani, semua kariawan di undang, oh iya kamu kenapa pakai pakaian kayak gini."tanya Heni


Namun Rani hanya tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.


"Oh iya nanti kita lanjut ngobrol ya masih banyak kerjaan ni."ucap Rani bergegas pergi.


"Oke Rani semangat."lanjut Heni.


Dan hari semakin malam akhirnya party nya juga sudah selesai. Semua para tamu pergi dan hanya Rani sendiri lagi.


Kemudian Rani mulai membersihkan nya sendiri dan Rani ke-ingat akan Angga.


"Oh iya Angga, astaga aku sampai lupa."ucap Rani sambil bergegas ke kamar Angga.


"Angga!!" panggil Rani ke kamar nya.


Dan Rani melihat bahwa Angga sedang tidur.


"Angga ternyata kamu sudah tidur, oh iya siapa yang bawa kamu kesini ya. Apa mungkin pak Anton." ucap Rani dalam hati.

__ADS_1


Lalu Rani mengambil hapenya dan menelpon pak Anton.


__ADS_2