
Kemudian setelah itu Rani bangun bangun pagi-pagi sekali dan memasakkan sarapan pagi dan untuk bekal Angga.
Setelah mengerjakan itu Rani juga langsung membangun kan Angga. Lalu ia pergi mandi intinya hari ini adalah hari Rani sibuk dengan semua pekerjaan nya.
Dia juga membersihkan rumah dan mencuci pakaian. Sesudah itu baru Rani mandi dan bersiap pergi ke kantor.
"Rani! panggil pak Kevin dari kamar nya.
"Seperti suara mas Kevin, ada apa ya pagi-pagi gini mencari ku?!"ucap Rani dan mendatangi asal suara itu.
Lalu ia sampai di kamar pak Kevin.
"Ada apa mas?"tanya Rani.
"Kamu lihat tidak baju saya yang di sini, berwarna putih kemarin saya letak sini."ucap pak Kevin sambil menunjuk nunjuk lokasi baju nya pas terakhir kali.
"Maaf mas, saya tidak nampak!"ucap Rani
berbohong.
"Mungkin di sebelah sini!"ucap Rani.
"Sebenar nya saya lihat mas cuman sudah basah, maaf ya mas jadi bohong gini!"guman Rani dalam hati dan sedikit membantu pak Kevin mencari baju nya itu.
"Padahal itu sudah saya siap kan untuk meeting hari ini!"keluh pak Kevin.
Kemudian Rani merasa kasihan dan berbalik memberi nya baju yang lain dan sedikit mirip dengan baju itu.
"Maaf pak Kevin, lebih baik pakai yang ini saja!"ucap Rani menunjukkan baju itu.
"Nah, yaudah ini saja! oh iya, kamu jangan lupa pakai baju yang rapi karena kita akan meeting dengan klayen penting, kalau kamu acak-acakan reputasi saya bisa turun!"ucap pak Kevin.
"Baik mas! saya akan melakukan yang terbaik untuk mas kekasih ku!"ucap Rani kencang sambil menghormat pak Kevin.
Lalu pak Kevin mendekat ke Rani dan berbisik.
"Kalau begitu kamu sekarang ganti baju dan saya akan ganti baju juga, oh jangan-jangan kamu mau intip saya!"ucap pak Kevin.
"Oh tidak mas! yaudah saya keluar ya."ucap Rani dan berbalik badan mau keluar.
"Oh iya kemarin saya membelikan kamu baju untuk kerja kamu boleh gunain itu."ucap pak Kevin sambil mengambil paper bag nya.
"Ia mas Kevin, membelikan saya baju lagi."ucap Rani.
"Udah sekarang pakai ini untuk hari ini!"ucap pak Kevin dan langsung memberi kan nya ke tangan Rani.
__ADS_1
"Makasih mas Kevin, aturannya tidak perlu repot-repot!"ucap Rani.
"Yaudah saya ganti baju sekarang ni mau lihat gak apa-apa!"ucap pak Kevin tiba-tiba mau membuka handuk nya.
"Aa,, ngak mas! okeh saya keluar sekarang tunggu sebentar."ucap Rani dan berlari keluar kamar pak Kevin.
Setelah Rani keluar kamar pak Kevin Rani langsung kembali ke kamar nya dan melihat baju yang sudah di beliin oleh pak Kevin.
"Mas Kevin harusnya tidak harus membeli kan saya baju untukku bekerja hari ini, lagian baju ku juga masih banyak."ucap Rani dan membuka paper bag nya.
"Wah baju nya juga cantik sih, berarti hari memeng meeting dengan klayen penting!"ucap Rani.
Setelah itu Rani memakai baju pemberian pak Kevin dan sangat cocok baginya.
"Cantik banget baju ini, mas Kevin kalau beli pakaian memang gak pernah sala ukuran!"ucap Rani sambil bercermin.
"Benar-benar cocok banget."lanjut Rani sambil bercermin mengagumi dirinya sendiri.
Setelah siap Rani langsung keluar kamar dan melihat pak Kevin baru saja keluar kamar nya.
"Bagaimana baju nya pas tidak?!"tanya pak Kevin yang datang menghampiri nya.
"Pas banget mas Kevin, cocok deh buat ukuran saya!"jelas Rani.
"Oh iya, kamu kan sudah kerja jadi kamu bawa semua berkas ini dan tas saya. Pekerjaan ini tidak berat ko!"ucap pak Kevin.
"Baik mas Kevin!"ucap Rani dan membawakan tas nya pak Kevin.
Setelah itu mereka masuk mobil dan langsung pergi ke tempat yang di kirim oleh buk Fitri.
Setibanya disana pak Kevin dan Rani langsung berjalan ke sana dengan cepat dan melihat klayen sudah menunggu pak Kevin.
"Nah itu pak Kevin sudah datang!"ucap buk Fitri dan langsung bergegas berdiri dari tempat duduk nya.
"Selamat pagi!"ucap pak Kevin dan berjabat tangan dengan kedua klayen nya.
"Maaf saya telat buk!"ucap pak Kevin memohon maaf dan langsung duduk.
Lalu Rani duduk di belakang nya pak Kevin.
Setelah itu mereka memulai acara meeting nya.
Kemudian buk Fitri melihat ke arah Rani.
__ADS_1
"Kok anak itu bersama dengan pak Kevin? tumben banget!"ucap buk Fitri lalu pergi ke arah Rani.
"Hei kamu! kenapa kamu ikut dengan pak Kevin sejak kapan dan apa juga urusan kamu ikut?!"ucap buk Fitri berbisik ke Rani.
"Maaf buk saya sekarang berkerja dengan pak Kevin kalau pak Kevin pergi kemana pun saya juga ikut!"ucap Rani sambil berbisik ke buk Fitri.
"Apa! kerja bagaimana itu baru kali ini saya tau semacam itu!"ucap buk Fitri heran.
"Iya buk, hebat kan pak Kevin!"jelas Rani lagi.
"Sudah lah, intinya kamu jangan merusak dan mengganggu kerja pak Kevin!"ucap buk Fitri tegas.
"Siap buk!"jawab Rani dengan kuat sambil berdiri.
Karena suara Rani orang yang berada di sekitar mereka melihat ke arahnya.
"He he! duduk kamu! ngak harus begitu jawab nya, pelan saja kan mereka jadi melihat kita!"bisik buk Fitri lagi.
"Iya buk maaf! ngak di ulangi lagi!"ucap Rani.
"Maaf semua!!"ucap Rani menundukkan-nundukkan kepalanya ke yang melihat mereka.
Setelah itu baru semua kembali seperti sebelum nya.
"Nah bagaimana pak, buk! dengan usulan saya?"ucap pak Kevin.
"Saya setuju akan syarat dan ketentuan yang pak Kevin bilang itu."ucap ibu itu.
"Saya juga suka dengan masukan pak Kevin, semoga ke depannya kita bisa berkerja sama seterusnya!"ucap klayen laki-laki itu.
"Okeh kalau semua sudah setuju, mari kita akhiri pertemuan kita hari ini sampai di sini dulu!"ucap pak Kevin.
"Bagaimana apa masih ada yang ingin di simpulkan lagi?"tanya pak Kevin kembali.
"Sudah cukup, saya senang bekerja sama dengan pak Kevin!"ucap klayen laki-laki.
"Baik lah kami pamit pergi dulu ya!"ucap ibu itu dan bersalaman dengan pak Kevin lalu ke klayen laki-laki itu.
"Saya juga pamit pergi dulu ya pak Kevin."ucap klayen nya dan bersalaman.
"Baik, pak, buk, hati-hati di jalan!"ucap pak Kevin.
Kemudian buk Fitri berdiri dan sedikit berbicara dengan pak Kevin.
"Pak Kevin selamat ya!"ucap buk Fitri.
__ADS_1
"Iya sama-sama!"Ucap pak Kevin singkat.