Bosku Galak

Bosku Galak
Episode 40


__ADS_3

Setibanya mereka di toko handphone pak Kevin langsung memilih kan handphone buat Rani.


Kemudian pak Kevin memilih handphone yang sedikit berbeda dengan handphone Rani sebelumnya.


"Mas Kevin, belinya yang seperti sebelumnya aja!"ucap Rani.


"Nanti kalau lebih dari situ saya tidak bisa ganti ke mas!"bisik Rani.


Namun pak Kevin tidak terlalu menanggapi nya dan memilih sesuai seleranya.


Setelah barang nya sudah jadi lalu Rani memasang kartunya dan mengaktifkan nya.


"Nah ini sekarang buat kamu jadi hati-hati."ucap pak Kevin.


"Baik mas."jawab Rani dengan pasrah.


Dan tidak lama handphone berdering dan terdengar banyak notifikasi masuk.


"Bentar ya mas!"ucap Rani dan mengangkat telpon nya.


"Halo! Rani! kamu kemana aja sih kenapa dari kemarin kamu tidak bisa di hubungin aku takut kamu kenapa-kenapa !"ucap Heni kawatir.


"Maaf Heni, kemarin handphone aku jatuh ke air jadi rusak ini baru ganti."jelas Rani.


"Syukur lah kalau kamu baik-baik aja aku tu panik apalagi kamu ngak ada kabar. Oh iya sekarang kamu di mana?!"tanya Heni.


"Ini aku lagi sama pak Kevin."ucap Rani sambil melihat pak Kevin yang juga memerhatikan Rani.


"Oh kamu bareng sama pak Kevin ya?"ucap Heni.


"Iya ni!"jawab Rani.


"Jadi kamu sudah pulang ke kota?"tanya Heni kembali.


"Udah ko Heni, baru sampai tadi cape banget sih."lanjut Rani.


"Oh gitu, yaudah nanti kita bisa ketemu di tempat biasa?"tanya Heni.


"Kalau besok bisa ngak Heni, soalnya kalau sekarang aku masih pagi dengan pak Kevin!"ucap Rani.


"Yah malam ini ngak bisa ya?!"keluh Heni.


"Yaudah nanti kalau sempat aku kabarin ya!"ucap Rani.


"Okeh, jangan lupa ya kalau ngak bisa kabarin juga. Yaudah aku lanjut kerja dulu ya soalnya aku masih kerja juga."ucap Heni dan mematikan telponnya.


"Baik Heni."jawab Rani lalu kembali bersama pak Kevin.


"Dengan siapa kamu telpon nya?"tanya pak Kevin.


"Ini mas teman aku Heni."jawab Rani.


"Oh yang waktu itu?"tanya pak Kevin berbalik dan langsung membayari handphone Rani.


Kemudian mereka keluar dari toko dan langsung mencari butik.


Saat mereka tiba di tempat butik Langganan pak Kevin. Pak Kevin langsung meminta Rani memasang beberapa baju.


"Silahkan mbak, kita coba baju-baju ini."ucap pelayanan butik itu.

__ADS_1


"Baik mbak."jawab Rani.


Lalu Rani memilih salah satu gaun yang berwarna abu-abu. Lalu pelayan butik itu memberi nya lagi gaun lain.


"Kenapa mbak sebanyak ini?"tanya Rani.


"Ini perintah pak Kevin mbak!"jawab wanita itu.


"Oh begitu!"lanjut Rani.


Kemudian Rani pergi ke ruang ganti baju yang tidak jauh dari sebelah pak Kevin duduk.


Kemudian Rani memasang gaun merah terlebih dahulu.


"Bagaimana dengan yang ini pak Kevin?"tanya pelayanan itu dan menyuruh Rani keluar dari ruang ganti.


Lalu Rani keluar dengan gaun merahnya.



"Cocok juga."ucap pak Kevin sambil memerhatikan nya dari bawah sampai ke atas.


Tapi Rani kurang pede dengan gaun be rok pendek. Rani sedikit menurun nurun kan roknya.


"Mari mbak kita ganti dengan gaun lain lagi!"ucap mbak pelayan.


Lalu Rani kembali masuk dan mengganti gaun berwarna hitam.


Kemudian Rani keluar lagi dengan gaun hitam nya.



"Next."ucap pak Kevin.


Lalu Rani kembali mengganti gaunnya.


Kemudian Rani menggunakan gaun abu-abu nya setelah terpasang Rani keluar.



Lalu pak Kevin terdiam dan terpukau saat Rani menggunakan gaun abu-abu itu.


"Pak Kevin? bagaimana mana dengan yang ini?!"tanya pelayanan itu.


"Mas Kevin! kok hanya diam aja!"tanya Rani.


Lalu pak Kevin langsung sadar dari lamunannya.


"Iya maaf, semua yang di pakai oleh Rani kemas."ucap pak Kevin.


"Baik pak!"jawab pelayan wanita itu.


"Mas Kevin apa itu ngak kebanyakan?"tanya Rani.


"Baju itu juga sangat mahal mas!"ucap Rani.


"Spesial buat nona ku!"ucap pak Kevin langsung menghadap ke Rani.


Lalu Rani heran dan segera mengganti pakaian nya. Setelah siap Rani langsung menyusul pak Kevin yang sedang berada di depan kasir membayar gaun nya.

__ADS_1


Lalu mereka masuk ke mobil dan akan pergi ke sebuah restoran.


"Mas Kevin terima kasih ya atas belanja nya hari ini, sebenarnya satu saja sudah cukup!"ucap Rani.


"Kalau buat kamu apa sih ngak, lagian juga Minggu depan kita mau pergi ke reunian kan! jadi kamu harus tampil beda dari yang lain."jelas pak Kevin.


"Iya juga sih mas!"jawab Rani.


"Akan tetapi ini berlebihan mas, soalnya satu aja mahal banget."guman Rani dalam hati dan melihat ke arah jalanan.


Setibanya di restoran mereka duduk di bagian depan restoran.


Langsung memesan makanan, setelah beberapa saat mereka akhirnya selesai makan.


"Oh iya mas Kevin hari ini Angga kan les, gimana kalau kita aja yang jemput?"tanya Rani.


"Hum, boleh juga yaudah habis ini kita kesana."jawab pak Kevin.


Lalu Rani hanya tersenyum dan melanjutkan minum jus nya.


"Bill nya mbak!"ucap pak Kevin mengangkat tangan nya.


Kemudian mbak nya datang dan membawa bill lalu pak Kevin langsung memberikan kes nya.


"Yaudah ayo kita berangkat."ucap pak Kevin.


Kemudian mereka bergegas pergi dan menuju ke les Angga.


Setibanya di sana pak Anton juga ternyata juga sudah berada di sana.


"Pak Anton biar kami aja yang menunggu di sini ya, lebih baik pak Kevin istirahat saja dulu."ucap pak Kevin.


"Baik pak Kevin, saya pamit pulang dulu ya!"lanjut pak Anton.


"Hati-hati ya pak!"ucap Rani.


Lalu Rani dan pak Kevin menunggu di depan rumah. Tidak lama Angga pun keluar.


"Wah! dedy tante udah lama disini!"ucap Angga dan langsung memeluk mereka.


"Gimana belajar nya?"tanya Rani.


"Baik baik aja ko Tante!"ucap Angga.


"Malahan tadi Angga dapat kawan baru baik banget loh."ucap Angga.


"Oh yah! udah kenalan belum sayang."tanya Rani lagi.


"Yaudah Yo cerita nya di mobil saja."ucap pak Kevin mengajak mereka.


"Baik Dedy!"jawab Angga Semangat dan menggandeng tangan Rani.


"Oh iya Dedy, tadi ada tante-tante nanyain Dedy loh."ucap Angga setelah mereka masuk ke dalam mobil.


"Tadi itu kayak nya dedy kenal deh, lagian juga pake sebutin nama Dedy."lanjut Angga.


"Siapa nak?!"tanya pak Kevin lanjut.


"Kurang tau juga ya Dedy, tapi kayak nya udah kenal banget.kelas Angga.

__ADS_1


"Yaudah, lain kali nanti Dedy tungguin Angga deh kalau Angga les lagi."ucap pak Kevin sengaja.


__ADS_2