Bosku Galak

Bosku Galak
Episode 9


__ADS_3

"Aaaa pagi yang cerah." ucap Rani mengangkat ke dua tangannya. Lalu iya bergegas ke kamar mandi mencuci muka.


Setelah itu iya pergi ke dapur dan menyiapkan sarapan pagi.


Iya memegang roti lalu membuatkan susu lalu menaruhnya di meja.


Rani juga tidak lupa memasak nasi goreng untuk pak Kevin dan membuat kan kopi. Kemudian Rani membangun kan Angga.


"Sayang bangun sudah pagi ni kamu kan sekolah hari ini."ucap Rani membuka tirai jendela seketika ruangan di terangi oleh cahaya matahari pagi.


"Argh,,Tante masih pagi."rengek Angga.


"Angga sayang kalau Angga mau pintar, sehat, kuat seperti Dedi harus bangun pagi."ucap Rani membuka selimut Angga.


"Sepuluh menit aja tante aku mohon."rengek Angga lagi.


"Jangan dong ayo ayo bergegas mandi biar tante beresin ni kamar Angga."lanjut Rani.


"Hemm tante iya deh."ucap Angga bergegas pergi ke kamar mandi."Nah gitu dong baru namnya anak pintar." ucap Rani memuji Angga.


Lalu Rani menyiapkan seragam Angga. Setelah Angga siap mandi Rani langsung memakai kan baju Angga lalu mereka bergegas pergi ke meja makan.


Tampa Rani sadari iya sudah di perhatikan oleh pak Kevin dari awal.


"Aaa pak Kevin."ucap Rani kaget.


"Sejak kapan bapak di sana?"tanya Rani.


"Aa salahkah saya di sini bukankah ini kamar anak saya."tanya pak Kevin balik.


"Oh maaf pak." ucap Rani sambil membawa tas sekolah Angga.


"Ternyata dia selain pandai masak iya juga pandai merawat Angga tidak semua orang bisa berbuat begitu kepada Angga."guman pak Kevin dalam hati memerhatikan Rani.


"Argh apa ni sebaiknya saya mandi saja."guman pak Kevin sambil geleng-geleng kepala nya.


Kemudian Rani dan Angga sudah menunggu pak Kevin di meja makan. Sedangkan pek Kevin baru keluar dari kamar mandi.


Namun tidak sengaja Rani melihat pak Kevin dengan dada yang datar yang masih basah dan rambut juga masih basah Rani memerhatikan nya dan menatap pak Kevin tercengang.


Rani melihat pak Kevin seperti malaikat yang memikat hatinya keluar cahaya terang dari sekujur tubuh pak Kevin. Lalu tidak beberapa menit Rani di sadarkan dari lamunannya oleh Angga.

__ADS_1


"Hei tante kenapa Tante melamun Tante, tante." panggil Angga.


"Hei mengapa melihat saya sampai segitunya."ucap pak Kevin. menyadarkan Rani.


"Maaf pak saya akan ambilkan air putih buat Angga."ucap Rani gugup lalu pergi.


"Aduhh kenapa ni aku kok bisa bisanya melihat pak Kevin begitu itu sangat tidak sopan."ucap Rani memukul mukul kepalanya.


"Kenapa pagi pagi gini dia bertingkah sangat aneh dia memeng wanita aneh."ucap pak Kevin berjalan masuk ke kamar nya.


Setelah pak Kevin berpakaian iya langsung serapan dan berangkat kerja. Begitu juga Rani iya mengantarkan Angga ke sekolahnya bersama dengan pak Anton.


Kemudian sehabis iya sudah sampai di sekolah Angga Rani langsung siap berangkat kerja menjadi OB lagi.


Sesampainya di kantor iya langsung ke ruangan OB dan melihat Heni masih disana.


"Heni.. apa kabar kamu."tanya Rani pergi ke arah Heni yangasih berganti pakaian.


"Rani,,, aku baik ko kamu yang gimana kabar nya, aku kangen banget."ucap Heni memeluk Rani.


"Ah kamu bisa aja aku juga kangen ni maaf ya ngak ada kabar soalnya sibuk banget."ucap Rani.


"Iya Ran aku kesepian sendiri hehe." jelas Heni


"Lain kali aku aja yang main ke rumah kamu."ucap Rani.


"Emang kamu di ijinkan kah."tanya Heni." Belum tau sih tapi setidaknya harus di coba dulu dong." ucap Rani.


"Baiklah aku tunggu ya kedatangan mu, oh iya kenapa kamu datang kesini."tanya Heni.


"Bekerja dong, aku masih masuk sebagai OB tapi tidak full satu hari."ucap Rani.


"Nanti makan siang aku harus pulang mau jemput anak Pak Kevin."lanjut Rani.


"Hah pak Kevin sudah punya anak."ucap Heni kaget.


"Kok aku ngak tau ya."lanjut Heni.


"Iya, yaudah nanti kita lanjutkan cerita ya soalnya masih banyak kerjaan aku ni." ucap Rani bergegas.


"Okeh semangat Rani."ucap Heni juga bergegas Bekerja.

__ADS_1


Lalu tidak lama Rani sudah menyediakan kopi buat para kariawan dan juga buat pak Kevin.


"Wah kopi pagi ini enak ya siapa yang buat ya.


"Iya ni lumayan lah dari pada hari sebelumnya."ucap para kariawan yang meminum kopi buatan Rani.


Suara mereka yang begitu bersemangat. Begitu juga dengan pak Kevin sangat suka dengan kopi buatan Rani.


Kemudian semua kariawan dan juga yang lainya kembali melanjutkan pekerjaannya dan sampai hingga jam makan siang tiba.


"Wah ini udah jam pulang sekolah Angga." ucap Rani melihat jam di tangan nya.


Rani langsung bergegas pergi mengambil tasnya di loker lalu iya langsung pergi bersama pak Anton.


Sesampainya di sokalah TK ternyata Angga sudah menunggu lebih dari setengah jam.


"Tante kenapa Tante datang terlambat aku ngambek ni." ucap Angga melipat tangan nya dan membuang muka.


"Maaf sayang tadi di jalan macet Tante gak bakal ulangin ko."ucap Rani merayu Angga." Jangan ngambek lagi ya nanti tante sedih ni." ucap Rani.


Sesudah Rani mebujuk Angga, akhirnya Angga memaafkan Rani dan pergi pulang.


"Ternyata merayu anak anak sedikit lebih susah ya untung ada tukang ice crime lewat jadi beli deh aman." ucap Rani mengelus dada.


Sementara di kantor buk Fitri mencari Rani. Iya mencari ke ruangan OB namun iya tidak menemukan nya dan hanya melihat Heni yang hendak pergi ke kantin.


"Hei, teman nya Rani kan." ucap buk Fitri memanggil Heni.


"Iya buk saya sendiri teman Rani ada yang bisa saya bantu." ucap buk Fitri.


"Itu Rani kemana kenapa tidak ada terlihat sejak tadi."ucap buk Fitri." Maaf buk Rani sudah pulang dari tadi ."jawab Heni.


"Oh begitu kenapa dia lebih awal pulang."ucap buk Fitri.


Setelah mendengar jawaban Heni buk Fitri langsung bergegas pergi tampa ada satu kata pun. Lalu Heni juga tidak berpikir panjang iya juga langsung pergi ke kantin.


Kemudian Rani dan Angga sudah sampai di rumah Angga langsung bergegas pergi ke kamar dan berganti pakaian. Lalu Rani memasak untuk makan siang.


"Angga siang ni makan pakai lauk apa sayang biar tante masakin ."tanya Rani pada Angga.


"Apa aja tente Angga pasti makan asalkan Tante Rani yang masak."ucap Angga dari Kamar.

__ADS_1


"Oke deh kalau gitu Tante masakin nasi goreng spesial mau ngak." tanya Rani kembali." Pasti mau dong tante tapi jangan pedes ya, kalau pedes itu kesukaan Dedi haha." teriak Angga.


"Ih Angga haha." ucap Rani tersenyum.


__ADS_2