Bukan Inginku

Bukan Inginku
Episode 98


__ADS_3

"Saya mengetahui nya dari Pesta perayaan Minggu lalu" ucap Devan datar


"Pesta ?" tanya Kevin


"Iya pesta, saat itu saya tidak sengaja mendengar perkataan tuan Kevin dan Anin"


"Tapi bagaimana bisa ? saat itu saya mengira hanya ada saya dan Anin saja"


"Semua itu bisa, dan bahkan tidak akan terfikir sekalipun" ucap Devan


Flashback On :


"Sebentar ya tuan saya tinggal dulu" pamit Devan kepada salah satu tamu undangan yang ada di sana.


Setelah itu, Devan pun mulai berjalan menyusuri area pesta sambil menatap satu persatu orang yang ada di sana, Iya dia sedang mencari Anin karena sejak tadi berpamitan untuk mengambil minum, Anin belum juga kembali.


Tak lama kemudian, pandangan Devan tertuju pada siluet seorang wanita yang memakai gaun persis seperti Anin, dan Devan pun akhirnya mengikuti wanita tersebut dengan langkah cepat. Benar saja, Wanita itu adalah Anin. Namun ada hal aneh yang ada di dalam benak nya.


Siapa pria yang bersama Anin dan terlihat menarik tangan nya itu ?


Devan pun akhirnya melihat mereka berhenti di sebuah lorong, ia pun lantas mengintip untuk mengetahui apa yang mereka lakukan. Dan Devan begitu terkejut, begitu pria tersebut berbalik ternyata dia adalah Kevin Adiwijaya.


"Ada hubungan apa antara Anin dan tuan Kevin ?" begitulah kiranya isi pikiran Devan saat ini.


Dan dengan penuh penasaran ia pun akhirnya menguping Semua pembicaraan mereka, hingga Akhirnya dia dibuat terkejut seketika mendengar Kenyataan besar ini.


"Memang Nya kenapa ? jangan lupa saat ini kau sedang mengandung Anak ku, jangan sembarangan kamu memberikan dia hak untuk memanggil orang lain dengan sebutan ayah" ucap kevin


"Anak ? sejak kapan mas menganggap dia anak kamu ? bukankah dulu mas tidak pernah mengakui nya.


jangan mas ikut campur lagi semua urusan ku, karena setelah mas menjatuhkan talak dan mengusir ku maka sejak saat itu kita sudah bukan siapa - siapa lagi" ucap Anin


Mendengar hal itu, Devan terkejut bukan main. Sungguh ini suatu kebenaran yang sangat sangat mengagetkan dirinya.


"Apa ? jadi Anin adalah mantan istri Kevin Adiwijaya dan bayi dalam kandungan nya itu adalah anak nya ? Ja-jadi pria brengsek yang sudah menyakiti dan mencampakkan Anin adalah dia, Kevin Adiwijaya ? sungguh ini benar-benar di luar dugaan" ucap Devan dalam hati nya.

__ADS_1


Flashback Off


"Ja-jadi anda sudah tahu semua nya ? ta-tapi kenapa anda diam saja ?" ucap Kevin terbata dengan penuh kekagetan


"Iya saya mengetahuinya, dan mulai dari saat itu saya berusaha mengubur kebenaran yang saya tahu, karena apa ? karena sejauh bagaimana pun Masa Lalu Anin dulu saya tetap mencintai, menerima dan menyayangi nya dengan tulus.


Karena Anin adalah wanita terbaik yang pernah saya kenal setelah ibu kandung saya


dan dia wanita yang sangat pantas untuk di perjuangkan" ucap Devan tegas yang membuat Kevin bungkam seketika.


.........


Ceklek


Suara pintu yang terbuka diiringi dengan langkah kaki tegap membuat Anin yang kala itu tengah memangku Keenan di kursi pun bangkit seketika, ia tersenyum lebar kala melihat kedatangan pria yang kini bersemayam di dalam hati nya.


"Mas Devan sudah pulang ? selamat datang di rumah mas" ucap Anin, Lantas ia pun mencium tangan Devan


"Hai sayang, Terimakasih atas sambutan nya bagaimana hari ini sayang apa menyenangkan ?" tanya Devan sambil mengecup dahi Keenan


"Iya sayang, pasti mas coba" ucap Devan. Lantas setelah itu, ia pun menggiring Anin untuk duduk di sofa dan ia juga mengambil Keenan dari pangkuan Anin.


Setelah itu, Anin Melihat Devan yang kini menatap dirinya lekat, Anin pun merasa heran sekaligus malu.


"A-ada mas ? kenapa kamu menatap aku seperti itu ? apakah ada yang salah di wajahku ?" tanya Anin bertubi-tubi


Devan pun masih saja diam, Namun kini tangan nya sudah membelai perut Anin yang sudah begitu buncit.


"Berapa usia kandungan mu sayang ?" tanya devan


"Ehm sekarang sudah 33 Minggu mas, kenapa gitu ?"


"Sayang, mas ingin setelah kamu melahirkan nanti kita langsung menikah ya. Dan entah besok atau lusa mas ingin ke rumah bapak kamu untuk melamar, kamu bersedia kan sayang ?" tanya Devan penuh harap


"Benarkah itu, mas bersungguh-sungguh kan ?" tanya Anin yang diangguki Devan

__ADS_1


"Iya mas sungguh - sungguh, mas ingin kamu menjadi pendamping seumur hidup mas sekaligus menjadi ibu yang baik untuk anak - anak kita.


begitu pula, mas ingin menjadi pelindung sekaligus pendamping kamu yang bisa membuat buat kamu bahagia sekaligus menjadi rumah tempat kamu bersandar sayang" ucap Devan tegas


Mendengar hal itu, Anin pun mengangguk


"Iya mau, aku mau nikah sama kamu mas. Dan aku juga setuju kalau kita menikah setelah aku melahirkan" ucap Anin dengan mata berkaca-kaca


Mendengar hal itu Devan pun tersenyum lebar, refleks ia pun memeluk bahu Anin.


"Terima sayang, mas janji akan jadi suami yang baik buat kamu


dan ya, pokoknya mas sama mamah akan mempersiapkan semuanya dengan baik. kamu jangan cape - cape fokus saja sama kelahiran kamu ya" ucap Devan senang


"Iya mas siap, tapi boleh kan kalau aku juga bantu - bantu sedikit karena aku juga ingin ikut Andil di pernikahan kita" pinta Anin


"Iya boleh, tapi jangan yang berat - berat ya" kata Devan


"Iya mas" ucap Anin


lantas setelah itu, Devan pun semakin mempererat pelukan di bahu Anin sambil sesekali mengelus rambut nya perlahan.


"Mas sangat mencintai kamu sayang, dan mas tidak mau kehilangan kamu. Entah kenapa melihat Kevin Adiwijaya Aku merasa dia ingin mengambil kamu kembali" ucap Devan dalam hati nya.


.........


Assalamualaikum readers, maaf sebelumnya Author baru up sekarang.


Jika ada yang bilang, author sudah mah up nya lama Eh sekali up cuman sedikit. Author sungguh minta maaf dan maklumi author ya.


kesibukan dan keterbatasan Author membuat nya seperti ini.


Dan author berjanji akan berusaha up dan menghadirkan kisah yang indah buat readers.


dukung terus karya author ya🤗

__ADS_1


__ADS_2