Bukan Inginku

Bukan Inginku
tinggalkan


__ADS_3

ari pun membuka pintu rumahnya...dia selalu membawa kunci cadangan..buat jaga jaga seperti saat kayak gini ini...


pintu terbuka...suasana sepih..kedua anaknya pun tidak ada..dia langsung menuju kekamar mandi untuk membersihkan diri..


ditengah guyuran air yang membasahi tubuhnya..ari menangis...dadanya seakan terasa begitu sesak..dia mencoba untuk tidak terus menangis..dia harus kuat untuk kedua buah hatinya...


setelah ari merasa sedikit lebih legah..dia langsung bersiap kerumah mertuanya untuk menjemput anaknya..dia sangat yakin pasti winda berada dirumah mertuanya tersebut..


tak butuh waktu lama..aripun sudah sampai..winda kecilpun sangat bahagia melihat ayahnya datang untuk menjemputnya..mereka berdua berpamitan kepada ibuk dan bapak asih...


sesampai dirumah winda kecilpun disuruh untuk mandi.."setelah kamu mandi..kita makan bareng y sayang.."ucap ari kepada winda..


tak butuh waktu lama..winda kecil sudah harum dan menemui ari didapur..mereka makan bersama dan windapun menanyakan kepulangan ayahnya yang tumben lebih cepat dari biasanya itu..ari menjawabnya dengan pelan dan tak hentinya untuk memeluk winda..seolah dia tidak pernah berharap ini semua akan terjadi kepada keluarga kecilnya...


waktu menunjukkan pukul 15.00..asih datang terburu buru sambil menggandeng tangan ifan..asih tidak percaya bahwa ari yang biasanya pulang jam 16.00 tadi sudah menjemput winda pukul 13.00.."apa maz ari sakit..kenapa dia pulang lebih awal..??"..tanya asih dalam hati..

__ADS_1


asih membuka pintu..dan mendapati ari dan winda tertidur pulas di depan ruang tv yang masih menyala...


ifan menuju kamarnya..membersihkan diri dan setelah selesai ifanpun langsung menuju dapur untuk mengisi perutnya...


setelah ifan habis makan dia tak sengaja melihat ayahnya yang baru bangun tidur dan duduk bersandar dengan pandangan kosong...


"Ayah...ayah baik baik saja??atau ayah sakit?"...ucap ifan khawatir dan mendekat kearah ayahnya..


"ayah baik baik saja nak..dimana ibundamu??tanya ari kepada ifan..


ifan dengan antusias menceritakan semua kegiatan belajar renangnya..dia terlihat sangat bahagia..dia juga bilang saat ditempat wisata tersebut..mereka bertemu dengan teman ibu..


ari terus mengamati wajah anaknya yang sedang bahagia tersebut..dia lalu mendekap ifan kedalam pelukannya..ifan yang kaget dengan perlakuan ayahnya itu hanya bisa diam dan membalas pelukan ayahnya tersebut...


ifan..."Ayah..apa ayah begitu merindukanku..sehingga tiba tiba ayah memelukku seperti ini..??...

__ADS_1


ayah.."iya nak..ayah begitu merindukanmu..biarkanlah ayah memelukmu sebentaaar saja..."


mereka berduapun berpelukan ..tak lamapun winda bangun dan ikut berpelukan bersama mereka..kini mereka bertiga saling berpelukan..seolah ingin saling memberi kekuatan..


ayah.."nak..kalian masuk kekamar masing masing dulu ya untuk belajar..ayah mau menemui ibundamu dulu..."


mereka berduapun langsung nenuju ke dalam kamarnya masing masing..ari pun menuju ke dalam kamarnya..dan mendapati asih yang duduk diatas ranjangnya..dengan memainkan hp miliknya..


"Asih..tinggalkanlah aku dan anak anak..jika memang kau rasa kau sudah tidak bahagia dengan rumah tangga ini..."


tanpa basa basi..ari mengatakan itu didepan asih yang sedang asyik memainkan hpnya..


asih yang mendengarnyapu langsung berdiri dan menaruh hp milik nya...


"maksut kamu apa mas??....tanya asih karna dia tidak mengira..ari sudah mengetahui semuanya..

__ADS_1


next


__ADS_2