
"Terimakasih atas kerja sama nya tuan Arta, Saya sangat senang bisa bekerja sama dengan perusahaan besar seperti Anda" Ucap Milan Adiwijaya mengulurkan tangan nya.
"Saya juga berterima kasih tuan Milan, Semoga kerja sama ini membawa keberkahan bagi kita semua. Oh iya untuk proyek lebih lanjut akan dikelola oleh anak saya" Balas tuan Arta.
"Baiklah tuan, seperti nya kita sama Saya juga tengah gencar menyuruh anak saya Kevin untuk ikut berkontribusi dalam setiap proyek ya meskipun harus menyela waktunya sebagai dokter"
Lalu setelah meeting tersebut, keduanya pun terlibat dalam sebuah percakapan.
"Oh iya, saya mengundang tuan Milan dan tuan Kevin untuk hadir di pesta ulang tahun perusahaan saya dan sekaligus penobatan anak saya sebagai Presdir yang baru." Ucap tuan Arta.
"Terimakasih atas undangan nya, Saya dan anak saya pasti datang. Dimana acaranya ?" tanya Milan Adiwijaya.
.........
Sementara itu di sebuah perusahaan yang besar setara dengan Adiwijaya corp bahkan mungkin lebih karena pusat perusahaan ini selain di Indonesia juga terletak di luar negara tepatnya di Singapura.
Perusahaan ini adalah Naren'sCorp, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, Ekspor-impor, Dan properti.
Saat ini, Suasana di kantor sedikit terasa sibuk mengingat bahwa mereka akan menyambut kepulangan wakil direktur sekaligus calon pewaris Naren'sCorp yang baru pulang dari Singapura.
Tak lama kemudian sebuah mobil hitam mewah yang ditaksir seharga miliaran itu pun telah sampai tepat di depan pintu masuk utama perusahaan.
Seorang bodyguard dengan sigap membuka pintu penumpang mobil.
Tampaklah Sesosok manusia bak dewa Yunani berwajah sangat tampan, berkulit putih, berbadan tegap nan tinggi dan berotot karena ia gemar berolahraga.
Sepatu hitam mengkilap, Perpaduan jas dan Celana Hitam nan mewah, dan jangan lupakan kacamata hitam yang bertengger manja di kedua matanya Begitu menyempurnakan penampilan nya saat ini.
"Selamat datang kembali pak" Ucap para karyawan kompak
"Terimakasih atas sambutan nya, Baiklah kalian boleh kembali bekerja dan jangan lupa satu jam lagi kita meeting persiapkan semuanya." Ucapnya tersenyum.
Iya, dia pun terkenal dengan sikapnya yang ramah dan murah senyum serta begitu peduli dengan para karyawan nya tak ayal ia begitu menjadi idola di kalangan para karyawan bahkan para wanita.
Lantas pria tampan itu pun berjalan di dampingi asisten nya menuju ke dalam ruangan kebesaran nya. Di atas meja sana tertera nama sekaligus foto dari sang pria.
..."Devan Narendra"...
Iya, itulah Nama pria tampan tersebut Devan Narendra, putra tunggal dari tuan Arta Narendra dan Aulia. Ia juga merupakan seorang Duda tampan idola para kaum hawa dengan satu orang anak laki laki yang begitu lucu tampan seperti dirinya.
__ADS_1
Nama Putra nya adalah Dafin Narendra.
Jika ada yang bertanya, kemana istri sekaligus ibu dari anak nya itu ? jawaban nya adalah ia telah meninggal saat melahirkan dafin dan sampai saat ini Devan belum berniat untuk menikah lagi, Entahlah belum ada perempuan yang cocok dengan hatinya, keluarganya dan putranya.
.........
Malam hari nya di kediaman Adiwijaya seperti biasa, mereka tengah melakukan Makan malam bersama.
"Apa pah di Lombok ?" tanya Kevin kepada Milan sang Ayah.
"Iya Vin, tadinya papah juga diundang ke sana dan mau pergi cuman ternyata ada urusan perusahaan yang perlu papa urus jadinya kamu saja yang kesana." Ucap Milan.
"Memang nya sepenting itu ya sampe harus pergi, mana ke Lombok lagi"
"Iya Vin, lagi pula selain menghadiri undangan kita juga akan kembali mengurus masalah kerjasama untuk membangun rumah sakit dan pusat perbelanjaan di wilayah Lombok, dan kamu yang papah tugaskan untuk proyek ini" ucap Milan tegas seolah tidak ingin di bantah.
"Dan jangan lupa, kamu kesana harus membawa istrimu karena itu adalah syarat pelaksanaan pesta tersebut yaitu harus membawa pasangan" ucap nya lagi.
Mendengar hal itu kevin pun hanya bisa pasrah dengan apapun keputusan sang ayah, Dan apa katanya tadi membawa pasangan ? Iya dia pun berfikir untuk sekalian liburan bersama Angeline.
.........
Di tengah tengah kekhusyuan nya menatap desain tersebut, Suara tangisan Keenan menghentikan nya. lantas Anin pun segera menggendong Keenan dan mulai menyusuinya.
Setelah selesai, bukan nya tidur Keenan malah asyik memainkan rambut sang mamah yang terjuntai indah, sesekali Anin meringis sekaligus gemas menatap wajah sang anak.
"Uluh Uluh gemasnya, keenan suka ya sama rambut mamah" Ucap Anin mencium pipi gembul keenan.
"Oh iya nak, barusan mamah menggambar sebuah gaun nih gimana menurut Keenan bagus gak desain mamah ?" Ucapnya lagi sambil memperlihatkan kertas tersebut kepada sang anak.
Iya Anin memang memiliki Bakan untuk menjadi seorang desainer, bahkan dulu ketika di sekolah ada pensi mereka selalu meminta Anin untuk mendesain kostum nya. memang bakatnya begitu luar biasa.
Namun meskipun begitu, Anin bercita cita Ingin menjadi seorang guru karena ia begitu senang mengajar dan senang dengan anak anak, Tetapi sayang impian nya harus kandas karena apa yang telah menimpanya.
.........
Sementara itu di dalam kamar Kevin dan Angeline. keduanya tampak terlibat dalam sebuah percakapan serius.
"Gimana sayang, kamu mau kan antar aku menghadiri undangan itu" tanya Kevin
__ADS_1
"Maaf honey, aku tidak bisa. Ada jadwal pemotretan ke Singapura dan aku tidak bisa ikut sama kamu" ucap Angeline memelas.
"Tidak bisakah kamu untuk menolak pekerjaan itu ? Kita bisa sekalian honeymoon di sana sayang"
"Tetap tidak bisa, aku sudah menandatangani kontrak dan kalau di batalkan Aku harus bayar denda"
"Memangnya berapa ? aku sanggup buat bayar denda nya kok" Ucap Kevin.
Mendengar hal itu, Angeline pun lupa kalau di depan nya ini adalah seorang Kevin Adiwijaya dimana uang tidak apa apanya di depan dia.
"Ini bukan soal denda atau apapun honey, tapi ini soal profesionalitas aku dalam bekerja mereka akan menganggap kalau aku model yang tidak profesional dan bahkan itu akan berdampak pada karir aku" ucap Angeline.
"Huftt, sebegitu pentingnya pekerja mu dari pada aku. Lantas sekarang siapa yang akan mendampingi ku ke pesta itu sayang ? mereka mewajibkan aku untuk membawa pasangan" Ucap Kevin.
Lantas tak lama kemudian Angeline pun menawarkan sebuah hal yang benar benar di luar kebiasaan.
"Kamu ajak saja si Anin honey" Ucap Angeline tersenyum menatap wajah kevin.
"Apa katamu ? mengajak Anin ? kamu gila sayang ? gak, aku gak sudi ajak wanita itu" jawab Kevin tegas.
"Astaga honey, ini bukan waktunya untuk menolak, lagipula mereka kan tidak tau pasti siapa pasangan mu ya meskipun kita sering masuk majalah sih, tetapi apa salahnya kamu bawa dia, tidak akan ada yang curiga kok"
"Tetap saja honey, semua orang akan tau. lagipula siapa dia sampe aku harus membawanya ke acara penting seperti ini"
"Dia juga istrimu honey. gini ya, saat ini kamu lagi butuh peran dia, jadi mau gak mau kamu harus bawa dia ke sana. tenang saja aku punya cara agar semua orang tidak curiga dan mengganggap kalau si Anin itu aku" Ucap Angeline.
lantas Angeline pun membisikkan sesuatu ke telinga Kevin.
"Gimana honey ?"
"Huftt, gak tau lah aku pusing" jawab Kevin
langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur.
.........
Wahh ternyata kamu punya saingan loh Kevin, sama sama tampan, kaya dan idola kaum hawa.
Like sama vote nya mana dong Readers?
__ADS_1