
saat ini tinggal riyan dan winda di dalam mobil..setelah tadi mengantarkan sarah dan yuna pulang ke rumah masing masing...
Riyan. . "apa ada tempat yang ingin kamu datangi wind..sebelum kita pulang kerumah?..
winda..."nggak ada....kita langsung pulang aja...aku pingin langsung mandi...rasanya badanku sudah tidak nyamannn....
Riyan..."baiklah...
mobil yang mereka naiki pun kini sudah sampai di rumah winda...winda langsung turun dan meninggalkan riyan yang masih di dalam mobil...
suasana rumah masih nampak sangat sepih...ayah dan abang winda belum pulang bekerja....sedangkan nenek winda sudah pindah hampir kurang lebih setahun yang lalu kerumah adik ayah nya winda...karna nenek yang mulai sakit sakitan dan tidak ada yang bisa menemaninya di rumah...winda sekolah..ifan dan ayahpun juga harus bekerja..
""ceklek..."...
"akhirnya sampai di kamarku yang nyaman ini..."ucap winda dan menaruh tasnya di atas sofa..lalu winda merebahkan tubuhnya diatas ranjang....
"ehemmm..."dehem riyan...
winda..."apaan???kenapa kamu ngliatin aku kayak gitu???..
Riyan..."gak papa..."
lalu riyan mengambil handuk dan menuju ke dalam kamar mandi...
__ADS_1
winda..."tunggu...
Riyan..."kenapa??
winda..."aku duluan....
Riyan.."gimana bisa kamu duluan..sedangkan aku dulu yang berada disini...."
winda..."pokoknya aku duluan..."
lalu winda bangun dan mengambil handuknya dan menuju ke kamar mandi...
"minggir..."
Riyan.."pokoknya aku yang mau mandi dulu...atau kamu mau kita mandi bareng???
nggak mau...jangan ngarep kamu ya riyan dan jangan mikir macem macem...
"udah sana minggir..lalu winda mendorong tubuh riyan keluar dari dalam kamar mandi dan menguncinya...
Riyan pun tersenyum simpul mendapati tubuhnya di dorong keluar begitu saja oleh winda...lalu riyan menuju sofa dan duduk disana. ..
winda keluar dari kamar mandi dengan hanya dibalut handuk berwarna biru dongker diatas lutut...warna handuk yang terkesan gelap dan kontras di tubuh winda itu membuat warna kulit winda semakin terlihat cerah...ditambah lagi dengan rambut panjangnya yang basah...sungguh pemandangan yang sangat indah...
__ADS_1
winda keluar dan berjalan pelan...
, "Riyan..kamu jangan lihat ya..aku lupa tadi gak bawa baju ganti..."ucap winda yang memperhatikan riyan sedang sibuk dengan laptop miliknya...
lalu riyanpun menutup laptop miliknya dan bersandar dengan santai di sofa tersebut sambil tersenyum dan memperhatikan winda yang berjalan menuju ke almari untuk mengambil baju gantinya...
"tadinya aku gak pingin lihat wind...tapi sayang juga kalo gak dilihat..jarang jarang juga kan aku lihat kamu kayak gini...goda riyan...sambil berjalan menuju kearah winda...sambil tersenyum nakal...
"ehh....kamu mau ngapain...ngapain kamu deket deket...ucap winda yang memperhatikan riyan berjalan menuju kearahnya...windapun mepet ketembok sambil memegang erat handuk yang berada di dadanya..
"aku gak mau ngapa ngapain..aku cuma mau.....riyan mendekat kearah winda ...
winda pun gemetar..dia merasakan jantungnya berdetak tidak beraturan..."oh Tuhan..kenapa dengan jantungku...jangan jangan aku kena serangan jantung ini?"" ucap winda di dalam hati...
tapi riyan terus mendekat kearah winda..dan mengunci tubuh winda di tembok...riyan tersenyum manis...riyan melihat winda yang gugup dan menutup dadanya itu...
perlahan riyan mengangkat dagu winda dengan jari telunjuknya..dan lalu mencium bibir winda dengan lembut...
"emmuuaachh...muachh"
winda memejamkan matanya...seolah menikmati ciuman lembut yang riyan berikan..
melihat winda yang menikmati dengan ciuman yang dia berikan..riyan pun tidak mau melewatkan kesempatannya...
__ADS_1
riyan menarik pinggang ramping winda untuk mendekat kearahnya...kini mereka berdua sudah tak berjarak lagi..dengan bibir mereka yang masih menempel...
next ....