Bukan Inginku

Bukan Inginku
Episode 49


__ADS_3

...3 Bulan kemudian....


Dalam waktu 3 bulan ini, keadaan Anin masih tetap sama seperti dulu. Dibenci, diacuhkan, bahkan dihina. Namun yang membedakan nya adalah, sekarang Keenan bayi yang tidak berdosa itu ikut mereka pandang sebelah mata, padahal ia tidak tau apa - apa.


Sedangkan Kevin, ia semakin sibuk. Selain mengurus pasien - pasien nya di rumah sakit, ia pun sudah mulai terjun ke perusahaan terlihat dari pekerjaan nya yang beberapa hari ini banyak melakukan meeting dan kerja sama dengan klien dari luar maupun dalam negeri. adanya campur tangan Kevin membuat perusahaan semakin maju dan berkembang.


Sementara itu, Setelah dulu berhasil memaksa Kevin Akhirnya Angeline pun kembali terjun ke dunia modelling. Banyak peragaaan busana, endors produk dan iklan yang memakainya hingga membuatnya sibuk. Dan hubungan nya dengan sang kekasih berkedok asisten yaitu Jhon semakin lengket serta memiliki banyak kesempatan untuk bertemu.


...…...


"hari ini jam 8 malam, Lo ada pertemuan sama Mr.Edwin di hotel Grand luxury" Ucap Rehan kepada Kevin yang saat ini tengah duduk santai di kursinya setelah berhasil melakukan operasi.


Iya, Selain menjadi asisten di rumah sakit, rehan pun merangkap juga menjadi asisten Kevin di kantor. Karena dimana ada Kevin di situlah rehan berada.


"Oke, Lo atur aja semua" jawab Kevin.


"heemm, baiklah. tapi Lo mau pulang dulu ke rumah atau langsung aja pergi dari sini ?"


"Langsung aja dari sini, cape kalo harus bolak balik ke rumah. Lagian Angeline gak bakal pulang karena ada jadwal pemotretan"


"Cih, pemotretan. palingan bergaya sama selingkuhan nya di ranjang" batin rehan yang memang sudah mengetahui semua kebusukan Angeline, dan hal itu lah yang membuatnya tidak suka.


"Oh iya, tolong Lo beliin Tuxedo di butik biasa" pinta Kevin kembali.


"Siap" kata rehan dan langsung menghubungi butik tersebut.


...…...


"Wahh, den Keenan bibi liat semakin tampan saja ya" puji bi sari yang terpana melihat wajah tampan Keenan.


"Tak heran non Anin nya juga cantik banget, apalagi non masih sangat muda" ucapnya lagi.


Anin yang mendengar hal itu pun hanya tersenyum, Percuma ia cantik kalau kevin saja hanya menatap nya dengan penuh kebencian.


"Hehe iya Bi, tapi Sebagian wajah Keenan mirip nya sama Alm.Dimas apalagi bagian hidung dan matanya" kata Anin


"Owalah begitu toh, berarti alm.nak Dimas itu tampan sekali ya non ? pasti banyak yang suka sama dia" tebak bi sari


"iya bibi benar, ia memang idola di sekolah dulu selain wajahnya yang tampan, otak nya pun cerdas hingga banyak yang tergila - gila sama dia. meskipun semuanya dicuekin"


"Iya, tapi non beruntung diantara semua wanita, hanya non yang dekat dengan nya dan membuatnya nyaman"


"Iya bi, Anin sungguh beruntung pernah memiliki sosok sebaik Dimas dalam hidup Anin" ucap nya dengan mata yang berkaca - kaca mengingat semua kenangan nya dengan dimas.


Flashback on :


"Hallo didim, kok mukanya cemberut gitu. jelek tau, udah kaya monyet aja kamu" Ucap Anin tertawa yang malah membuat Dimas semakin cemberut.


"Apaan sih Anin, liat sahabat nya lagi kesel bukan nya dihibur eh malah di ledek" kata Dimas.

__ADS_1


Anin pun seketika berhenti tertawa dan mengubah mimik wajahnya menjadi serius.


"Oke saudara Dimas ada gerangan apakah yang membuat anda terlihat begitu kesal ?" tanya Anin.


"Huftt, gak usah serius dan formal gitu kali nin"


Anin pun, mengerlingkan bola matanya kesal. nih orang maunya apa sih bercanda salah serius pun lebih salah.


"Kesel banget aku nin, itu cewek - cewek kok gak bosen apa terus ngejar - ngejar aku dan ngasih banyak hadiah, duh pusing banget ladenin nya" kata Dimas akhirnya membuka suara.


"Gak papa atuh didim, harusnya kamu bersyukur banyak orang yang suka sama kamu." kata Anin.


"Iya sih, tapi aku juga aneh deh" kata Dimas menatap bola mata Anin.


"Aneh kenapa ?"


"Cuman kamu yang gak tertarik sama aku" ucap Dimas yang membuat Anin tertawa kencang.


"Hahaha, kamu yang aneh. kita itu adalah saudara beda darah inget kan ? kamu udah aku anggap kakak begitupun sebaliknya" kata Anin.


"Iya sih, bener juga. kamu adalah adik aku yang paling gemesin, lucu dan bikin aku jengkel" ucap dimas menggoda Anin.


"Jengkel itu bukannya makanan yang bau ya ?"


"Itu jengkol, Anin sayang" jawab Dimas nge gas.


Flashback off


...^^^…^^^...


Sementara itu, Saat ini Kevin dan rehan sudah berada di tengah - tengah pesta Mr.Edwin


Setelah berbincang - bincang sebentar mereka pun sekarang tengah menikmati jamuan makanan yang tersedia disana.


"pelayan," panggil kevin kepada salah satu pelayan disana karena ia merasa begitu kehausan.


"Iya tuan ada apa ?"


"Saya minta minum nya satu" kata kevin yang langsung mengambil satu buah gelas dari baki di tangan pelayan tersebut.


"Tapi tuan minuman ini.." kata sang pelayan tidak meneruskan ucapannya karena Kevin telah meneguk habis minuman itu.


Setelah menghabiskan nya, entah kenapa Kevin merasa ada yang aneh pada tubuhnya.


Kepala nya pusing ditambah tubuhnya terasa begitu panas dan bergairah hingga tak sadar ia pun mengerang.


Rehan yang melihat hal itu, segera menghampiri Kevin dan langsung menatap pelayan itu tajam.


"Minuman apa yang kau berikan itu ?"

__ADS_1


"Sa saya tidak tau tuan," kata Sang pelayan gugup.


Rehan yang ingin tau lebih detail pun terhambat karena tubuh Kevin sudah sempoyongan dan hampir terjatuh. dan mau tidak mau ia harus segera membawa Kevin keluar dari pesta ini.


Namun, sebelum keluar ia mengambil ponselnya dan segera memotret wajah sang pelayan.


"Urusan kita belum selesai" ucap rehan tajam yang semakin membuat pelayan itu menunduk ketakutan.


...…...


Sementara itu, Anin yang tengah tertidur sambil memeluk si tampan Keenan pun seketika terbangun karena merasa sangat haus. Ia membuka handphone nya untuk mengecek jam, dan ternyata sekarang telah memasuki pukul 11 malam lebih.


Lantas ia pun bangkit dan segera menuju dapur, Terlihat suasana rumah yang sepi dan temaram karena seluruh penghuninya sudah memasuki kamar masing - masing.


"Alhamdulillah, lega nya." Kata Anin setelah selesai minum dan ia pun segera mencuci gelas yang telah dipakai nya dan membawa sebotol air minum sebagai persediaan di kamar nya.


Namun di tengah - tengah kegiatan nya, ia dikagetkan dengan ketokan pintu yang terdengar begitu kencang dari depan. karena penasaran ia pun segera ke sana.


Dan sebelum membuka pintu, ia mengintip terlebih dahulu siapa yang datang berkunjung malam - malam begini, Dan terlihat lagi Kevin yang dipapah oleh rehan.


"Astaga mas kevin ?" ucap Anin dan segera membuka pintu.


"Hai Anin, maaf ganggu, ini aku mau antar Kevin" kata rehan.


"Iya kak gak papa, tapi ini mas kevin kenapa"


"Kevin tak sengaja meminum air yang memabukkan dan seperti nya telah di campur dengan obat perangsang"


"Apa obat perangsang ?"


"Iya Anin, ya udah sekarang bantu aku buat bawa Kevin masuk"


Lalu Anin pun segera menggandeng lengan Kevin dan mereka membawanya ke kamar tamu yang lebih dekat.


"Huft, akhirnya berhasil. Makasih ya nin udah bantu aku. Oh iya karena udah malem banget aku pamit pulang, tolong kamu jaga dia sebentar ya takutnya muntah atau ada reaksi lainnya" pinta rehan.


"Oke kak, sama sama" Kata Anin


Lalu rehan pun pergi, dan Anin mengunci pintu rumah. Namun sebelum kembali ke kamarnya, ia menengok dulu keadaan Kevin.


Setelah membuka sepatu nya dan melihat bahwa Kevin tertidur lelap, Anin pun membalikkan tubuhnya dan segera pergi, namun tiba tiba sebuah tarikan kencang di tangan nya membuatnya terjatuh.


"Awwhhh"


...…...


kira kira apa yang terjadi ya readers ?


Coba tebakkk

__ADS_1


__ADS_2