Bukan Inginku

Bukan Inginku
malu


__ADS_3

Riyan melepaskan ciumannya...dia mengelap bibir winda yang basah..dengan jarinya..


"mkasih sayang."...


lalu riyan masuk ke kamar mandi...


"what...setelah dia nyium gue..dia ninggali gue gtu aja???dasar tukang mesum kagak ada akhlak"cerocos winda. ..


winda sudah selesai memakai baju..dia pun sudah selesai mengeringkan rambutnya..dan kini winda sedang bersandar di ujung tempat tidurnya sambil memainkan hpnya...


Riyan keluar dari kamar mandi sudah dengan menggunakan celana pendek hitam tanpa memakai baju...


winda melihat riyan sekilas..."dasar mesum emang dia ini...masak dia kagak makek bju si...bisa bisanya dia ini...kagak ada rasa malu malunya sama sekali...gumam winda...tapi masih bisa di dengar oleh riyan.....


Riyan.."wind...


.."apa??saut winda tanpa melihat ke arah riyan berada..


Riyan..."jalan jalan yuk...


"kemana??


Riyan.."kemana aja terserah kamu...kemanapun dan dimanapun asal sama kamu pasti terasa indah..


"gombal banget...aku males ..aku capek mau tidur..."


Riyann."oh jadi kamu lebih suka kita di kamar dari pada pergi kemana mana..??akh..rupanya istriku ini mulai nakal ya...."

__ADS_1


"apaan...kagak...dasar mesum..aku mau tidur..."


Riyann..."ya udah aku juga mau tidur sama kamu..."


Riyan berjalan ke arah winda...dia duduk dsamping winda...sambil tersenyum ...


Winda..."ngapain kamu liat liat dan senyum senyum gitu..dasar otak mesum..jangan macem macem ya...


Riyannnn"kau bilang aku mesum...tapi tadi nampaknya kau sangat menikmatinya...


winda. .."siapa bilang..dasar kau ini...


winda pun menaruh hp miliknya dan dia merebahkan tubuhnya..lalu dia memejamkan matanya sambil memeluk guling...


karena dirasa tidak ada pergerakan dari riyan..winda pun penasaran..apa yang sedang dilakukan riyan...


saat winda berbalik...dia melihat riyan yang tertidur miring kearah winda...."wajah yang sangat sempurna"..ucap winda...


dan saat winda ingin melepaskan tangannya yang berada di bibir riyan..riyan terbangun..dan memegang tangan winda...


riyan menggenggam tangan winda...dan menciumnya..."apakah kau baru menyadari..bahwa suamimu ini sangatlah tampan??goda riyan sambil memainkan alisnya naik turun..,


winda malu...pipinya merona...dia bingung harus bagaimana....


riyan bangkit dan melemparkan guling yang berada di antara riyan dan winda sebagai pembatasnya..


winda yang kaget dengan serangan riyan yang mendadak itu langsung duduk dan menaruh kedua tangannya didepan dadanya sebagai tanda ingin melakukan perlawanan..

__ADS_1


"kalo kamu macem macem...aku bisa pastiin juniormu itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik setelah aku menendangnya dengan keras...."ancam winda


riyan yang awalnya berniat untuk mencium winda itu pun mundur dan mengurungkan niatnya dengan sedikit rasa kecewa...


riyan turun dari ranjang dan menuju almari mengambil kaos putih tanpa lengan miliknya...lalu dia memakainya...dan setelah memakainya dia mengambil hp miliknya yang terletak di atas meja...terus riyan berjalan keluar dari kamar winda tanpa berkata sepatah katapun...


Riyan menuju dapur...mengambil minuman dingin dan duduk di kursi belakang ..dia mengeluarkan hp miliknya..memakai handfree di telinganya...lalu dia mendengarkan musik sambil memejamkan matanya...entah apa yang saat ini riyan pikirkan...


sedangkan winda terdiam ..dia merasa ada yang aneh dengan sikap riyan..tak biasanya riyan seperti ini...biasanya dia selalu ceria dan selalu mencoba untuk menggoda winda..


"apa aku ada salah ngomong y??atau aku udah nyinggung atau nyakitin perasaannya..."??winda bertanya tanya..dia berdebat dengan pikirannya sendiri...


winda pun bergegas keluar menyusul riyan...jika memang ada yang salah..maka winda tidak akan sungkan atau malu untuk meminta maaf kepada riyan...


winda menuju ruang tamu...dan dapur..tapi tak mendapati riyan disana...dia pun lalu kebelakang..dan benar..dia melihat riyan sedang duduk bersandar di kursi..memakai handsfree di telinganya dan memejamkan kedua matanya...


"Riyann...aku kira kau kemana???..ucap winda. ..


tapi riyan hanya diam tanpa menjawab ataupun membuka matanya...posisinya masih sama dan tak berubah sedikitpun..


winda menghembuskan nafasnya dengan kasar.."..hmmmmm....."


"aku minta maaf riyan..jika ada kata ataupun perbuatannku yang menyakitimu...aku sunguh minta maaf..."


tapi plisss...jangan diemin aku kayak gini...aku gak suka...aku sedih....


karena merasa tak ada respon dari riyan..winda pun berniat duduk disamping riyan yang masih memejamkan matanya itu...

__ADS_1


"apa dia kagak dengerin gue ngomong yaa?tanya winda sendiri...


next...


__ADS_2