Bukan Inginku

Bukan Inginku
Episode 50


__ADS_3

Kedua sorot mata elang milik seorang pria tampan terbuka, Ia mengerjap - ngerjap sambil memegangi kepalanya yang terasa begitu berat. Perlahan - lahan ia terbangun hingga menyadari jika saat ini tidak ada satu helai benang pun yang menempel di tubuhnya.


Hingga kemudian mata elang nya melotot tajam ketika menyadari bahwa ada manusia lain di kamar ini yang sedang berbaring di sebelah nya, wajahnya terhalangi oleh rambut yang panjang tergerai, dan bahu nya polos tidak tertutup selimut.


"Bangun kau" bentak pria itu mengguncang tubuh sang wanita dengan keras hingga membuatnya terbangun kaget.


"Ma - mas Kevin" kata Anin terbata sambil terus mengeratkan selimut di tubuhnya.


Ya, kedua orang tadi adalah Kevin dan Anin.


"Apa yang kau lakukan padaku wanita murahan ? kau menjebakku ?" tuduh Kevin.


"Kamu salah faham mas, aku tidak selicik itu" bantah Anin.


"Jangan banyak alasan, kau memanfaatkan keadaan ku semalam untuk menyentuh mu begitu ?" ucap Kevin lagi sambil menjambak rambut Anin


"Aku tidak sepicik itu, memanfaatkan keadaan seseorang yang sedang tak berdaya"


"Halah jangan menutupi kebusukan mu itu"


" kamu fitnah mas, Dengarkan dulu penjelasan ku. Aku mohon, setelah itu kau boleh menyimpulkan apa pun Semaumu" Kata Anin berlinang air mata.


Lalu tanpa diperintah ia pun segera menjelaskan kejadian semalam secara detail dan mau tidak mau Kevin pun mendengar kan nya untuk memastikan semua kebenaran nya.


Flashback on :


"Awhh" teriak Anin yang merasa kaget sekaligus sakit saat tubuhnya menindih tubuh Kevin dengan keras.


Lalu tanpa berlama-lama dan tidak ingin adanya kesalah fahaman, Anin pun segera bangkit dari tubuh Kevin, Namun sebelum itu Kevin malah melingkarkan tangan nya dan memeluk Anin dengan erat. Hingga ia pun dengan cepat, membalik kan keadaan nya dan menindih tubuh Anin.


"A apa yang kau lakukan mas ?" kata Anin gemetar takut.


"Angeline sayang, kau harus membantu ku menuntaskan hasrat ini sayang, argghhh" ucap Kevin mengerang saat hasrat nya sudah di ubun - ubun.


dan tanpa lama lagi ia pun langsung ******* bibir Anin dan menelusuri seluruh tubuhnya dengan agak sedikit kasar.


"Tolong mas, jangan lakukan ini mas aku mohon" ucap Anin memberontak berusaha melepaskan diri, Meksipun ia istri sah nya, tetapi ia tidak mau Kevin menyentuh nya dengan cara seperti ini.


namun Kevin yang telah dikuasai nafsu malah mencekal tangan Anin dengan kuat hingga ia tidak dapat bergerak dan pasrah dengan apa yang akan diperbuat oleh Kevin.


"Diam"


"Lepaskan aku mas, ini sangat sakit" kata Anin merintih saat Kevin mulai memasukinya.


"Arghhh Angeline sayang, kamu sangat nikmat malam ini" kata kevin yang saat ini telah mencapai puncak nya.

__ADS_1


Anin yang sangat sadar pun menangis tergugu tubuhnya yang begitu sakit tidak sebanding dengan hati nya yang lebih sakit saat sang suami menikmati tubuhnya namun wanita lain lah yang ia puji dan Cintai.


Flashback off


"Sial, dia berkata dengan benar. Bodoh kau Kevin bisa bisa nya kau menikmati nya semalam" Batin Kevin


Setelah mendengar hal itu, tanpa ada nya tanggapan pasti Kevin pun bangkit dan memakai kembali pakaian nya.


"Ingat, kau harus melupakan kejadian semalam dan jangan anggap aku menerimamu karena hal itu. Dan ingat, jangan sampai ada satu orang pun yang tau tentang kejadian semalam, kau faham?" kata Kevin tegas sambil mencengkeram pipi Anin.


"Iya mas, aku faham" Ucap Anin.


Lalu setelah itu, Kevin pun pergi meninggalkan kamar tamu meninggalkan Anin yang kita sedang menatapnya pilu.


.........


"Bodoh, bodoh, bodoh, Lo bodoh banget Kevin bisa bisa nya Lo semalam menikmati tubuh wanita murahan itu" Ucap kevin meninju tembok di kamar nya.


Ia pun memejamkan mata untuk menetralkan Amarah nya. Namun apa yang terjadi ? Ia malah teringat akan tubuh Anin yang begitu montok padahal ia masih remaja apalagi di bagian dada dan bokong nya.


"Siallllll" kata Kevin lagi, lalu ia pun segera menuju ke kamar mandi untuk bersiap siap pergi ke kantor karena hari ini kebetulan dia tidak ada jadwal operasi.


.........


Setibanya di kantor, kevin pun disambut oleh rehan di ruangan nya.


"Apa ?" tanya Kevin dingin.


"Pelayan itu gak bersalah dan dia juga gak sengaja ngasih minuman itu ke lo"


"Tau dari mana Lo ?"


"Gue semalam balik lagi ke pesta" kata rehan


Flashback on :


Setelah mengantar Kevin, rehan pun lanjut kembali ke hotel untuk mengintrogasi sang pelayan.


Dan supaya lebih cepat, ia pun lantas meminta kepada resepsionis untuk mengantarkan nya bertemu dengan pelayan tersebut dan menunjukkan foto yang sempat ia bawa.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya pelayan itu pun muncul.


"Jelaskan apa yang terjadi tadi" kata rehan to the point menatap pelayan itu tajam


"ehm maaf tuan, jadi begini saya pelayan baru di hotel ini dan baru masuk hari kemaren. saya ditugaskan untuk mengantar minuman ke salah satu kamar disini, namun karena belum tau seluk beluk hotel saya malah tersesat dan masuk ke ballroom hingga ketika akan kembali, teman tuan malah memanggil saya dan meminta minuman itu, dan sebelum saya cegah beliau ternyata telah menghabiskan nya" jelas sang pelayang tertunduk dan gemetar.

__ADS_1


Rehan pun tak percaya begitu saja, ia segera meminta info kepada pihak HRD hotel dan meminta security untuk mengecek cctv dan hasilnya ternyata pelayan itu jujur dan mengatakan yang sebenarnya.


"Ya sudah, maaf sudah salah sangka. terimakasih" kata rehan


"Iya tuan sama - sama saya juga minta maaf"


Flashback off.


"Jadi gitu Vin."


"Hufft, ya makasih lo udah ngasih tau gue, sekarang gue lagi bingung sekaligus kesel"


"Kenapa ? tumben banget Lo" kata rehan mengernyitkan dahinya.


"Semalem gue nyentuh Anin" kata Kevin frustasi


"Nyentuh, maksud nya ?"


"tanpa dijelasin Lo pasti faham dengan apa yang gue katakan"


Setelah itu, rehan pun lantas melotot dan membuka mulutnya karena kaget.


"Jangan bilang Lo udah ngelakuin itu sama Anin"


"Iyaa" kata Kevin dingin.


"Iya terus masalahnya dimana ? wajar dong Lo kan suaminya lagian Anin istri Lo udah seharusnya Lo ngasih dia nafkah batin" kata rehan menggelengkan kepalanya.


"Bukan gitu, gue ngerasa bersalah udah khianatin Angeline dan janji gue sendiri buat gak nyentuh dia"


mendengar hal itu, rehan menghela nafas kasar. Merasa bersalah katanya ? tak tau aja dia kalau Angeline senang mengobral tubuhnya.


"Aneh Lo jadi orang, ngelakuin sama istri sendiri malah frustasi. Eh tapi ngomong ngomong gimana rasanya Lo nyentuh Anin setelah setahun nikahin dia ?" tanya rehan menggoda Kevin.


"Nikmat banget, sempit, ngerasa lagi merawanin cewek" ucap Kevin keceplosan mengingat kejadian semalam, yang membuat muka nya memerah setelah sadar dengan apa yang di ucapkan.


"Hahaha, tuh Lo udah tau jawabannya, menikmati juga kan akhirnya. wajar sih Anin kan cantik, body nya bagus lagi, dan ingat dia masih sangat muda, kalau kata orang mah masih kinyis kinyis" kata rehan tertawa.


"Eh tunggu, emang waktu Lo pertama ngelakuin sama Angeline dia udah gak perawan gitu ?" tanya rehan lagi pura - pura tidak tau.


"Nggak, dia bilang udah gak suci karena diperkosa sama preman"


"oh gituuu" kata rehan mangut meskipun dalam hati ia mengutuk kebodohan sang sahabat yang begitu buta akan cinta nya kepada Angeline.


.........

__ADS_1


dukungan kalian buat author mana nih readers, kok pada sepi sih.


jadi sedih dan gak semangat kalo gini mah🥺


__ADS_2