
Sore Harinya, Anin yang tengah duduk di sofa sambil menimang - nimang Keenan dikagetkan dengan kevin yang melempar sebuah box di atas meja, Dan karena penasaran Anin pun lantas membuka box tersebut yang ternyata di dalam nya ada sebuah Gaun pesta yang begitu indah berwarna Putih.
"Ini gaun siapa mas ?" tanya Anin penasaran menatap ke arah Kevin.
"Untukmu, pakai buat ke pesta nanti" jawab Kevin dingin.
"Untukku ? apa tidak terlalu mewah mas ? gaun ini bagus sekali."
"Jangan banyak tanya pakai saja"
"Hem baiklah mas, terima kasih" ucap Anin tersenyum.
"Cepatlah bersiap sebentar lagi perias akan datang"
"perias ? Aku akan di dandani ?"
"Iya, kau harus tampil baik di pesta nanti. jangan membuatku malu dengan penampilan mu yang norak itu" ucap Kevin dingin.
Mendengar dirinya di Pandang seperti ini Anin tertunduk Malu sekaligus sedih, Ia juga ingin berpenampilan memukau seperti orang lain tetapi ia tidak memiliki uang untuk itu. Bisa membeli perlengkapan Keenan dan periksa kandungan ke dokter saja ia sudah sangat bersyukur.
.........
Sementara itu di kediaman Adiwijaya, Anita yang tengah berada di dapur untuk mengambil minum dan ketika membuka lemari atas untuk mengambil gelas Seketika perhatian nya teralihkan pada sebuah kotak susu yang berada sudut lemari.
Dan karena merasa penasaran Akhirnya ia pun mengambil kotak susu tersebut.
"Susu Hamil ? kelihatan nya ini baru di buka isinya juga masih banyak. Punya siapa ya, Tidak mungkin kalau punya Angeline" ucap Anita penasaran.
Lantas Ia pun segera memanggil salah satu pelayan yang kebetulan sedang mengelap meja makan.
"Hey kamu sini" panggil Anita
"Iya nyonya, ada yang bisa saya bantu" tanya pelayan tersebut.
"Kamu tau gak punya siapa susu hamil ini ?" tanya Anita.
Pelayan tersebut pun lantas mengamati kotak susu tersebut, sambil berfikir seperti nya ia pernah melihat nya.
"Oh iya nyonya saya ingat, 3 hari yang lalu saya melihat non Anin meminum susu ini." ucap sang pelayan yang membuat Anita seketika membulatkan matanya.
"Apa ? ini milik Anin ? kau tidak berbohong kan ?"
"Tidak nyonya, benar saya melihat nya dengan mata kepala sendiri" jawab pelayan tersebut meyakinkan.
Huftt, Anita menghela nafas kasar
"Ya sudah kau boleh lanjut kerja"
"Baik nyonya, saya permisi" pamit pelayan tersebut.
Anita pun lantas buru buru berjalan ke kamar nya dengan fikiran yang kacau, Anin Hamil ?
__ADS_1
"Si Anin sekarang sedang hamil, apa mungkin itu anak nya Kevin ? Gak, aku gak mau punya cucu dari wanita miskin itu. Aku harus segera mengabari Angeline tentang hal ini" lantas Anita pun segera mengambil ponsel nya dan mulai menghubungi Angeline.
.........
drett drett drett
Suara deringan ponsel membangunkan Angeline dari tidur nya. dan mau tak mau ia pun segera bangkit dan mengangkatnya.
"Hallo, mah" ucap Angeline
"Hallo sayang, mamah mau ngasih tau kamu sesuatu yang penting" Kata Anita to the point
"Penting ? apa itu mah ?" tanya Angeline penasaran.
"Si Anin sekarang sedang hamil lagi dan mamah rasa itu adalah Anak kandung nya Kevin karena selama ini dia tida pernah dekat dengan pria manapun"
Mendengar hal itu Angeline yang masih terkantuk-kantuk pun seketika membelalakkan mata nya kaget.
"apa ? bagaimana bisa mah ? bukannya selama ini Kevin sangat membenci wanita itu. tapi kok bisa hamil"
"Iya itu yang mamah fikirkan, pokoknya saat Kevin pulang nanti kita harus bertanya yang sebenarnya"
"Iya mamah benar"
"ya sudah ya nak kalau begitu mamah tutup dulu telfonnya."
"Iya mah." jawab Angeline
Dan di tengah kegusaran nya itu, sebuah tangan melingkar mesra di pinggang nya.
"Kevin, dia menghamili istri pertamanya" ucap Angeline sendu.
"Lantas, masalahnya dimana ? dia kan istrinya juga wajar kalau hamil honey"
"Apanya yang wajar ? kalau si Anin hamil otomatis Kevin akan perhatian padanya dan bisa bisa Kevin mencintai nya nanti, dan kalau Kevin mencintai Anin maka posisi ku akan tergeser bahkan terbuang dari keluarga Adiwijaya" ucap Angeline cemas.
Mendengar hal itu lantas Jhon mengeratkan pelukannya kepada Angeline dan berbisik mesra di telinganya.
"Kenapa kau tidak memanfaatkan otak cerdas mu itu honey ?" bisik Jhon
"Maksud mu ?" tanya Angeline penasaran.
.........
"Sudah siap nona, kalau begitu saya permisi" ucap perias tersebut.
"Sudah selesai ? baiklah terimakasih" kata Anin ramah, lantas ia pun membuka mata nya dan hal itu sungguh membuatnya begitu kaget.
"Apakah benar ini diriku ?" kata Anin kagum melihat pantulan dirinya di cermin.
Dan tanpa di sadari oleh nya, sedari tadi Kevin diam diam memperhatikan penampilan Anin yang begitu mempesona. Bahkan ia memuji Anin dalam hatinya yang begitu sangat cantik, bahkan Angeline pun kalah cantik jika di bandingkan dengan Anin.
__ADS_1
Bagaimana tidak ? gaun putih yang begitu seksi menampakkan leher jenjang dan punggung nya yang putih mulus. Rambut bergelombang yang dibiarkan tergerai dengan sebuah jepitan mutiara yang menghiasi nya, riasan wajah yang flawless dan sebuah Anting permata menambah kesempurnaan penampilan Anin malam hari ini.
"Astaga apa yang ku fikirkan, tidak tidak semua ini salah" ucap Kevin dalam hati nya sambil menggelengkan kepalanya.
Pandangan Anin yang semula pada wajahnya, seketika tertuju pada bagian perutnya yang terlihat menonjol dengan gaun tersebut, hal itu pun terlihat lucu dan membuatnya tertawa.
"Apa yang kau tertawakan" ucap Kevin dingin.
"Ini mas lihatlah, perut ku terlihat menonjol dengan gaun ini" kata Anin sambil mengelus perut nya.
Pandangan Kevin pun ikut tertuju pada perut Anin, ada sebuah desiran aneh dan getaran dalam dada nya. Entahlah perasaan apa ini.
"Ayo cepat kita pergi" kata Kevin mengalihkan pembicaraan.
"Baiklah mas tetapi bagaimana dengan Keenan apakah aku harus membawanya ?" tanya Anin
"Tak perlu, aku sudah menyuruh seseorang untuk menjaganya sebentar lagi ia kesini"
Dan benar saja, tak lama kemudian seorang wanita mengetuk pintu dan dialah yang nanti nya akan menjaga Keenan.
"Selamat malam tuan, saya sudah siap" ucap wanita tersebut.
"Iya kau boleh Ambil bayi itu sekarang, nanti sekitar jam setengah 11 kau antarkan dia."
kata Kevin.
lantas dengan berat hati Anin pun menyerahkan Keenan dan susu formula serta kotak susu nya.
"Ini mbak, kalau susu nya habis tinggal di seduh lagi saja. terimakasih ya maaf merepotkan" Ucap Anin ramah.
"Iya nyonya, saya akan menjaganya kalau begitu saya permisi." pamitnya.
Lantas setelah itu, Anin dan kevin pun melangkahkan kaki nya menuju pintu keluar, namun sebelum itu Kevin terlebih dahulu mencegah langkahnya.
"Tunggu" ucap Kevin
"Iya mas kenapa ?"
Tanpa menjawab, kevin lantas menyerahkan sebuah topeng berwarna putih ke tangan Anin.
"Topeng ? untuk apa mas ?" tanya Anin heran
"Kau pakai topeng itu untuk ke pesta Nanti, aku tidak mau orang - orang di sana mengetahui kehadiran mu. dan dengan Topeng itu mereka akan menganggap mu sebagai Angeline" jawab Kevin tegas.
"Hemm baiklah kalau begitu mas" Ucap Anin pasrah sambil memakai topeng tersebut karena untuk menyanggah pun rasanya percuma.
Iya, ide yang di berikan Angeline waktu itu adalah menyuruh Anin memakai topeng di pesta nanti agar tidak ada yang mengetahui kalau sebenarnya ia adalah Anindya bukan Angeline.
.........
Wah mamah Kevin dan Angeline akhirnya tau kalau Anin sedang mengandung anak Kevin.
__ADS_1
Hmm apa yang akan terjadi ya ?
ikuti terus kelanjutan kisah bukan inginku jangan lupa like, vote dan komenš„°