
"aku sudah mengetahui semuanya..dan aku lihat kau lebih bahagia bersama dia daripada bersamaku.."ari menyerahkan hp miliknya yang berisi video dan beberapa foto kemesraan asih dan andika...
"mas..aku bisa jelaskan ini semua...ucap asih dan ingin meraih tangan ari...
"cukup asih..ini memang begitu berat buatku dan anak anak..untuk menerima semua ini..tapi tolong..jangan buat kami merasa lebih sulit untuk melepaskanmu...kau bebas untuk bahagia...ari melepaskan tangan asih yang memegangnya..
"mas...kau tidak mungkin meminta berpisah denganku kan..?kau tidak kasian dengan anak anak..?..ucap asih dengan sedikit nada tinggi..
"seharusnya aku yang bertanya seperti itu padamu?..jawab ari datar..
Asih..."q minta maaf mas untuk semua kesalahanku..aku khilaf mas...tolong maafkan aku...aku mohon...
Ari..."aku sudah memaafkanmu asih..jauh sebelum kau meminta maaf padaku...aku sadar..aku tidak bisa memberimu kebahagiaan seperti yang andika berikan padamu..maafkan aku...
"baiklah jika memang mas memaksa untuk tetap berpisah...biarkan ifan dan winda ikut bersamaku.."
__ADS_1
"apaa???bagaimana bisa kau berkata seperti itu..bukankah kau tau..mereka berdua adalah nyawaku..kau tidak bisa melakukan ini padaku asih...
"tapi aku ibu dari mereka berdua..dan bagaimanapun aku..Anak anak harus tetap ikut denganku...ucap asih penuh penekanan..asih yakin..kalau ari tidak akan pernah membiarkan anak anak untuk melangkah keluar dari rumahnya...
"q tidak bisa membiarkan anak anak ikut denganmu..untuk pergi keluar dari rumah ini..jawab ari lirih...
"kalau seperti itu..selamanya kita tidak akan pernah bercerai..dengarkan itu baik baik mas...ucap asih ..
"apa yang kau inginkan sebenernya asih..bukankah kau bahagia menjalin hubungan dengan andika selama ini dibelakangku..terus untuk apa kau bawa anak anak?kau bisa menikah dengan andika setelah kita resmi bercerai...dan kau bisa mendapatkan anak dari pernikahanmu yang baru,..
"sayangnya aku tidak akan pernah menikah dengan andika mas..bapak tidak akan pernah mau jika anaknya bercerai...dan aku harap kau paham posisiku..ijinkan aku tetap menemani anak anak..walaupun kau tidak bisa memaafkanku..ucap asih bersedih...
"baiklah mas...terimahkasih...
lalu asihpun meninggalkan ari didalam kamar sendirian...
__ADS_1
ari belum yakin..bahwa keputusan yang diambil saat ini adalah yang terbaik...tapi bagi ari..tidak ada kata maaf dalam pengkhianatan...terlebih asih sudah lumayan lama menjalin hubungan dengan andika dibelakangnya...
ari frustasi..dia menangis...bahunya berguncang..."kenapa semua ini terjadi kepadaku Tuhan?...kenapa harus dua kali,,,???apa aku tak pantas untuk dicintai dengan tulus...?...kenapa Tuhan?...kenapa...hiks...hiks...
sebisa mungkin ari menahan tangisnya agar tak pecah dan menimbulkan suara..agar anak anaknya tidak mengetahui..bahwa ayahnya saat ini sangat berantakan..
"kenapa asih??....kenapa?...apa kasihsayang yang kuberikan padamu kurang?..
apa uang yang kuberikan padamu tidak cukup?...
apa kau tidak bahagia dengan rumah tangga kita ini?...
semua pertanyaan itu muncul..ari berucap lirih..air matanya tak berhenti menetes...hatinya sakit..dadanya terasa begitu sesak...
sementara asih..duduk didepan tv...tv dia nyalakan..tpi pandangannya kosong..pikirannya entah kemana..perlahan dia menyadari ..seperti ada sesuatu yang hilang..entah itu apa...tapi asih merasa ada yang hilang..
__ADS_1
sedangkan andika yang mendengar kabar dari asih..merasa sangat bahagia..bukan egois...dia prihatin dengan rumah tangga asih yang hancur..tapi dia juga tidak bisa menyembunyikan perasaannya...bahwa dia sangat bahagia mendengar kabar bahwa asih sekarang bisa dibilang sudah menjadi milik andika sepenuhnya...
next....