
Seperti pada ucapannya kemarin, tepat pada jam 6 ini Kevin dan Anin akan segera berangkat ke Lombok untuk menghadiri pesta tuan Artha. Dan seperti biasa Rehan sudah stand bye untuk mengantar mereka, Namun kali ini ia tidak akan ikut serta ke Lombok.
Kevin berjalan dengan gagah nya menuju ke arah mobil, Sementara di belakang nya Anin terlihat begitu kesusahan karena harus menggendong Keenan sekaligus menjinjing tas berisi perlengkapan nya nanti.
Melihat hal itu, Rehan menghela nafas pelan lantas ia segera berjalan menghampiri Anin untuk membantu membawa kan tas nya.
"Sini nin, Biar aku bawa tas kamu" Ucap rehan
"Apa tidak merepotkan kakak ?" tanya Anin
"Tidak nin, tenang saja cuman tas gini doang mah gampang" kata rehan yang langsung mengambil tas tersebut dari tangan Anin.
Akhirnya mereka berdua pun berjalan bersama, Hingga pertanyaan dari Anin memperlambat langkah mereka.
"Ehm kak, Anin mau tanya Sebenarnya kita akan pergi kemana sih ?" tanya Anin yang membuat rehan menoleh padanya
"Kamu gak tau mau pergi kemana ?" tanya rehan yang dijawab dengan gelengan kepala
"Kevin tidak memberitahu mu ?" ucap nya lagi
"Tidak kak, semalam aku sudah bertanya tetapi dia tidak menjawab"
"Astaga, Kalian akan pergi ke Lombok menghadiri pesta salah satu rekan bisnis Kevin" Ucap rehan
Namun belum juga Anin menjawab, teriakan Kevin menghentikan semuanya.
"Kalian cepatlah, malah mengobrol lagi" Ucap Kevin yang membuat Anin dan rehan mempercepat langkahnya.
Sesampainya di mobil, rehan lantas menyimpan tas Anin di bagasi dan segera masuk di kursi kemudi. Sementara itu Anin merasa agak ragu untuk masuk.
Bagaimana tidak ? ia akan duduk di kursi penumpang berdua bersama Kevin dan ini merupakan pertama kali bagi nya bisa berdekatan seperti ini.
Setelah menghela nafas panjang, Anin pun masuk dan duduk di sebelah kiri Kevin yang saat ini nampak Acuh dan dingin seolah tidak menyadari kehadirannya.
Perjalanan menuju bandara pun di mulai, Sesekali rehan melirik ke arah spion untuk melihat sepasang suami istri itu. Namun yang dilihatnya hanyalah sebuah keheningan dengan jarak diantara mereka.
.........
Sementara itu di kediaman Adiwijaya, mereka tengah melakukan sarapan. Namun sedari tadi Anita terus saja memperhatikan seisi rumah karena ia tidak melihat putra kesayangan nya itu.
"Kevin kemana ? kok dia tidak ikut sarapan ?"
ucap nya
"Ehm Kevin sudah berangkat ke lombok mah jam 6 pagi tadi" jawab Angeline yang membuat Anita heran
"Lah kok kamu disini ? bukannya ikut dengan Kevin ?"
__ADS_1
"Aku ada kerjaan penting di Singapura mah, jadi tidak bisa ikut dan Kevin akhirnya mengajak Anin"
Mendengar Nama Anin sontak saja semua orang yang ada di sana tersedak.
uhuk uhuk uhuk
"Apa Anin ? tidak salah Kevin mengajak wanita murahan itu, bagaimana kalau para rekan bisnis Disana mengetahui kalau Kevin punya 2 istri ?" Kata Anita yang diangguki Milan dan Valerie
"mamah tenang saja tidak akan ketahuan kok, Aku sudah memberitahu mas Kevin cara supaya Anin tidak ketahuan" ucap Angeline tersenyum meyakinkan
"Caranya ?"
.........
Akhirnya mobil yang ditumpangi Kevin dan Anin pun telah sampai di bandara, dan terlihat di sana sebuah jet pribadi mewah milik keluarga Adiwijaya siap menyambut kehadiran mereka.
"Urusan rumah sakit udah gue alihkan ke dokter Rudi dan Lo harus ikut mengawasi nya ya re" ucap Kevin berpesan
"Okay Lo tenang aja" balas rehan.
"Ya udah gue pergi dulu ya" pamit nya
"Siap Bro hati hati, jaga Anin ok" ucap rehan setengah berbisik.
Namun Kevin sama sekali tidak menjawab.
"Selamat datang Nona" Ucap mereka serempak.
"Terimakasih atas sambutannya" Balas Anin tersenyum.
Sesampainya di dalam, Anin begitu terperangah dengan interiornya yang begitu mewah dan seumur hidupnya baru kali ini ia melihat bahkan menaiki sebuah jet pribadi.
Melihat Anin yang begitu terpesona dengan jet pribadi nya, lantas Kevin pun mendelikkan matanya sebal sekaligus jijik.
"Dasar wanita kampungan" Ucap Kevin dingin yang membuat Anin seketika mengalihkan tatapan nya kepada Kevin dan hanya diam menunduk mendengar hinaan yang dilontarkan nya.
Apakah ia salah mengagumi jet pribadi tersebut ? bukankan wajar ekspresi yang ditampilkan oleh orang yang pertama kali menaiki nya ?
.........
"Halo Jhon sayang, bagaimana persiapan nya ? jadi kan nanti jam 2 siang ?" tanya Angeline kepada sang kekasih.
"Jadilah honey, aku sudah memesan tiket nya Ah aku sudah tidak sabar untuk mengunjungi negara singa itu dengan kekasih hati ku ini"
"Iya sama aku juga, Dan untung saja Kevin ada perjalanan bisnis jadinya kita bisa bebas honey apalagi alasan yang aku berikan bisa meyakinkan semua orang"
"Kamu memang sangat cerdas sayang, aku jadi makin cinta" Balas Jhon
__ADS_1
Iya, sebenarnya Angeline ke Singapura bukan karena ada kerjaan penting. Tetapi ia pergi ke sana untuk liburan bersama sang kekasih hati Jhon, ya tadinya mereka akan pergi ke Paris cuman Angeline meminta jangan yang jauh jauh takutnya Kevin dan keluarganya akan curiga.
Jadilah mereka memilih Singapura yang terdekat, yang penting mereka bisa menghabiskan waktu berdua.
Benar - benar pasangan kurang waras.
.........
Sementara itu di dalam jet pribadi hanya keheningan yang menyelimuti mereka berdua. Kevin terlihat tengah bermain ponsel nya tanpa mengindahkan seseorang yang ada di seberang nya, sementara itu Anin terlihat sedang duduk diam sambil menatap ke arah jendela dengan perasaan gugup dan takut karena ini pertama kalinya menaiki kendaraan udara tersebut.
Tak lama kemudian, terdengar tangis kencang dari Keenan yang membuat Anin panik.
"Cup cup cup sayang jangan nangis ya nak," ucap Anin sambil terus menimang nimang bayi gembul itu.
"ya Allah aku lupa tidak menyeduh susu formula lagi, aduh mana Keenan terus menangis seperti nya dia kehausan"
Kevin yang konsentrasinya terganggu pun lantas menatap Anin dan mulai angkat bicara.
"Bisa tidak kau diamkan anak mu itu hah ? tangisan nya sungguh membuat pendengaran ku tercemar" ucap Kevin membentak
"Maaf mas Keenan haus, aku akan segera memberi nya Asi"
Anin pun dengan segera membuka kancing dress nya dan berbalik membelakangi Kevin lalu ia pun terpaksa kembali memberikan Asi untuk Keenan, padahal kan katanya orang hamil tidak boleh sambil menyusui.
Kevin pun secara tidak sengaja, kembali melihat dada mulus nan padat milik Anin hingga membuatnya fikiran nya melayang kembali ke malam itu dimana ia pernah menyentuh dan merasakan nya.
"sial, Aku benci fikiran yang ada di kepalaku" batin Kevin
Kevin pun lantas berdehem untuk menetralkan Dirinya.
"Heh, berani sekali kau membelakangi ku ya, kau fikir aku akan tertarik dengan bagian tubuhmu itu ? hah, kau bukanlah seleraku" Ucap Kevin
Mendengar hal itu, Anin pun lantas menjawab.
"Dan karena hal itulah mas, aku membelakangi mu. Aku tidak mau menunjukan bagian tubuhku yang bukan selera mu takutnya kau akan merasa pusing karena melihatnya" balas Anin tajam.
Mendengar hal itu, Kevin pun membulatkan matanya.
"Sudah berani kau menjawab ucapan ku ya?" ucap Kevin menatap Anin tajam.
"Maafkan Anin mas, Anin hanya menjawab pertanyaan yang mas Ajukan. karena kata guru Anin di sekolah, jika ada yang bertanya kau harus menjawabnya kalau tidak kau akan di cap sebagai orang yang sombong" Ucap Anin menekan kata sombong yang membuat Kevin terdiam.
"Sial, Ternyata dia pintar juga berbicara" Batin Kevin
.........
Take care ya Anin dan Kevinš¤
__ADS_1