
Setelah menempuh perjalanan udara dari Jakarta, Akhirnya Kevin dan Anin pun telah sampai di Lombok. Dan Mereka pun langsung menuju ke Hotel yang telah di sediakan oleh tuan Artha yaitu di Hotel miliknya sekaligus tempat penyelenggaraan Acara.
Ceklek
Suara pintu terbuka, lantas Kevin pun masuk terlebih dahulu dan menyimpan kartu pintu di atas meja yang disediakan di sana. Setelah itu Kevin pun segera mengambil pakaian dalam kopernya dan masuk ke kamar mandi.
Sementara itu, Sekali lagi Anin terperangah dengan kamar hotel yang begitu besar dan mewah ini. Lantas Anin pun menidurkan Keenan di atas kasur dan ia menyimpan tas nya di dalam lemari dan mengeluarkan beberapa perlengkapan yang akan di gunakan nya.
"Siapa yang menyuruhmu untuk menidurkan anak itu di sana ?" tanya Kevin lantang membuat Anin seketika berbalik & menghentikan kegiatannya
"Maaf mas, tadi Keenan tidur makannya aku tidurkan dia disana kasihan" jawab Anin
"Cepat pindahkan dia, Aku tidak Sudi satu kasur dengan nya"
"Lantas harus pindah kemana mas ? disini tidak ada kasur lain" kata Anin sambil menatap sekeliling nya.
"Terserah, Kau dan anak mu mau tidur di lantai kek ataupun di sofa sana aku tak peduli dan aku juga tidak akan memesan kamar lain. Cepat pindahkan" kata Kevin menatap Anin tajam
Lantas dengan berat hati, Anin pun mengangkat kembali Keenan yang tertidur pulas itu. Sekarang ia bingung harus kemana ? tidak mungkin kan kalau ia mengajak Keenan untuk tidur di lantai yang dingin ?
Akhirnya Anin pun menidurkan Keenan di atas sofa berukuran sedang itu.
"Eum mas Anin boleh gak pinjem guling nya supaya Keenan tidak terjatuh" ucap Anin
Tanpa menjawab, Kevin lantas melempar guling tersebut tepat ke wajah Anin hingga membuatnya hampir saja kehilangan keseimbangan
"Terimakasih mas" ucap Anin.
"Hemm"
Setelah memastikan keenan sudah Aman dalam tidurnya, Anin pun lantas mengambil pakaian yang baru dan segera membersihkan diri.
.........
Sementara itu di Bandara, Terlihat sepasang kekasih dengan memakai kacamata hitam dan masker tengah berjalan mesra sambil bergandengan tangan, terlihat juga si pria mendorong sebuah koper berwarna hitam.
Lalu tak lama kemudian, terdengar suara yang menginformasikan bahwa penerbangan menuju Singapura akan segera dilakukan.
Di dalam pesawat, keduanya duduk berdampingan dan terlihat saat ini si wanita tengah menyandarkan kepalanya di pundak si pria dengan tangan yang saling tertaut.
"Akhirnya honey, kita bisa liburan juga" Ucap Angeline
"Iya, Aku sudah sangat tidak sabar ingin segera menghabiskan waktu dengan mu apalagi aku sudah kangen ingin berbagi keringat dengan mu" ucap Jhon setengah berbisik
__ADS_1
"Ah honey, kamu nakal sekali tetapi aku suka" kata Angeline menyubit manja lengan jhon
Iya, dua pasangan tadi Adalah Angeline dan Jhon yang akan pergi berlibur berdua ke Singapura.
Sementara itu, tanpa mereka sadari ada seseorang misterius yang mengikuti mereka sedari awal pergi.
.........
Pada malam hari nya, Kevin yang sudah lapar pun lantas memesan makan untuk di antar kan kamar nya karena ia merasa malas kalau harus kembali turun.
Tak lama kemudian, terdengar suara pintu diketuk lantas Anin pun segera bangkit dan membukanya.
"Selamat malam Nona, kami mau mengantar makan malam" Ucap pegawai hotel tersebut
"Baiklah, silahkan masuk" kata Anin
Setelah semuanya selesai, Kevin pun lantas memberikan mereka uang tips.
"Terimakasih tuan, Silahkan dinikmati selamat malam" pamit pegawai hotel tersebut.
Setelah menutup pintu, Kevin pun lantas memanggil Anin untuk memberikan makan malamnya.
"Nih makanan mu." Ucap Kevin
"Apa ? Aku sengaja memesan nasi goreng dan omelette untuk mu karena aku tau Lidah kampungan mu itu tidak akan bisa makan makanan seperti ini" ucap Kevin tersenyum sinis
"Ah tidak apa apa mas, terimakasih ini sudah lebih dari cukup kok" kata Anin tersenyum lantas ia pun berjalan menuju sofa dan mulai makan di sana.
Anin pun mulai makan makanan tersebut dengan lahap, maklumlah saat ini tidak sendirian karena makhluk hidup lain yang saat ini ikut bergantung padanya.
Di sisi lain, Kevin pun memakan Steak dan cheese potato nya dengan elegan. Sesekali ia pun melirik ke arah ponsel nya karena sedang memeriksa laporan dari rumah sakit.
.........
Di kediaman Adiwijaya saat ini, Anita terlihat begitu cemas dan gelisah bahkan ia tidak bisa memejamkan matanya.
"Mamah kenapa sih dari tadi gelisah seperti itu ?" tanya Milan
"Astaga papah ini gimana sih kok kelihatannya santai banget gitu. Mamah tuh cemas soal Kevin yang membawa si Anin ke pesta perusahaan" kata Anita mendelik tajam
"Untuk mamah cemas, bukan nya Angeline sudah memberitahu kan taktik nya. Mamah percaya saja sama anak dan menantu kita yang tidak akan gegabah"
"Iya sih tapi kan pah..."
__ADS_1
"Sudah jangan banyak tapi, istirahat saja cepat" kata Milan yang langsung memejamkan matanya.
"Hemmm baiklah" jawab Anita.
.........
Keesokan pagi nya, Anin yang masih terikat dalam mimpinya merasakan ada sesuatu yang menyentuh kakinya dengan kasar, Lantas hal itu pun membuat Anin perlahan lahan membuka matanya.
Terlihat disana Kevin yang sedang memandangnya tajam dan membangunkan nya dengan menendang nendang kaki Anin.
"Ma - mas Kevin" Kata Anin kaget yang membuat ia segera bangkit dari pembaringan nya di lantai.
Iya semalam Anin memutuskan untuk tidur di lantai di lapisi sebuah kain bedong milik Keenan. Tadinya ia ingin tidur di sofa tetapi tidak akan muat untuk 2 orang, dan kalaupun cukup kasihan keenan akan merasa tidak nyaman.
"Sudah bangun tuan putri ? Enak sekali ya jam segini baru bangun" kata Kevin dingin
"Maaf mas, semalam Anin kurang tidur karena Keenan rewel terus mungkin saja karena ini pertama kali nya ia tidur di tempat baru" jelas Anin.
"Alah alasan saja, cepat bersih bersih Aku tunggu 10 menit buat sarapan" kata Kevin.
Iya, entah karena kecapean ataupun bagaimana Semalam Kevin tertidur dengan nyenyak nya sehingga tidak mengetahui kalau Keenan rewel dan menangis.
"Baik mas" kata Anin yang langsung terburu buru mengambil pakaian nya dan Keenan lantas ia pun segera membersihkan dirinya dan sang anak.
15 menit berlalu, Anin belum juga selesai karena kini ia sedang memakai kan Keenan baju.
"Hey cepat lah, lelet sekali kau" kata kevin sambil melirik jam tangan yang dipakainya.
"Iya mas sebentar, ini sudah siap kok" kata Anin yang langsung menggendong Keenan.
"Ayo mas Aku sudah siap" ucap Anin tersenyum kepadanya.
Namun sebelum mereka melangkah, Kevin terlebih dahulu memberikan petuah nya kepada Anin.
"Ingat ya, saat di resto nanti kau tidak boleh berdekatan dengan ku minimal dari jarak 5 Meter. Dan jangan sampai ada orang yang curiga kepada kita. Anggap saja kita orang Asing yang tidak mengenal. Kau faham ?" ucap Kevin menekan setiap katanya.
"Iya mas Anin faham" kata Anin
"Ya sudah Ayo"
Setelah mengatakan hal itu, Lantas mereka berdua pun segera pergi sarapan.
.........
__ADS_1
Readers like nya mana nih ?😢