
๐ท ๐ท ๐ท
๐ธ Satu Bulan Kemudian ๐ธ
Kini telah tiba waktu acara yang sudah mereka rencanakan dari jauh-jauh hari. Sebelum acaranya di mulai mereka bersiap-siap terlebih dahulu.
"Gimana. Semuanya udah stand by. Nggak ada yang terlupakan?" tanya Revin memastikan lagi pada anggota Osis nya.
"Semuanya udah beres. Tinggal tentuin aja mau mulai acaranya kapan." jawab salah satu dari anggota Osis nya.
"Bagus. Sebelum mulai acaranya mari kita berdo'a terlebih dahulu. Semoga acara ini di beri kelancaran." kata Revin. Mereka pun menundukkan kepalanya dan berdo'a.
"Amiin.." ucap mereka bersamaan saat selesai berdoa.
"Kalian berdua udah siap?" tanya Revin pada Aldi dan Mia.
"Siap dong.." jawab Aldi dengan gaya tengilnya.
"Lu sendiri udah siap belum?" tanya Aldi balik pada Revin.
"Iya tuh. Awas aja nanti klo sampai buat kita malu." timpal Fero.
"Kita liat aja nanti." jawab Revin santai.
"Jani mana?" tanya Fani pada mereka.
"Ke toilet sama cewek gw." jawab Aldi.
Saat Fani ingin meninggalkan tempat itu.
"Mau kemana?" tanya Fero pada Fani.
"Mantau.." jawab Fani dan berlalu pergi meninggalkan mereka.
"Gw ikut." ucap Fero dan menyusul Fani.
"Dasar bucin." seru Aldi.
"Yang ngomong juga sama." celetuk Revin.
"Sialan lu." umpat Aldi.
Acara pun di mulai dari :
Pembukaan oleh pembawa acara
Menyanyikan lagu Indonesia Raya
Sambutan Kepala Sekolah
Sambutan Ketua OSIS
Menyanyikan lagu Hymne Guru dan Mars Sekolah
Menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun dan pemotongan kue ulang tahun oleh Kepala Sekolah
Acara tambahan (Dance,Tari Tradisional,Dll)
Penutup Acara
"Saya perwakilan dari Anggota OSIS mengucapkan terima kasih banyak untuk yang sudah menyaksikan acara Ulang Tahun Sekolah ini. Terutama untuk para Guru yang sudah membimbing kita menjadi murid yang berprestasi. Sehingga bisa membawa harum nama Sekolah kita yang tercinta. Seperti acara tahun lalu. Di acara Ulang Tahun Sekolah kali ini juga. Akan ada beberapa dari Anggota OSIS menyanyikan sebuah lagu. Semoga kalian yang berada di sini terhibur." ucap Vino.
"Ya,seperti yang di ucapkan oleh teman saya ini. Semoga kalian yang berada di sini terhibur. Saya persilakan kepada Aldi dan Mia untuk menaiki panggung." ucap Vina.
๐น Di Belakang Panggung ๐น
"Tuh,udah di panggil. Sana kalian berdua naik ke panggung." suruh Fero.
"Gimana. Penampilan gue udah oke kan?" tanya Mia sambil bergaya.
"Iya,iya udah oke." ucap Fani malas. Karena bukan sekali atau pun dua kali Mia menanyakan penampilannya pada Fani. Tapi sudah sekian kalinya Mia menanyakan hal yang sama.
"Inget lu ya,harus maksimal. Jangan sampai mempermalukan gue." ancam Fero pada Aldi.
"Selow. Lu tau gue kan?" tanya Aldi.
"Emang lu siapa?" tanya Revin balik.
"Ckk,gw kan idola para wanita di sini." ucap Aldi dengan bangganya.
"Idih,pedean." celetuk Jani dingin.
"Yaudah sono cepetan naik ke atas panggung." suruh Revin.
"Oke,," ucap Aldi dan Mia bersamaan.
Mereka berdua berjalan ke atas panggung sambil bergandengan.
"Ck,,dah key mau nyebrang aja lu berdua. Pake gandengan tangan segala." ucap Fani.
__ADS_1
"Sirik aja lu,wleee." kata Mia sambil menjulurkan lidahnya.
Mereka akan membawakan sebuah lagu dari PASHA feat ANDIEN_SAAT BAHAGIA.
"Yakin nih,mereka bisa nyanyi. Gue sih ragu. Secara,selama ini kan di sekolah kita. Mereka berdua terkenal sebagai pasangan yang tengil." kata salah satu murid di situ.
Saat bahagiaku duduk berdua denganmu
Hanyalah bersamamu
"Gue gak nyangka ternyata si Aldi bisa nyanyi juga. Suaranya lumayan juga lagi." kata salah satu murid.
Tak sanggup jauh dari dirimu
Ku ingin engkau selalu
"Njiirrr.. Gue kira si Mia cuma bisa teriak-teriak doang. Ternyata suaranya bagus juga klo nyanyi." kata murid lainnya.
Reff :
Tuk jadi milikku
Ku ingin engkau mampu
Ku ingin engkau selalu bisa
Temani diriku sampai akhir hayatmu
Meskipun itu hanya terucap
Dari mulutmu
Dari dirimu yang terlanjur mampu
Bahagiakan aku hingga ujung waktuku
Selalu
Seribu jalanpun ku nanti
Bila berdua dengan dirimu
Melangkah bersamamu
Ku yakin tak ada satupun
Yang mampu merubah rasaku untukmu
Ku ingin engkau selalu
Back to Reff :
Tak sanggup jauh dari dirimu
Ku ingin engkau selalu
Back to Reff :
"Terima kasih." ucap Aldi dan Mia bersamaan.
Prokk...prokk...prokk...
Semua yang berada di sana pun bertepuk tangan.
Aldi dan Mia turun ke bawah panggung. Di gantikan oleh Vino dan Vina naik ke atas panggung.
"Ya,itulah lagu pertama sudah di nyanyikan. Untuk lagu yang kedua kira-kira siapa ya." kata Vina.
"Ada yang tau enggak nih. Berikutnya siapa yang akan bernyanyi di atas panggung ini?" tanya Vino pada mereka semua.
"Siapa sih. Tumben banget key gini. Bikin kita penasaran aja deh." kata murid yang mulai kepo.
"Tau nih. Apa mungkin artis kali ya!" kata murid yang lain.
"Hmmm.. Keynya sih klo gue liat. Mereka enggak tau deh siapa yang akan bernyanyi berikutnya." ucap Vina pada Vino.
"Yah,,sayang banget ya. Padahal ini akan menjadi momen terlangka. Yang pasti sih menurut gue kalian enggak akan pernah menyangka. Karena yang akan menyanyi ialah orang yang sangat-sangat mustahil bernyanyi berduet di atas panggung ini." kata Vino.
"Woyy,,Vin. Ayolah panggil orangnya. Jangan buat kita penasaran." seru salah satu murid di situ.
Untuk yang bernyanyi berikutnya memang tidak ada yang tau. Karena akan menjadi surprise untuk di acara ini. Hanya anggota OSIS yang mengetahui.
"Tau nih. Enggak tau apa,jiwa kekepoan gue udah meronta-ronta." sungut salah satu murid yang sangat penasaran.
"Baiklah. Karena kalian semua sudah mulai penasaran. Jadi kita panggil pasangan duet." Vino memberi kode pada Vina. Vina pun menganggukkan kepalanya sekali sambil tersenyum.
"Revin dan Jani." seru Vino dan Vina bersamaan.
"What.. Revin dan Jani yang mana nih? Enggak mungkin si dua manusia es itu kan!"
"Namanya aja kli yang sama tapi orangnya berbeda."
Dan masih banyak lagi yang bertanya-tanya.
__ADS_1
๐น Di Belakang Panggung ๐น
"Kalian udah di panggil. Ke atas panggung sono." kata Fani.
"Iya tuh. Cepat gih. Jangan buat mereka mati penasaran." kata Fero.
"Lu aja situ yang mati." celetuk Jani.
"Jangan dong. Klo gue mati,nanti temen lo jadi janda muda hehehe." kata Fero sambil melirik ke Fani.
"Idih pedean lo. Lagian siapa juga yang mau berumah tangga sama lo." sungut Fani kesal.
"Abaikan mereka. Mendingan sekarang kalian ke atas panggung." kata Aldi.
Revin dan Jani pun jalan ke atas panggung. Saat mereka sudah berada di atas panggung. Banyak murid yang bertanya-tanya dan beberapa di antara mereka masih tidak percaya.
"What. Jadi mereka berdua yang akan bernyanyi."
"Gays pukul gue dong. Barangkali gue lagi halu."
"Pokoknya momen ini akan gue abadikan."
Dan masih banyak lagi yang mereka ucapkan.
Untuk pertama kalinya mereka berdua bernyanyi berduet dan akan membawakan sebuah lagu dari MERPATI_CARAKU MENYAYANGIMU.
Ajari aku tuk memahami hati-mu
Yang tak dapat ku mengerti
Tentang sesuatu yang kau ingin dariku
Haruskah kau mempertanyakan semua
Kesetiaan yang ku miliki
Di saat ragu datang menghampirimu
Ternyata kau salah menilai segalanya
Sifat dan sikapku yang selalu apa adanya
Di reff lagu,mereka berdua bernyanyi bersama. Semua orang yang berada di situ pun. Di buat hebo oleh ke romantisan mereka.
Reff :
Aku tak punya hati tuk mengabaikan dirimu
Akupun tak setengah hati untuk mencintaimu
Jangan kau kira ku selalu terdiam tak perduli
Karena tanpa kau sadari di belakangmu aku perhatikanmu
"OMG... Mereka so sweet banget."
"Sumpah. Mereka memang pasangan yang sempurna."
"Klo begini ceritanya sih,gue lebih baik mundur. Bersaing sama seorang Jani,kita tuh ibarat butiran debu."
"Gue pikir selama ini si Revin sama Jani enggak bisa nyanyi. Ternyata suara mereka berdua mantul banget. Selama ini kita tertipu dengan wajah mereka yang super dingin itu gays. Ternyata itu hanya menutupi kesempurnaan mereka."
Dan masih banyak lagi yang mereka ucapkan. Mereka sangat menikmati lagu yang Revin dan Jani nyanyikan.
Bagaikan angin yang berhembus perlahan
Dapat kau hirup dan kau rasa
Namun tak nampak dan tak terlihat mata
Begitu caraku tuk menyayangimu Mengungkapkan perasaanku
Sedari dulu ku tak ingin kau tahu
Back to Reff 2x :
"Terima kasih.." ucap Revin dan Jani bersamaan.
Prokk...prokk...prokk...
"Revin.. I love you!!" seru murid cewek yang sangat mengidolakan Revin.
"Jani.. Aku padamu." seru murid cowok yang sangat mengidolakan Jani.
"Cewek gue tuh." kata murid cowok yang memang menyukai Jani.
"Njiirrr. Sadar woyyy. Sejak kapan lu jadian sama dia. Lagian mana mau si Jani sama cowok dekil and kumel macam lo." kata si temannya.
"Sialan lo. Biar kumel-kumel gini,setidaknya gue udah laku. Dari pada lo jones." balas si murid cowok itu.
Di dunia ini tidak semua orang menyukai kita. Ada juga yang tidak menyukai kita. Seperti cewek yang satu ini. Ia sudah berada di situ saat Revin dan Jani bernyanyi.
"Gue enggak terima dan gue enggak akan pernah menyerah untuk memisahkan kalian berdua." kata Sarah dalam hati.
__ADS_1
Ya,cewek itu adalah Sarah yang sangat mencintai Revin. Tapi sampai saat ini cintanya hanya bertepuk sebelah tangan. Karena Revin tidak mencintai dirinya.