Cinta Atau Dendam

Cinta Atau Dendam
BAB 55


__ADS_3

Paula menekan tombol kamera dengan berat hati. Gadis itu


tersenyum kecut ketika melihat hasil jepretannya. Sosok Christian dan Sharon


yang saling menggenggam tangan. Christian


dengan senyum tulusnya, sedangkan Sharon. Terlihat jelas bahwa gadis itu


tersenyum terpaksa.


Paula tau, ia sangat mengetahui sosok Sharon. Gadis itu


telah mengenal Sharon sejak masa MOPD di sekolah ini. Mereka mulai bersama


sejak saat itu. Walau pada akhirnya tak satu kamar, Paula tetap setia menjadi teman Sharon-tepatnya-Sahabat.


Ia sama sekali tak memandang Sosok Sharon dari kekayaannya;


bagaimana gadis itu memilikki uang banyak, rumah mewah, Barang branded, penampilan glamour, ataupun lainnya. Paula hanya memandang sosok Sharon dari ketulusan hatinya.


Bagaimana sosok gadis biasa itu begitu tegar ketika tak ada


seorangpun yang mau menemaninya. Bagaimana


 


ketegaran


sosok Sharon ketika menghadapi Sikap Mrs.Huggens. Bagaimana ketika gadis itu


selalu giat belajar.


Paula sangat kagum dengan Sharon. Disaat-saat sulit pun, Sharon masih tetap mempertahankan beasiswanya.


Namun, Ada satu hal yang membuat Paula sedikit janggal. Sosok Verline.. gadis


dengan rahang tegas dan tubuh tegap-tinggi.


Gadis itu memang memilikki wajah yang manis. Tapi entahlah, gaya gadis itu membuat Paula mengernyit.


Kaos kaki panjang, syal tebal, jaket tebal, rambut yang err.. Paula benar-benar heran. Gadis bernama Verline itu ternyata satu kamar dengan Sharon.


Kecurigaan Paula semakin menjadi ketika

__ADS_1


mendengar suara kekehan pria di kamar Sharon. Gadis


itu akhirnya mulai menyelidiki perlahan. Ketika jam tidur-waktu tidur yang di tetapkan- ia akan terbangun. Mengendap-endap menuju


Kamar Sharon.


Dan ia mengintip disana..


Flashback


 


Paula


berjalan mengendap-endap menuju kamar Sharon. Gadis itu melirik ke kanan dan ke


kiri berharap tak ada melihatnya. la menghela nafas lega ketika tak ada seorang


pun di lorong asrama.


Paula


menelan ludahnya susah payah. Dengan tangan sedikit bergetar ia menarik handle


Gadis itu


menutup mulutnya. Ia hampir saja memekik melihat sosok tampan yang tampak


Shirtless. Pria itu hanya memakai celana pendek tanpa kaos yang menutupi


tubuhnya.


Tubuhnya


begitu kekar, otot bisepnya.. ya tuhan ... benar-benar keindahan.


Garis wajah


yang benar-benar dewasa, bibir yang merah alami, cambang tipisnya, dan.. mata


hijau pria itu.


Paula terus

__ADS_1


menatap pria itu. Hingga sosok Sharon muncul mendekatinya. Pria itu tampak


tersenyum lebar ketika Sharon memakai sebuah wig. Mereka tertawa renyah


bersama. Kemudian terakhir kali yang Paula lihat pria itu mencium kening


Sharon.


 


Paula terlalu Shock dengan apa yang ia lihat. Ia memutuskan


ıwtuk segera kembali ke kamarnya.


Flashback off*


Paula mulai menebak-nebak siapa pria itu. Hingga malam-malam selanjutnya ia mulai kembali


menyelidikki. Akhirnya teka-teki yang ia rangkai pun terpecahkan.


Ternyata sosok itu adalah Verline. Ya, Verline.


Entah apa motif pria tampan itu berubah menjadi seorang


gadis. Hingga kehadiran sosok Deril yang di perkenalkan oleh Sharon. Membuat


Paula terkejut. Sekarang ia tahu, gadis bernama Verline itu ternyata orang yang sama.


Paula menutupi seluruh keterjutannya


dengan selalu bersikap biasa. Ia pura-pura kagum dengan sosok Deril yang tampan. Ia selalu menggoda Sharon dengan hal


yang biasa ia lakukan.


Hingga Dua bulan yang lalu, ia melihat Deril dan Sharon bertengkar. Entah apa yang mereka ributkan. Paula segera melangkahkan kakinya untuk menjauh, namun


 


semuanya    terlambat  ketika   Deril    telah   berada   di


hadapannya.


TBC

__ADS_1


__ADS_2