
Anin merasa aneh karena ini pertama kalinya ia menghadiri acara sekolah anak-anak,ia tidak tahu dan bingung harus bagaimana.Namun karena ini sudah pekerjaannya mau tidak mau ia harus bisa bersikap profesional,tuan Faren memahami kepanikan perempuan yang duduk di sampingnya itu sambil sesekali ia mengajak Anin mengobrol.
Beberapa saat kemudian mereka tiba di depan sekolah Khloe,nampak parkiran penuh dengan mobil-mobil mewah karena sekolah tersebut identik dengan kalangan orang-orang elit. Tuan Faren membukakan pintu untuk Anin sembari menggandengnya keluar bersama,sambutan para guru-guru membuat tuan Faren sibuk dan tak menghiraukan suasana.
"Selamat datang tuan Faren,saya senang sekali dapat bertemu dengan anda"
ucap pengasuh Khloe
"Maaf jika kali ini saya baru sempat hadir"
"Oh tidak masalah tuan,justru momen ini adalah hal yang paling di tunggu-tunggu oleh semua siswa dan juga para orang tua tentunya. Kalau begitu mari saya tunjukkan tempat duduk anda tuan"
Anin tidak canggung berada di antara orang-orang kaya itu,ia duduk di kursi sebelah tuan Faren menikmati rangkaian acara. Khloe dan teman-temannya membawakan pertunjukan di acara perpisahan itu,nampak tuan Faren begitu memperhatikan putra kecilnya itu. Setelah selesai Khloe berlari menghampiri tuan Faren dan juga Anin yang duduk di bagian depan,melihat Anin berada di sana membuat Khloe merasa sangat senang.
"Aunty Anin"
"Halo sayang"
"Tante ikut daddy kesini?"
"Iya"
"Aku senang banget aunty mau ikut"
"Kamu bagus banget tadi nyanyinya"
"Makasih aunty"
Khloe dan Anin saling bercanda dan bercerita kegiatan putra semata wayang tuan Faren di sekolah,a begitu akrab seperti ibu dan anak sesungguhnya. Sebelum pulang kepala sekolah meminta agar tuan Faren mau di ambil fotonya bersama Khloe untuk cover majalah bulan depan. Sempat menolak karena dirinya tidak ingin terekspos namun karena bujukan Anin agar momen ini bisa menjadi kenang-kenangan untuk Khloe akhirnya ia setuju.
"Oke saya mau asalkan kamu juga ikut"
ucap tuan Faren pada Anin
__ADS_1
"Tapi tuan,ini acara anak dan orang tua"
"Lalu kenapa? bukankah kamu kesini sebagai ganti mamanya Khloe?"
"Tapi jika untuk hal semacam ini menurut saya terlalu berlebihan"
"Ayolah aunty Anin,biar daddy mau foto"
rengek Khloe memohon
Melihat Khloe membuat Anin merasa tidak tega,ia tidak ingin merusak suasana hati anak kecil itu.
"Baiklah tuan,tapi saya lakukan ini semua karena Khloe"
"Okay"
Ketiganya berdiri di depan properti yang sudah di sediakan,meski Anin sedikit menjaga jarak tetapi sang fotografer tetap memaksa agar ia lebih dekat supaya mendapatkan angel yang bagus. Akhirnya tuan Faren terpaksa merangkul pinggang Anin dan gaya itupun sesuai dengan tema majalah keluarga harmonis bulan depan.
Setelah selesai mereka bertiga segera pergi menuju mobil untuk pulang,namun siapa sangka jika ada kejadian kurang mengenakan yang di lakukan oleh beberapa wali murid teman Khloe kepada Anin.Mereka membicarakan Anin seolah-olah dia adalah dalang perusak rumah tangga keluarga tuan Faren.
"Ih masak sih jeng,kelihatannya dia orang baik-baik"
"Eh jaman sekarang tuh jangan terlalu percaya dengan cover,bisa aja luarnya polos eh dalamnya kek wanita murahan"
Anin mendengar itu semua dan membuatnya sedikit merasa tersinggung,tuan Faren yang mengetahuinya mencoba menenangkan Anin dan memintanya supaya tidak mendengarkan kata-kata mereka.
Sepulang dari sekolahan Khloe tuan Faren meminta agar mampir ke rumah dahulu,namun siapa sangka jika kedua orang tua tuan Faren hari ini datang. Meski sedikit terkejut ia merasa hal ini normal-normal saja,tuan Faren meminta Anin supaya ikut turun menemui mereka.
"Tuan sebaiknya saya pulang saja,lagipula tugas saya sudah selesai"
"Ikut masuk kata saya"
"Tapi tuan?"
__ADS_1
"Ini perintah"
Akhirnya Anin mengikuti kemauan tuan Faren,orang tua tuan Faren yaitu nyonya Mega dan tuan Felix menyambut kedatangan mereka,Khloe yang begitu senang langsung berlari ke pelukan opanya itu.
"Opa"
"Hay sayang"
"Kok papi sama mami gak ngomong dulu kalau mau kesini?"
tanya tuan Faren
"Harus ya ke rumah anak sendiri pakai janjian dulu?lagipula mami sama papi kesini buat ketemu dengan Khloe"
"Bukan gitu,maksud Faren kan tadi bisa nyuruh sopir buat jemput papi sama mami di bandara"
"Gak perlu,lagian papi kamu udah bawa pengawal juga"
"Oh ya mi kenalin,ini Anin. Dia asisten pribadi aku"
"Ganti lagi? bukannya dulu Diana?"
"Diana terlalu sibuk ngurus projek kantor,jadi aku harus punya dua asisten satu untuk urusan kantor satu untuk urusan pribadi"
"Salam kenal tante,saya Anin"
"Salam kenal juga saya maminya Faren,semoga kamu betah ya kerja sama dia. Dia itu terkenal kejam kalau sama karyawan-karyawannya"
"Ah tidak juga tante,hal seperti itu wajar antara atasan dan bawahan"
"Oh ya ayo masuk"
Mereka mengobrol di ruang tamu sembari bercerita tentang kegiatan sekolah Khloe,cucu semata wayangnya itu juga bercerita jika ia merasa sangat senang karena Anin hadir di acaranya tadi. Nyonya Mega dan Tuan Felix sadar bahwa ada yang berbeda di Anin sehingga bisa membuat cucu mereka begitu menyukai perempuan itu.
__ADS_1
"Oh ya Mi,Pi aku keatas dulu ya"
"Iya sayang"