CINTA BEDA USIA SANG DUDA KAYA

CINTA BEDA USIA SANG DUDA KAYA
EPISODE 29


__ADS_3

Sudah satu bulan sejak kembalinya Anin ke kampung,ia asyik menekuni bisnis catering bersama bibinya sedangkan tuan Faren mulai gelisah dengan semua ini. Pencariannya masih saja tidak membuahkan hasil hingga akhirnya ia mencari tahu dari teman-temannya di kantor lamanya yaitu DUA MITRA.


Salah satu teman Anin yang bernama Putri tidak berani membuka sedikit saja info tentang Anin yang kembali ke kampung halamannya,karena jika ia sampai memberitahu pada tuan Faren terpaksa sahabatnya itu tidak akan hadir di acara pernikahannya bulan depan.


"Benar kamu tidak tahu dimana Anin?"


tanya tuan Faren kepada Putri


"Saya sungguh tidak tahu tuan,terakhir kami berhubungan saat Anin masih bekerja di perusahaan anda"


"Kamu tahu alamat Anin di kampung?"


"Saya hanya tahu kotanya tidak dengan alamat detailnya"


"Dimana?"


Putri pun memberitahu daerah tempat Anin tinggal,meski mustahil untuk mencari Anin di tempat itu namun tuan Faren tidak mau menyerah. Ia mengerahkan seluruh anak buahnya ke daerah itu sampai menemukan keberadaan Anin.


Di sisi lain hubungan tuan Felix dan putranya semakin memburuk,perbedaan pendapat akan perjodohannya dengan Diana semakin memicu emosinya. Diana sendiri berusaha membicarakan ini semua dengan ayahnya,karena selama ini ia tidak pernah memiliki perasaan sedikitpun kepada atasannya itu. Hubungan mereka hanyalah sebatas rekan kerja dan tidak lebih,apalagi di hati Diana sekarang ia hanya ingin memperjuangkan perasaannya kepada Diego.


Diego yang saat itu masih bertugas di Cirebon mendengar kabar tentang Anin yang mengundurkan diri dari perusahaan tak lama setelah ia pindah tugas,Diego langsung menghubungi Anin yang saat itu sedang sibuk mengurus bisnisnya.


Anin melihat ponselnya terus berdering dan melihat nama Diego di layarnya,ia buru-buru menjawabnya


"Halo Assalamualaikum Die?"


"Wa'alaikumsalam Nin"


"Hey kamu apa kabar?"


"Kabar aku baik? kamu sendiri gimana?"


"Alhamdulillah aku baik kok,tumben telfon ada apa?"


"Kangen lah Nin,kamu gak kangen apa sama aku? udah hampir tiga bulan kita gak ketemu"


"Berlebihan sekali,baru juga dua bulan Die."


"Oh ya aku dengar-dengar kamu resign?"


"Kamu tahu dari mana?"


"Diana"


"Nona Diana cerita ke kamu?"


"Iya,dia merasa bersalah karena artikel itu kamu jadi resign"


"Artikel?"


"Iya artikel tentang pertunangan Faren dan Diana"


"Oh bukan,aku resign karena memang udah capek aja kerja di kota. Aku ingin pulang dan merintis karir di kampung"


"Jadi kamu pulang kampung?"

__ADS_1


"Iya"


"Kalau boleh tahu dimana"


"Untuk apa?"


"Ya cuma pengen tahu saja,siapa tahu nanti kapan-kapan aku bisa mampir"


"Tapi kamu janji jangan beritahu kepada tuan Faren?"


"Iya janji,jadi dimana?"


Anin pun mengatakan semuanya kepada Diego alasan ia resign hingga memutuskan untuk pulang ke kampung halaman,Diego sendiri terkejut dan tak menyangka bahwa tuan Felix tega melakukan itu semua.


"


Setelah pembicara itu berakhir Diego langsung memberitahukan semua informasi yang ia dapatkan kepada Diana,wanita sepintar Diana saja tidak habis pikir atas apa yang tuan Felix lakukan kepada Anin. Kali ini Diana benar-benar akan membuat rencana kedua orang tuanya gagal,ia tidak ingin menikah tanpa ada perasaan sedikitpun bahkan jika ada rasa ia tetap tidak ingin melakukannya karena Diana tahu atasannya hanya tertarik pada Anin begitu sebaliknya.


Selama satu bulan ini Diego dan Diana menyusun rencana untuk membatalkan pertunangan itu,namun anehnya Diego sendiri justru mau membantunya dengan alasan ia sudah ikhlas jika memang Anin harus bersama orang lain. Tetapi siapa sangka jika perasaan Diego ke Diana kembali tumbuh,bahkan akhir-akhir ini ia rela bolak balik Cirebon Jakarta hanya untuk menemui dan membantu Diana.


Hari ini ada acara pertemuan dua keluarga di rumah tuan Faren,Diana bersama ayahnya datang memenuhi undangan tuan Felix.


"Selamat datang Wirya"


ucap tuan Felix kepada ayah Diana


"Terima kasih telah mengundang kami kemari"


"Sama-sama,sudah lama kita tidak bertemu sejak terakhir kali launching perusahaan Faren"


"Iya tuan Felix anda benar sekali"


"Wah saya jadi merasa tidak enak"


"Tidak apa,bukan benar begitu Diana?"


"I iya om"


"Kalau begitu kita ke meja makan,istri saya sudah memasak hidangan spesial untuk malam ini"


Mereka berjalan menuju meja makan,di sana nyonya Mega di bantu asisten rumah tangga sedang menyiapkan makan malam.


"Mbak Mega apa kabar?"


tanya ayah Diana


"Hey selamat datang mas Wirya"


"Makin muda saja kelihatannya?"


"Wah mas Wirya bisa saja,Diana ayo duduk"


"Terima kasih tante"


"Faren mana mi?"

__ADS_1


tanya tuan Felix


"Masih di atas dengan Khloe,biar mami panggil"


"Tante biar saya saja"


"Oh baiklah Diana"


Diana pun naik ke atas menuju kamar tuan Faren,namun sesampai di sana tuan Faren justru tidak ada. Ternyata ia sedang berada di dalam kamar Khael membantunya menyiapkan diri


"Ehem"


suaraDiana membuat mereka berdua menoleh


"Hey Di"


"Halo tante Diana"


teriak Khloe


"Malam tuan,hay Khael"


"Kamu sudah lama?"


"Baru saja tuan,oh ya tuan sebelum kita mulai makan malam ada sesuatu yang ingin saya sampaikan mengenai nona Anin"


"Kamu sudah dapat info dimana ia tinggal?"


"Sudah pak"


"Dimana Di?"


"Tapi sebelum saya katakan,ada sesuatu yang lebih penting yang harus saya sampaikan pada tuan"


"Apa,katakan saja"


"Mengenai alasan nona Anin resign"


"Kenapa dia?"


"Ternyata nona Anin resign bukan karena melihat dan mendengar artikel soal pertunangan kita tuan"


"Lalu??"


"Papi anda,beberapa hari sebelum nona Anin resign ia sempat menemuinya dan meminta supaya nona Anin pergi dari kehidupan anda,ia juga sempat menawarkan cek sebesar seratus juta agar nona Anin mau berhenti mendekati anda. Menurut tuan Felix,nona Diana berusaha untuk menggoda anda dan membuat anda menjadi miliknya,karena merasa harga dirinya di injak-injak akhirnya nona Anin memutuskan untuk mengundurkan diri dan pergi dari kehidupan anda"


"Kamu tahu dari mana?"


"Diego,saya meminta dia untuk menghubungi nona Anin beberapa waktu lalu. Ia menceritakan semuanya namun melarang Diego untuk memberitahukan hal ini pada anda karena sudah berjanji,oleh karena itu Diego menceritakan semuanya pada saya dan saya menyampaikan hal ini pada anda"


"Benar-benar keterlaluan papi,mau sampai kapan dia ikut campur urusan pribadi aku"


"Tapi maaf tuan sebelumnya,sampai sekarang saya belum tahu dimana alamat pasti rumah nona Anin. Diego bilang nona Anin meminta Diego menemaninya ke pernikahan salah satu sahabatnya Sabtu besok,dan saya rasa itu adalah satu-satunya kesempatan agar anda dapat bertemu dan bertanya langsung kepada nona Anin"


"Terima kasih Diana,untuk hal itu tolong kamu merundingkan dengan Diego. Kali ini biar aku selesaikan urusan papi dan membatalkan rencana gilanya ini,mami sendiri sudah hilang kesabaran mengikuti semua kemauan papi yang serba harus di laksanakan"

__ADS_1


"Baik tuan"


"Kalau begitu kita turun sekarang"


__ADS_2