CINTA BEDA USIA SANG DUDA KAYA

CINTA BEDA USIA SANG DUDA KAYA
EPISODE 73


__ADS_3

Akhirnya hari yang di tunggu telah tiba Anin dan tuan Faren malam ini berangkat menuju hotel bersama keluarga besar,sementara di ballroom semua dekorasi sudah tertata rapi untuk besok. Dalam hitungan jam Anin akan menjadi istri sah tuan Faren,ia merasa nerveous untung saja ada Putri yang selalu stay menemaninya. Sebagai sahabat sekaligus pengiring wanitanya besok,tak lupa Diana juga bersamanya nanti menuju akad dan pembuktian cinta antara Anin dan Faren.


Malam itu Anin di larang bertemu dengan tuan Faren sampai besok,sementara ia hanya dapat berdiam diri di kamar bersama Putri dan juga Diana.


Sementara itu nyonya Mega bolak balik mengecek keadaan mereka dan menanyakan supaya Anin tidak terlalu tegang,sementara itu di cafe hotel tuan Faren,Diego,Andrew dan mitra kerjanya yang lain menikmati pesta lajang yang sengaja Diego adakan untuk menyambut hari bahagia sahabatnya itu. Mereka bercanda dan memainkan game kecil-kecilan untuk memeriahkan suasana,namun tiba-tiba Bella datang menghampirinya dan membuat semua yang berada di sana terdiam.


"Ngapain kamu di sini?"


tanya tuan Faren dengan nada tidak senang


"Selamat ya,akhirnya kamu bisa menemukan pelayan baru"


ucap Bella dengan senyum licik di sudut bibirnya


"Apa maksud kamu?"


"Emb,bukannya dia mama baru Khael sekaligus pemuas nafsu kamu"


"jaga ucapan kamu"


bentak tuan Faren


"Aku dengar-dengar dia gadis desa ya? kok mau sih jadi budak sexs kamu"

__ADS_1


Tuan Faren geram dan ingin menampar wajah mantan istrinya tersebut,namun dengan sigap Diego memegangi tangan sahabatnya itu dan mencoba meredamkan suasana.


"Kalau tujuan loe kemari cuma buat merendahkan diri sendiri,sebaiknya loe pergi sekarang juga"


ucap Diego yang di balas tawa oleh Bella


"Diego,Diego kok kamu mau sih selalu mengalah dari dia? bukannya kamu juga sempat sama calon istri Faren?"


"Dia memang pernah suka sama calon istri aku,tetapi meski begitu dia tidak pernah licik seperti kamu"


jawab tuan Faren


"aku kesini cuma mau ucapkan selamat,tapi sepertinya kedatanganku sama sekali tidak di hargai"


"Okey,aku akan pergi setelah bertemu dengan Khael"


"Jangan mimpi kamu,dan jangan pernah lupa bahwa hak asuh Khael jatuh di tangan saya"


Bella membuang muka dan meninggalkan tempat itu,ia berjalan menuju lobby dan tak sengaja bertemu dengan tuan Felix


"Bella...."


"Hay mantan papi mertua,apa kabar pi?"

__ADS_1


"Baik,kamu mau ngapain disini?"


"Wow sepertinya anak dan bapak tidak suka ya atas kehadiran aku di sini?"


"Kami sudah tidak ada hubungan apapun sama kamu ataupun keluarga kamu,jadi saya minta stop ganggu kehidupan Faren ataupun Khael"


"Hmmm,ku kira selera papi itu berkelas. Ternyata cuma gadis desa yang akan menjadi pemuas sexs putranya"


"Jaga ucapan kamu,saya tidak segan-segan menuntut kamu atas pencurian properti anak saya"


"Bukankah itu hak saya juga pi? selama saya menikah dengan Faren seharusnya saya dapat harta gono gini ketika cerai,tetapi justru cacian dan hinaan yang saya terima"


"Kamu tidak pantas mendapatkan itu semua,seharusnya kamu berkaca bagaimana kamu meninggalkan anak dan suami kamu hanya demi selingkuhan yang tidak tahu diri itu. Jujur saja menantu saya memang gadis desa,tetapi attitudenya jauh lebih berkelas dari pada kamu"


Tuan Felix tersenyum dan meninggalkan Bella yang masih berdiri di lobby sambil mendengus kesal,ia tidak terima dengan perkataan tuan Felix tadi.


Keesokan harinya semua orang ribut dengan urusan masing-masing,MUA dan juga perancang busana sudah tiba dan bersiap membantu Anin merubah dirinya hari ini. Sementara itu kedua keluarga sudah bersiap dan segera turun ke ballroom hotel,tak lama di susul tuan Faren dan para pendamping pria memasuki ballroom. Anin yang sudah selesai dengan polesan make up nya tiba-tiba merasa nervous parah dan meminta tambahan waktu untuk menenangkan diri,hal itu terdengar hingga ke telinga tuan Faren. Ia hendak menghampiri Anin namun di cegah oleh Andrew karena takut pamali,akhirnya setelah lima belas menit menunggu Anin memasuki ruangan di temani oleh Putri dan Diana.


Semua tamu berdiri dan menatap ke arah Anin,dengan tampilan look make up sunda siger modern Anin tampak cantik bak seorang putri kerajaan. Air mata bibi nya menetes merasa bahagia karena akhirnya bisa mengantarkan putri sahabatnya menuju pelaminan,tak hanya bibi Anin saja. Tuan Faren hampir menangis melihat Anin yang berjalan menuju meja akad menghampiri dirinya.


Anin duduk di sebelah tuan Faren kemudian penghulu memulai acara akad nikah yang berlangsung khidmat,mencantumkan mahar berupa saham perusahaan,satu buah bangunan real estate dan juga logam mulai seberat tiga ratus tiga puluh kilogram menjadi lambang cinta tuan Faren kepada Anin. Hingga akhirnya para tamu mengucapan kata SAH dan Anin mencium tangan laki-laki di hadapannya yang telah resmi menjadi suaminya itu.


Semuanya sangat senang dan acara berjalan dengan lancar,tahap demi tahap hingga tak terasa hari beranjak gelap. Tamu-tamu yang hadir semakin banyak dan acara berjalan meriah dengan hiburan dari para bintang tamu papan atas,pernikahan Anin dan tuan Faren menjadi pernikahan termewah bulan ini. Dengan memberikan souvenir berupa logam mulia dan juga beberapa dorprice utama sebuah rumah,mobil,dan saham.

__ADS_1


Di akhiri dengan penerbangan lampion ke langit menjadi tanda akhir dari pesta malam itu,semua tamu sangat senang dan pulang dengan buah tangan yang memuaskan.


__ADS_2