CINTA BEDA USIA SANG DUDA KAYA

CINTA BEDA USIA SANG DUDA KAYA
EPISODE 43


__ADS_3

Anin berjalan di taman dan duduk di sebuah bangku,tiba-tiba Tasya muncul dan duduk di sebelahnya


"Tasya..."


panggil Anin yang terkejut


"Hay"


"Kamu apa kabar?"


"Kabar aku jauh lebih baik dari pada kemarin,terima kasih Anin sudah membantu aku speck up ke Daniel"


"Tapi Sya,aku masih bingung dengan semua itu. Aku masih gak menyangka kalau Arya bisa melakukan itu semua"


"Kamu perlu bukti kuat?"


"Mungkin,dengan begitu aku bisa lebih membantu kamu untuk memperjuangkan keadilan"


"Sekarang kamu ikut aku"


"Kemana?"


"Sudah ikut saja"


Anin akhirnya mengikuti Tasya ke sebuah apartemen di dekat central Park,mereka masuk ke sebuah unit dan betapa terkejutnya Anin melihat tuan Faren yang ada di sana.


"Tuan Faren? Bagaimana anda bisa ada di sini?"


"Jadi Nin,dia adalah orang yang sudah membantu aku keluar dari rumah sakit jiwa. Dia juga memberikan aku apartemen ini untuk tempat tinggal"


"Kalian tidak kerja sama untuk membuat hubungan aku dan Arya hancur kan?"


"Tadinya memang begitu Nin,tapi tujuanku hanya menghancurkan Arya bukan kamu. Di sini semua bukti sudah ada,tagihan aborsi rumah sakit aku atas nama papanya Arya,tagihan rumah sakit jiwa atas nama Arya dan beberapa lainnya. Di sini juga tertera jika aku dan Arya adalah mahasiswa yang sama di sebuah universitas di Itali,ada juga beberapa foto kebersamaan kami saat tinggal satu rumah"


Anin melihat semua bukti itu,ia masih tidak menyangka jika apa yang ada di hadapannya itu nyata. Ia meneteskan air mata saat mengetahui laki-laki yang membuatnya jatuh cinta itu ternyata tak sebaik yang di pikirkan.

__ADS_1


"Lalu apa yang akan kamu lakukan dengan semua ini Sya?"


"Tuan Faren akan bantu aku buat menuntut Arya dan keluarganya,aku yakin kali ini benar-benar menemukan seseorang yang memang tulus membantu aku seperti kamu dan tuan Faren"


"Seperti janji aku sama kamu,aku akan bantu kamu untuk mendapatkan keadilan"


"Oh ya satu lagi Nin,aku ingin tunjukkan sesuatu sama kamu"


Tasya memutar percakapan nya dengan Arya waktu di pos kemarin,ia sengaja melakukan itu untuk membuktikan bahwa Arya memang melakukan semua kejahatan tersebut.


Anin terduduk lemas setelah mendengar rekaman tersebut,ia menangis sejadi-jadinya dan tidak menyangka jika Arya seperti itu. Tuan Faren yang ada di sampingnya mencoba menenangkan dengan cara menepuk bahu Anin


"Kamu yang sabar,aku tidak bermaksud membuat hubungan kamu rusak atau membuat rencana pertunangan kamu berantakan"


ucap Tuan Faren


"Terima kasih sudah memberi tahu saya tentang kebusukan Arya sebelum aku menjadi istrinya,maafkan saya jika selama ini ada salah pada tuan. kalau begitu saya permisi"


"Anin tunggu"


"Aku ingin kamu tahu satu hal,kalau sebenarnya aku sudah tahu alasan kamu resign selama ini. Dan papi juga mau minta maaf sama kamu kalau beliau ada salah"


"Iya aku sudah memaafkan om Felix,aku harusnya juga sadar kalau aku tidak berhak ada di kehidupan tuan"


"No Anin,papi sudah ijinkan aku untuk bersama kamu. Dia juga tidak keberatan jika kamu akan menjadi mama pengganti untuk Khael"


"Tidak tuan,saya rasa tidak sepantasnya saya yang bukan siapa-siapa ini ada di posisi itu"


"Nin Plis,aku sayang sama kamu,aku cinta sama kamu Nin. Aku ingin kamu menjadi mama untuk Khael dan ibu dari anak-anak kita nanti"


"Maaf tuan sekali lagi saya tidak bisa,meskipun om Felix berkata demikian saya tetap tidak bisa. Saya permisi tuan"


Anin pergi dengan luka serta sedikit kebahagiaan di hatinya,ia sangat kecewa kepada Arya namun ia juga sedikit bahagia karena sekarang tuan Felix tidak lagi membencinya. Tetapi meski begitu Anin tidak ingin terburu-buru berpaling hati,karena sekali saja ia membuka hati justru hanya kecewa yang ia dapatkan.


Saat ia kembali ke rumah Arya sudah menunggunya,ia begitu mencemaskan Anin karena seharian ini tidak ada kabar.

__ADS_1


"Nin kamu dari mana saja? aku khawatir sama kamu"


"Kamu tidak perlu khawatir lagi sama aku mas,sekarang yang perlu kamu khawatirkan adalah bagaimana caranya supaya kamu bisa menebus segala kesalahan yang ada di masa lalu"


"Masih soal wanita itu? harus berapa kali aku bilang Nin kalau semua yang dia katakan itu tidak benar"


Anin mengambil ponsel nya dan memutarkan rekaman suara perdebatan nya dengan Tasya di pos kemarin.


"Ka kamu dapat itu dari mana?"


"Gak perlu tahu dari mana,tapi yang jelas ini sudah cukup membuktikan kalau semua yang Tasya ceritakan itu benar"


"Hahaha jadi kalian kerja sama?"


ucap Arya sambil tidak berhenti tertawa


"Aku heran sama kamu mas,sudah terbukti bersalah tapi masih saja bisa tertawa seperti ini?"


"Justru aku menertawakan kalian yang begitu bodohnya percaya kalau bisa menjadikan semua itu sebagai bukti"


"Terserah kamu mas,cukup tahu kalau hubungan kita sampai disini saja. Ini cincin kamu aku kembalikan"


ucap Anin sembari meletakkan cincin di tangan Arya


"Anin tunggu,kamu tidak memutuskan ini begitu saja"


"Kenapa tidak bisa? lagian cincin ini hanya bukti cinta kamu ke aku bukan pertunangan secara resmi"


"Pokoknya aku tidak mau seperti ini Nin"


"Terserah kamu mas,dan mulai sekarang jangan datang-datang kemari dan hubungi aku lagi"


ucap Anin sembari pergi masuk ke dalam rumah


Arya terlihat begitu marah karena lagi-lagi rencana yang sudah ia tata matang-matang harus berantakan hanya karena wanita bernama Tasya itu. Ia bahkan merencanakan hal bodoh untuk menghilangkan Tasya dari kehidupannya tetapi semuanya terlambat,tuan Faren dan Tasya sudah membawa kasus ini ke ranah hukum dan akan segera di proses. Usaha tuan Faren untuk membuat Anin dan Arya berpisah akhirnya berjalan dengan lancar,tak sia-sia ia meminta anak buahnya mencari informasi tentang Arya dan keluarganya sampai ke akar-akar. Kini ia hanya menunggu waktu sampai Arya masuk ke dalam penjara kemudian ia bisa kembali mendekati Anin dan mencoba mendapatkan hatinya kembali. Apalagi papinya sudah merestui jika mereka berniat untuk menjalin hubungan hingga ke jenjang yang lebih serius,tetapi nyonya Mega sedikit khawatir karena putranya itu sekarang jauh lebih sensitif dan akan melakukan segala cara demi mendapatkan semua yang di inginkan.

__ADS_1


Sementara itu saat polisi datang di kediaman Arya ia mencoba menghindar,ia meminta kuasa hukumnya untuk menangani kasus ini hingga sementara waktu dirinya harus mendekam di penjara sampai kasus ini benar-benar akan di bawa ke meja hijau.


__ADS_2