
Hari ini kantor tidak begitu ramai,beberapa karyawan menyiapkan kegiatan masing-masing karena besok adalah hari weekend. Anin saat ini sedang sibuk menuju Cilacap untuk menemani Putri yang bersiap di acara penikahannya,sesampainya di stasiun sepupu Anin langsung menjemputnya.
"Mbak Anin ya?"
"Iya betul,mas Arya?"
"Iya mbak,mari ikut saya"
Anin masuk ke dalam mobil milik sepupu Putri itu dan pergi menuju kediaman Putri,sesampai di sana suasana begitu riuh para laki-laki mempersiapkan tempat sedangkan para ibu-ibu memasak seperti biasa. Putri menyambut kedatangan Anin dengan sangat senang,ia memeluk Anin dengan senyuman hangat.
"Duh yang besok nikah,kayaknya udah gak sabar banget"
"Bahagia banget Nin,akhirnya aku dan mas Adit bisa sampai ke pelaminan"
"Selamat ya sekali lagi,aku ikut senang"
"Kamu kapan dong nyusul?"
"Nanti"
"Oh ya Nin beberapa hari lalu tuan Faren datang loh ke perusahaan ku"
"Hah,ngapain dia?"
"Dia nyari kamu"
"Terus kamu kasih tahu ?"
"Iya,tapi cuma nama daerah kamu saja kok,gak sampai ke detail alamat"
"Aduh Put kamu gimana sih,nanti kalau tuan Faren tahu gimana"
"Santai saja,daerah kamu kan luas mana mungkin semudah itu buat dapat alamat kamu"
"Oh ya Put,tadi yang jemput aku siapa?"
"Oh itu anak budhe,yang pengusaha sawit.Kenapa? kamu suka kan?"
"Apaan sih Put,aku cuma tanya saja. Lagian kenapa gak kamu aja sih yang jemput?"
"Kamu kan tahu sendiri aku sudah di pingit"
"Hmm iya iya,jadi apa yang bisa ku bantu?"
"Udah kamu duduk aja temani aku di kamar,lagipula nanti malam aku harus bersiap untuk di henna"
"Seribet itu ya Put kalau nikah?"
"Ya kurang lebihnya begitu,tapi bahagianya lebih dari itu"
Putri dan Anin saling bercanda gurau di kamar hingga tiba-tiba Anin mendapatkan telfon dari nomer tak di kenal.
"Siapa Nin?"
"Gak tahu,nomer tak di kenal"
__ADS_1
"Angkat aja,siapa tahu penting"
"Okay"
Anin mengangkat ponselnya
"Halo"
"Halo Nin kamu dimana?"
"Diego?"
"Iya ini aku Diego,aku ganti nomer karena ada beberapa gangguan di ponselku yang lama"
"Oh,aku di rumah Putri. Baru aja datang,kenapa?"
"Malam ini keluar yuk"
"Kemana?"
"Kita cari baju buat ke acara teman kamu besok"
"Gak usah Di,aku ada baju kok"
"Udah ikut aja,sekalian aku mau beli kemeja"
"Ya udah deh,sore ini aja ya soalnya nanti malam ada acara di sini"
"Okay deh,aku jemput dimana?"
"Nanti aku share lokasi aja"
"Siapa Nin?"
"Diego,laki-laki yang pernah aku ceritakan padamu"
"Oh yang nembak kamu berkali-kali itu"
"Iya"
"Ngapain dia?"
"Minta di temani nyari kemeja,aku ngajak dia buat datang ke acara kamu"
"Oh bagus dong"
"Gak apa kan put?"
"Gak apa kok,santai aja lagipula selama kamu belum punya pasangan bebas-bebas aja mau jalan sama siapapun"
"Gak gitu juga konsepnya"
"Ya udah aku mau ke belakang dulu mengambil cemilan buat kamu"
"Gak usah repot-repot Put"
__ADS_1
"Udah santai aja"
Sore hari tepat pukul 17.00 Anin di jemput oleh Diego di depan gang masuk ke rumah Putri,hari ini Diego terlihat begitu berbeda dengan potongan rambut barunya.
"Hay Nin"
"Hay,ada yang baru sepertinya"
"Rambut ya"
"Iya,bagus kok"
"Jadi gimana udah jatuh cinta ke aku belum?"
"Apaan sih Die"
"Bercanda,udah sekarang kegiatan kamu di rumah gimana?"
"Lancar-lancar saja kok,kamu gimana kerjaan di Cilacap"
"Udah clear,sekarang aku stay di Jakarta terus"
"Oh gitu,baguslah"
"Oh ya Nin,sebenarnya ada yang ingin aku tanyakan ke kamu"
"Soal apa?"
"Selama ini apa kamu gak pernah punya perasaan ke Faren?"
"Apaan sih Die,hubungan aku dengan tuan Faren itu hanya atasan dan bawahan saja"
"Meski dengan restu kedua orang tuanya apa kamu tetap tidak memiliki perasaan untuknya?"
"Aku dan tuan Faren itu berbeda Die,kami adalah dua hal yang tidak mungkin menyatu"
"Kenapa begitu?"
"Aku ini orang kampung sedangkan tuan Faren sendiri itu ibarat kata seorang putra mahkota yang gak mungkin kan aku yang rakyat biasa ini ada di sampingnya"
"Kalau dia suka sama kamu,apa kamu juga akan menolaknya?"
"Ya"
"Kenapa? meski dia mau berjuang dan tidak melihatmu dari sisi itu?"
"Karena aku tidak pantas untuknya"
"Kamu lebih dari pantas Nin"
"Udahlah Die,kenapa jadi bahas itu?"
"Ya karena aku penasaran"
"Kan udah aku jawab tadi"
__ADS_1
"Oh oke-oke kita bahas yang lain aja"
Tiba-tiba mereka sudah sampai di mall yang ada di kota itu,mereka berbelanja beberapa baju untuk Diego selama berada di kota ini. Dan tak lupa Diego membelikan sebuah gaun untuk Anin yang harus di kenakan besok.