CINTA BEDA USIA SANG DUDA KAYA

CINTA BEDA USIA SANG DUDA KAYA
EPISODE 49


__ADS_3

Bibi Anin dan Andrew telah sampai di rumah sakit,mereka segera mencari ruangan tempat keponakan nya di rawat. Sementara itu tuan Faren yang berada di ruang tunggu hanya dapat pasrah jika keluarga Anin akan menyalahkan nya.


"Andrew,lihat adikmu itu"


ucap bibi Anin sembari berlinang air mata


"Iya bu,ibu yang sabar ya"


"Bagaimana bisa ada orang yang tega menyakiti dia,apa salah Anin sampai dia berbuat seperti ini"


"Permisi,apa anda keluarga Anin?"


tanya tuan Faren


"Benar,saya sepupunya dan ini ibu saya"


"Perkenalkan saya Faren"


"Anda yang membawa Anin kemari?"


"Benar,sebelumnya saya minta maaf jika Anin menjadi seperti ini karena saya"


"Apa? jadi kamu yang membuat adik saya seperti itu?"


ucap Andrew penuh emosi ia hampir memukul tuan Faren tetapi untung saja Diana segera menghentikannya


"Anda siapa ya?"


"Saya sepupu Anin"


"Oh yang dari kampung halaman?"


"Iya"


"Perkenalkan saya Diana teman Anin,sepertinya ada kesalah pahaman disini"


"Maksud anda apa?"


"Jadi yang menyebabkan Anin seperti ini bukanlah tuan Faren melainkan mantan kekasihnya Arya"


"Arya.....???"

__ADS_1


teriak bibi Anin yang terkejut


"Benar bu,dan tuan Faren justru yang telah membantu untuk menyelamatkannya"


"Bagaimana bisa? Arya adalah orang yang baik,dia bahkan berjanji kepada saya untuk menjaga Anin waktu datang ke rumah"


"Mungkin itu dulu bu sebelum masa lalu Arya di ketahui oleh Anin,tetapi setelah Anin tahu semuanya ia memutuskan hubungannya dengan Arya dan hal ini pun terjadi"


"Saya tidak menyangka nak Arya bisa berbuat seperti ini,padahal waktu ke rumah dia seperti sungguh-sungguh meminta kepada saya agar merestui hubungan mereka"


"Bu,kenapa ibu tidak pernah cerita soal ini ke Andrew?"


"Karena ibu tahu kamu pasti tidak akan setuju,sejak dulu kamu selalu mewanti-wanti jika Anin dekat dengan laki-laki. Kamu selalu bilang kalau dunia percintaan itu menyakitkan,itulah alasan kenapa sampai sekarang adik kamu itu tidak pernah mau membuka hatinya"


"Aku melakukan hal itu karena aku takut bu kedepan nya hal-hal seperti ini akan terjadi,dan sekarang ketakutan ku memang terbukti bukan?"


"Ibu tahu Ndrew,tapi usia Anin sudah 25 tahun,jangan samakan dia dengan kamu. Dia perempuan dan sudah matang untuk berumah tangga"


"Saya mewakili tuan Faren dan teman-teman Anin di Jakarta memohon maaf atas kejadian ini,sebagai permohonan maaf kami tuan Faren yang akan menanggung semua biaya pengobatan Anin"


"Terima kasih banyak nak Faren,saya tidak tahu lagi berapa banyak uang yang anda keluarkan untuk menyelamatkan Anin. Tetapi hanya rasa terima kasih yang dapat saya berikan,semoga kebaikan anda ini akan di balas berlipat ganda di akhirat nanti"


Tak berselang lama dokter datang untuk mengecek kondisi Anin dan memberitahukan tentang kondisinya sekarang


"Bagaimana dok?"


"Setelah melakukan operasi perkembangan pasien cukup bagus hanya saja ia masih dalam kondisi koma"


"Kira-kira kapan dok adik saya bisa bangun?"


"Itu hanya sang pencipta yang tahu,kita hanya bisa berdoa dan pasrah"


"Kalau begitu terima kasih dok"


"Sama-sama,saya permisi dulu"


Bibi Anin tak hentinya menangis mana kala dokter memberitahu tentang kondisinya sekarang,mereka hanya dapat berserah diri dan memohon agar Anin segera siuman.


"Ndrew ibu mau ke masjid,ibu mau sholat dan mendoakan kesembuhan Anin"


"Iya bu Andrew antar,kami permisi dulu"

__ADS_1


"Iya silahkan"


"


"Oh ya Diana,kamu tolong booking hotel terdekat di sekitar rumah sakit untuk keluarga Anin"


"Baik tuan"


"Pastikan mereka nyaman"


"Siap tuan"


Keluarga Anin sangat berterima kasih atas bantuan tuan Faren,rencananya mereka akan tinggal di Jakarta sampai sidang putusan Arya selesai. Diego yang berusaha memberi keadilan untuk sahabatnya itu melakukan segala cara agar Arya mendapatkan hukuman yang setimpal.


Dua minggu sudah berlalu,kondisi Anin masih belum ada perubahan sampai hari sidang tiba. Putri yang menjadi saksi kejahatan sepupunya itu merasa tidak perduli lagi jika harus memutus hubungan persaudaraannya dengan keluarga Arya.


Di dalam ruang sidang saat Arya di bawa keluar oleh petugas,seluruh peserta menyorakinya secara brutal. Pasalnya kasus tersebut telah masuk ke ranah media karena melibatkan pengusaha ternama seperti papa Aryo,tak sampai di situ saja bisnis serta saham mereka anjlok dan terbilang akan bangkrut.


Di dalam sidang pengacara Arya meminta pembelaan karena klintnya juga korban,namun pengacara yang Diego sewa untuk Anin tidak kalah handalnya membantah itu semua. Selain itu Tasya juga hadir sebagai saksi dan membawa kasusnya tentang keluarga Arya yang memaksanya aborsi dan memasukannya ke dalam rumah sakit jiwa. Hal ini cukup memberatkan hukuman untuk Arya apalagi sekarang papa nya juga terseret sebagai tersangka.


Karena tidak dapat mendatangkan saksi untuk membantah tuduhan pihak Anin,akhirnya hakim memutuskan bahwa Arya akan di jatuhi hukuman seumur hidup serta denda sebanyak lima ratus juta. Dengan ini tuan Faren telah memberikan keadilan pada Anin seadil-adilnya,ia juga membuat keluarga Anin sedikit lega. Sekarang tinggal menunggu waktu kapan Anin akan sadar dari komanya,karena hampir satu bulan ia terbaring dengan berbagai alat medis.


"Nak Faren,ibu berterima kasih sekali karena kamu sudah membantu kami mendapatkan keadilan untuk Anin"


"Sama-sama bu"


"Sekarang ibu dan Andrew mau pulang untuk mengurus rumah selama beberapa hari,kami titip Anin. Jika ada apa-apa tolong langsung kamu hubungi Andrew saja"


"Baik bu,kalau begitu ibu dan Andrew biar di antarkan oleh Diego ke stasiun"


"Terima kasih banyak nak"


"Dan ini tiket anda dan Andrew"


"Astagfirullah nak Faren,kami sudah cukup merepotkan kamu. Ini terlalu berlebihan,ibu biasanya naik ekonomi sudah cukup,sebaiknya nak Faren tukar saja ke kelas ekonomi"


"Tidak perlu bu,lagi pula sudah terlanjur dan tidak dapat di tukar karena bangku kelas ekonomi sudah penuh"


"Kalau begitu ibu ucapkan terima kasih sekali lagi,tolong jaga Anin ya"


Bibi Anin dan Andrew pergi meninggalkan rumah sakit,tetapi dari tatapan Andrew sedari tadi ia seperti tidak suka kepada tuan Faren. Ia khawatir jika tuan Faren memanfaatkan situasi ini untuk mengambil hati ibunya dan kemudian meminta izin untuk mendekati adiknya yaitu Anin.

__ADS_1


__ADS_2