
Tidak berhenti di situ, Sinta dan juga Jhon melanjutkan jalan-jalan sore nya itu.
Kata Jhon agar tidak bosan jika harus di kost-kostan melulu, sekali-kali harus di ajak jalan-jalan, karena seharian sudah penat dengan kerjaan masa malam juga harus galau karena seorang diri, tetapi buat ku itu tidak masalah karena sudah terbiasa, namun Jhon mengkhawatirkan aku takut tidak kesepian ujarnya.
"Bagaimana jalan-jalan sore nya suka tidak? " tanyanya sambil menatap wajah ku dan membuat pipi ini berasa merah seperti tomat, Iya bagaimana tidak merah, tatapan matanya itu loh bikin jantung ini berdetak kencang.
"Iya suka banget, Terima kasih ya karena kamu sudah mengajak ku jalan-jalan sore. "Sahut ku sambil gemetar.
"Iya, apa sih yang tidak buat kamu, cuman jalan-jalan doang kecil. "
"lalu yang besar itu apa, Kamu ini ada-ada saja. "
"Yang besar itu cinta ku pada mu. "
"Kamu ini bisa saja menghibur ku. "
"Bisa dong, kan sekarang aku sudah sembuh, jadi aku bisa berbuat apapun yang aku mau. "
"Maksud kamu apa sih, bikin orang takut saja.? "
"Tidak apa-apa, bercanda doang biar kamu tidak terlalu tegang, tuh kan kamu pasti penasaran. "
"Kamu ini gaje tahu. "
"Apaan lagi tuh gaje. "
"Gaje itu singkatan dari gak jelas. "
"Ooooooh."
"Panjang amat kata ooh nya, kaya jalan tol lurus banget. "
"Terus yang berliku-liku itu apa. "
"Cinta ku padamu yang banyak liku-likunya. "
Seketika Jhon langsung terdiam ketika mendengar kata liku, Iya bagaimana tidak, dia juga merasa sangat banyak rintangan, ingin segera melamar Sinta, namun seperti nya sangat berat menghadapi kedua orang tuanya Sinta.
"Haii... ko diam saja. " Ujar Sinta membuyarkan lamunan Jhon.
"Maaf, tidak aku tidak melamun, hanya berdiam sebentar saja. "
"Iya itu namanya melamun, orang tadi aku lihat kamu itu bengong seperti sedang memikirkan sesuatu, memikirkan apa sih, kepo nih. "
"Apaan sih, kamu ini bisa saja menggoda orang, tidak ada apa-apa, santai saja, yuk kita lanjutkan lagi jalan-jalan nya, setelah ini mau kemana? "
"Ke hati mu. "
"Mulai, menggombal lagi, sudah tidak mempan kali. "
"Masa sih, yaaah gagal dong. "
"Belum di katakan gagal soalnya masih ada jalan asal mau berusaha. "
"Apa lagi sih, kamu ini makin ngaco saja. "
"Ngaco dari mana, itu fakta sesuai dengan ke adaan. "
"Sudah-sudah yuk kita lanjutkan lagi, jika saling salahkan bukannya kita happy yang ada malah jadi masalah. "
Sinta pun menganggukan sedikit kepalanya, dan sadar akan dirinya itu, memang saat ini tidak bisa berbuat apa-apa selain kata sabar dan sabar menunggu waktu yang belum bisa di pastikan, walaupun sudah sering menyindir Jhon namun Jhon belum memberi kepastian tentang hubungan nya itu, sebenarnya walaupun umur Sinta belum cukup umur bisa saja dia menikah, tetapi dia merasa ragu karena sadar dirinya dan juga Jhon itu berbeda keyakinan.
Sinta pun berpikir andai saja bisa menikah dengan Jhon, dan tentu nya berkeyakinan sama.
Kemudian mereka melanjutkan lagi obrolan nya.
__ADS_1
"Jhon kita mau jalan -jalan kemana ni? tanya Sinta.
" Semakin sore dan semakin gelap, takut kemalaman juga. "
"Sabar sin.... oh iya bagaimana kalo kita makan malam dinner? tanya Jhon kepada Sinta yang kelelahan bekerja.
Sinta pun hanya mengangukan kepala nya.
Jhon ikut bingung, Namun akhirnya Jhon pun ber inisiativ mengajak makan di tempat yang romantis.
"Sayang ko diam saja.. pasti cape ya?"
Jhon dan Sinta akhirnya tiba di sebuah restaurant mewah berbintang.
"Sayang sudah sampe nih, moga kamu suka tempat dan menu nya."
" Waaaah... keren banget tempatnya Jhon? kamu sering kesini ya? tanya sinta ke pada Jhon.
" Mmmmm Iya sering dulu, sama teman teman
tapi itu dulu kira kira 3 tahun yang lalu kalau tidak salah itu juga. "
" Cie pasti kamu sama cewek nya ya? hayo jawab jujur deh. "Namun Jhon hanya diam sambil tersenyum.
" Tidak Sayang, aku dulu sama teman, ya sekedar Refresing Saja biar tidak terlalu penat."
"Ooh iya menu nya di sini enak-enak, kamu mau pesan apa?"
" Mmmmm gimana kamu aja Jhon, aku sih ikut saja, yang penting enak. "
" Kalau aku suka nya air putih gimana sin, hahaha. "Candanya Jhon.
" Iya apa aja lah Jhon, Yang penting sama kamu hahaaa. "
Kemudian mereka berdua pun asyik melihat lihat daftar menu yang disediakan Restaurant.
" Sayang kamu suka ini tidak? " tanya Jhon.
" Iya Jhon itu saja, suka ko, apapun pilihan kamu pasti aku suka. ''
Waktu pun semakin larut tidak terasa waktu telah menunjukan pukul 21:00.
" Sayang tidak terasa ya ternyata sudah malam,
kita pulang aja yuk, Tetapi tunggu sebentar, aku mau ke kasir dulu. "
Kemudian mereka pun bergegas pulang.
" Jhon maaf tas aku ketinggalan tunggu ya."
" Iya aku tunggu di mobil saja. "
" Iya maaf saking asyik sampe lupa,heheee."
Dan Akhirnya Mereka pun pulang dan asyik bercerita tentang kebiasaan sehari-hari nya dan membuat mereka berdua tertawa geli.
"Sayang bagaimana asyik kan tempat nya? kapan kapan kita kesitu lagi yuk! "
"Iya Jhon terima kasih untuk dinner nya,
tidak menyangka kamu bisa romantis juga."
Jhon hanya terdiam sambil tersenyum.
" Sayang sudah sampe nih, kamu langsung tidur ya kan sudah malam, besok jangan lupa bangun pagi lagi kan kerja. "
__ADS_1
" Iya Jhon aku juga sudah lelah tapi seru juga, kalau begitu aku duluan ya Jhon. "
" Iya Sayang, aku juga mau langsung pulang terima kasih ya buat waktu nya."
lalu kedua nya pun saling melambaikan tangan
saling berpamitan.
Sinta pun tiduran tapi belum juga terpejam
memikirkan Jhon sudah sampe atau belum.
Sinta mengambil ponsel nya..
mulai mengetik untuk menanyakan kabar Jhon
namun Jhon tidak kunjung membalas nya
Sinta terus memandangi layar ponsel nya itu.
Dan akhirnya Sinta terlelap tertidur.
******
Keesokan Pagi nya Jhon baru membalas chat dari Sinta.
" Sin maaf aku baru balas chat, soal nya ponsel aku semalam langsung di chas, terus aku tertidur, sekali lagi Maaf ya. "
"Mmmmm bikin khwatir saja, aku kira kamu itu kenapa tidak membalas chat aku."
" Iya maaf sayang, mungkin aku kelelahan,
oh ia aku mau siap siap kerja nih? "
"Oke tetapi ingat ya, kamu harus hati-hati ya berangkat kerja nya dan nanti kalau nyetir mobil yang konsentrasi ya fokus oke!"
"Iya sayang aku selalu focus ko kan demi kamu . "
" kamu ini Jhon masih sempat-sempatnya menggombal , kamu sudah sarapan belum?"
tanyanya lagi.
"Sudah sayang dari tadi sudah kenyang liat poto kamu Sin. "
" Kamu ini ada-ada saja, menggombal terus."
"Iya sudah tadi, maaf tidak sempat bilang, hehee. "
"Tidak apa-apa, kan tidak semuanya harus di ceritakan sama aku. "
Waktu sudah menunjukkan pukul 07:00
mereka asyik chat tidak dan tidak terasa waktu sudah siang.
Kemudian Jhon berpamitan untuk berangkat kerja.
" Sayang aku berangkat kerja dulu, sudah siang Nih. "
" Iya Jhon aku juga mau berangkat, grab car nya sudah dateng nih."
Sinta pun mulai menaiki grab Car untuk menuju tempat kerja dan Chatan nya pun berhenti sampai disitu.
.
.
__ADS_1
Tidak bosan untuk memohon dukungan dan juga likenya, agar author yang masih belajar ini, makin semangat up nya.
Salam hangat dari CINTA BERBEDA KEYAKINAN.