Cinta Berbeda Keyakinan

Cinta Berbeda Keyakinan
Menegangkan


__ADS_3

Setelah itu tiba-tiba saja Ruangan nya hening, Aku berdiam begitu pun dengan Jhon dia juga menunduk, entah apa lagi yang ada di dalam pikiran nya itu, apa sedang mencari solusi atau sedang memikirkan jalan keluarnya agar masalah ini cepat selesai.


Kemudian aku mencoba memberanikan diri, berkata lebih dulu karena ingin pulang, lalu berdiri namun tiba-tiba saja Dia menarik tangan ku hingga aku terjatuh ke pelukannya..


Dag dig dug rasanya jantung ini tidak dapat di kendalikan, seperti awal berjumpa lagi, memang dari awal pacaran aku tidak pernah sedekat ini dengan Jhon, tetapi hari ini dia menarik ku, sebenarnya ini tidak sengaja andai saja aku tidak terjatuh saat dia menarik tangan ku tidak mungkin hal ini akan terjadi.


"Maaf, lagi pula kenapa kamu menarik tangan ku seperti itu. "


"Tidak apa-apa justru dengan aku menarik tangan mu ternyata aku bisa sedekat ini sama kamu. "


"Apa-apaan sih kamu ini, tolong lepaskan aku Jhon. "


"Kalau aku tidak mau bagaimana. "


"Kalau kamu tidak mau melepaskan nya , tidak apa-apa tetapi aku akan berteriak sekencang mungkin, agar orang-orang yang ada di luar sana mendengar nya. "


"Berteriak lah sekencang mungkin dan sesuka hatimu, tidak mungkin ada yang mendengarnya. "


"Kata Siapa, ada Pak Rian di luar sana, yang akan membantu ku. "


"Tidak ada, dia sudah pulang. "


"Tidak mungkin, tadi dia sudah berjanji tidak akan meninggalkan ku di sini berdua dengan mu. "


"Itu kan akal-akalan dia saja, agar kamu mau tetap di sini. "


"Tidak mungkin pasti dia ada di luar ko. "


"Sudah tidak usah pikirkan Rian, lebih baik kita nikmatin saja pelukan ini. "


"Tidak...lepaskan Jhon, aku mohon tolong lepas kan. "


"Lepaskan atau lanjutkan. "


"Sudah Jhon tidak usah bercanda, aku lagi serius nih. "


''Sama aku juga lagi serius nih ingin melanjutkan pelukan ini sama kamu. "


"Aku mohon Jhon jangan lakukan itu, karena kalau kamu berani memaksa dan melakukan itu tidak akan segan-segan aku akan melaporkan mu. "


"Silahkan saja kamu laporkan aku, lagi pula mana ada yang percaya. "


"Sudah Jhon lepaskan aku, dan jangan nakut-nakutin aku terus, pokoknya aku tidak akan diam, apa kamu mau aku tabok pake sepatu. "


"Coba kalau berani, tabok saja, aku tidak takut, justru dengan kamu memukul dengan sepatu, maka aku tidak akan melepaskan mu. "


"Ayo lah Jhon ku mohon, lepaskan aku. "

__ADS_1


"Mohon lanjutkan, Ayo aku sudah siap ko. "


"Aku sedang tidak bercanda, aku serius nih. "


"Sama aku juga tidak sedang bercanda, aku malah serius banget ingin melanjutkan nya lebih dari ini. "


Kemudian aku berdiam tidak ingin bicara lagi, karena percuma walaupun bicara Jhon malah terus menahannya di dalam pelukan nya, Arghhh... hati ini campur aduk, ada kesal ada juga takut, iya takut di apa-apa in sama Jhon, namanya juga laki-laki dan perempuan dalam satu ruangan sedang berdua, pikiran sudah takut saja, takut terjadi sesuatu dan takut Jhon terus merayu dan menggoda ku.


"Ko diam Sih, lanjutkan dong berontak nya, aku pingin lihat, sampai mana sih kekuatan mu untuk melawan dan melepas kan pelukan ini. " ujar Jhon membuyarkan lamunan ku, tetapi aku tetap berdiam tidak ingin bicara karena merasa sangat kesal, apa Jhon sungguh-sungguh akan lakukan itu kepada ku, hanya itu yang ada di pikiran ku saat ini, rasa takut yang amat dalam.


"Sudah wajahnya biasa saja, tenang dong aku tidak mungkin berbuat yang tidak-tidak sama kamu, lagi pula aku sangat mencintaimu tidak mungkin aku berani menoda'i mu. " Ujar Jhon sambil tersenyum dan sambil melepaskan tangannya dari punggung ku.


"Kamu ini bikin orang takut saja, aku pikir kamu beneran akan lakukan itu, aku sampai ketakutan tahu. "


"Mmmm tidak mungkin aku melakukan hal bodoh, dari pada aku melakukan seperti itu lebih baik aku mati saja, karena aku tidak ingin menoda'i perempuan yang aku cintai ini. "


"Terima kasih ya, kamu itu baik banget, karena itu lah aku sayang sama kamu dan masih mempertahankan hubungan kita, kamu sangat menghormati perempuan. "


" Iya tidak mungkin aku tega melakukan hal keji seperti itu, sedangkan hubungan kita saja dalam masalah, aku tidak mungkin bisa hidup tenang jika aku pernah menoda'i seorang perempuan. "


"Kamu ternyata baik banget, Terima kasih untuk kebaikan hatimu yang tidak pernah menoda'i hati dan juga perasaan perempuan. "


"Bagaimana aku bisa menoda'i para perempuan, sedangkan perempuan yang aku cinta itu cuman mamah dan kamu, walaupun pengalaman dan pendidikan ku tinggi, tetapi jika urusan perempuan sangat rendah, boleh di katakan seperti itu. "


"Syukur lah, Alhamdulillah aku masih di pertemukan dengan laki-laki sebaik kamu. "


"Jadi dong, nih aku siap-siap. " ujarnya Sinta sambil merapihkan bajunya yang kusut akibat kena tangannya Jhon tadi saat terjatuh kepelukan nya.


"Oke yuk biar aku antarkan saja. "


"Tidak usah, aku bisa sendiri ko, naik Grab car saja. "


"Kenapa sih kamu tidak ingin aku antarkan, jangan-jangan kamu masih takut ya sama aku, tenang saja, aku tidak akan menyakiti mu, itu tadi replek saja bicara seperti itu, sebenarnya cuman bercanda dan ingin tahu reaksi kamu saja, bagaimana tanggapan mu jika aku seperti itu. "


" Kamu ini ternyata menyebalkan juga ya, bisa-bisanya iseng begitu, tidak lucu tahu. "


"Siapa bilang tidak lucu, buktinya kamu itu sampai ketakutan seperti itu, hahaaa. "


"Kamu ini orang ketakutan ko malah tertawa dan meledek sih, terus saja godain aku, tetapi rayuan dan godaan mu itu tidak akan mempan. "


"Kamu yakin, kalau aku serius ingin melakukan nya bagaimana. "


"Tidak bagaimana-bagaimana, tetapi kamu akan tahu akibatnya. "


"Akibatnya seperti apa? "


"Seperti binatang akan ku hancurkan kamu. "

__ADS_1


"Memangnya kamu bisa, melakukan nya dan berani. "


"Sudah Jhon jangan terus menggodaku, lebih baik aku pulang saja deh. "


"Oke-oke ayo, tetapi aku antar ya, jika pulang sendiri tidak akan aku ijinkan. "


"Iya baik lah. dasar kamu ini menyebalkan. "


"Apa lagi sih, jadi pulang tidak, apa kamu masih betah di pelukan ku dan ingin melanjutkannya lagi yang lebih jauh. "


"Tidak... iya ayo dong pulang. "


"Mmmm mau pulang apa mau aku peluk lagi nih. "


"Sudah Jhon tidak usah menggoda ku terus, yuk. "


"Ayo pulang apa ayo tidur. "


"Terserah kamu saja lah, cape nanya mulu, sudah jelas-jelas aku ngajak pulang eh malah terus saja muter-muter di situ dan yang aneh-aneh pikirannya, sudah yuk takut di sini jika di sini lama-lama." Ujar Sinta sambil jalan dan menuju mobilnya Jhon, dan mereka kini sudah di perjalanan menuju Kost-kostan Sinta.


"Takut apaan sih, orang di sini tidak ada apa-apa kan cuman kita berdua. "


"Ya justru kita cuman berdua, makanya takut, takut di apa-apa in sama kamu. "


"Heheee.. maaf sayang aku kan cuman bercanda, ko kamu jadi marah seperti itu sih."


"Bercanda boleh, tetapi jangan keterlaluan begitu dan bikin jantung orang hampir copot tahu tadi. "


"Tidak apa-apa jantung dan hati mu copot, buat aku saja. "


"Idih kamu ini, ada -ada saja buat apaan. "


"buat di simpan lah di dalam hatiku. "


"Tidak lucu tahu bercanda kamu ini. "


"Siapa juga yang bercanda ini serius, ya sudah tunggu sebentar aku mau beli makanan dulu. "


Kemudian Jhon keluar dari mobilnya dan ke tempat penjual makanan kebetulan tempat penjual makanan nya itu pinggir jalan persis jadi tidak usah parkir terlalu jauh, dan tidak lama kemudian Jhon membawa satu kotak yang lumayan besar untuk Sinta.


dan mereka malanjutkan kembali perjalanan nya ,dan tidak membutuhkan waktu yang lama mereka pun sampai di kost-kostan nya Sinta, dan kini Jhon langsung pulang lagi karena mungkin tadi sudah berduaan di Apartement nya, jadi tidak ada yang di bicarakan lagi


.


.


Seperti biasa, jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya, agar makin semangat up lagi. ❤❤❤.

__ADS_1


__ADS_2