Cinta Berbeda Keyakinan

Cinta Berbeda Keyakinan
Rajin


__ADS_3

Setelah mereka berbincang-bincang, lalu mereka beristirahat sejenak, namun setelah itu


Kemudian bi Minah keluar kamar dan melihat pemandangan sedikit tidak sedap, walaupun terlihat rapi dan bersih namun menurutnya biasanya lebih rapi dan lebih bersih dari itu.


Lalu bi Minah mengambil alat-alat tempurnya itu, dan ternyata gerak gerik bi Minah itu ada yang mengikuti di setiap langkahnya dari belakang tanpa dia sadari.


Sinta terus saja mengikutinya di setiap langkahnya, namun awalnya bi Minah pikir Sinta itu masih di dalam kamar, tetapi bi Minah salah dan dia pun mencurigai mengapa terdengar suara aneh di belakang nya, lalu dia memutarkan badannya dan terlihat lah yang mengikuti setiap langkahnya itu.


"Astagfirullah neng Sinta, sedang apa? " tanyanya mengejutkan Sinta.


"Eh bibi. " Sahut Sinta sambil tersenyum.


"Neng ini, Sudah sana istirahat , tidur yang cukup, nanti kalau ibu lihat, saya kena omel. " ucap bi Minah menakuti Sinta, padahal bu merry itu baik tidak pernah marahin bi Minah.


"Memangnya mengapa bu merry harus marahin bibi? " tanya Sinta.


"Lah itu neng kan suruh beristirahat makanya ikut kesini, tetapi mengapa malah mengikuti jejak bibi? "Sahut bi Minah.


"Tidak apa-apa bi, Saya juga tidak enak tiduran terus, kita kerjain sama-sama ya, biar cepat selesai! " Ucap Sinta sambil tersenyum.


"Ah neng ini, tidak usah bantuin, bibi juga bisa sendiri ko. "


"Memangnya salah ya bi kalau saya bantuin bibi? " tanya Sinta yang terlihat sedih.

__ADS_1


"Ya tidak salah neng, cuman bibi kasihan sama neng, takutnya nanti kecapean! "


"Tidak ath bi, saya kan sudah biasa mengerjakan pekerjaan rumah, namun saya mah rumah nya kecil bi sederhana saja." ucapnya Sinta.


"Tidak apa-apa neng besar atau kecil kita syukurin saja, Alhamdulillah masih punya tempat tinggal, tempat berteduh ketika hujan, dan tempat perlindung ketika kepanasan."


"Iya bi, Alhamdulillah, ooh iya , Bibi sendiri mengerjakan rumah sebesar ini? "


"Tidak neng, bibi disini bertiga. "


Ooh jadi asistennya ada tiga orang, pantas saja rumah tetap bersih walaupun di tinggalkan lama, ternyata ada yang lainnya, ya iyalah rumah sebesar ini jika di kerjakan seorang diri, nanti bisa gempor, gak kebayang deh jika harus di kerjakan seorang diri, gak bakalan selesai sehari, walaupun dari pagi sampai malam. gumam bathinnya Sinta.


"Nanti jika pekerjaannya sudah selesai pasti mereka kembali. " ucap bi Minah membuyarkan lamunannya Sinta.


"Tidak neng, bibi mah tetap sendiri, mungkin karena bibi paling lama dari dulu bibi sudah nempatin kamar itu seorang diri saja."


"Lalu bibi yang dua lagi tidur di kamar mana? " tanys Sinta.


"Nah itu kamarnya, yang di sebelah kamar bibi. " sahut bi Minah.


"Tetapi dari tadi saya tidak melihat bibi-bibi yang dua lagi itu, mereka sedang di mana? "


"Ada neng, mungkin mereka sedang sibuk! "

__ADS_1


"Ooh pantas saja rumah ini terlihat bersih dan rapi terus, walaupun bibi tidak ada di rumah, Lalu mengapa bibi tugasnya hanya di dapur saja? " tanya Sinta lagi


"Karena tugas bibi itu cuman di area dapur, bibi di rumah ini bagian memasak." sahut bi Minah.


"Waah bibi hebat ya, pandai memasak! "


"Tidak juga neng, biasa saja, neng juga ternyata rajin banget ya, tidak bisa berdiam, sudah lebih baik istirahat saja, nanti takut neng kecapean. "


"Tidak apa-apa bi, saya tidak merasa cape sedikitpun. " sahut Sinta dengan riang.


Mereka berdua pun terus berbincang-bincang tentang kehidupan nya sehari-hari, sambil mengerjakan pekerjaan yang ada di dapur, ya secara dapurnya saja seperti satu rumah pada umumnya dan itu tempat tugasnya bi Minah, Sinta terus saja membantu setiap yang bi Minah kerjakan, walaupun bi Minah selalu mengingatkan agar Sinta tidak ikut campur, dan menyuruhnya istirahat, namun Sinta tetap saja kekeh dan ingin membantunya, walaupun bi Minah mencegahnya dia tetap saja tidak menghiraukan kata-kata nya.


.


.


.


Mohon dukungannya, jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya, agar makin semangat up lagi.


Salam hangat dari CINTA BERBEDA KEYAKINAN.


***** TERIMA KASIH 🙏🙏🙏 *****

__ADS_1


__ADS_2