
kini jam pun sudah menunjukkan pukul jam 22:00, waktunya rekan-rekan nya Sinta pulang bekerja.
dan tidak lama kemudian benar adanya mereka sampai di kost-kostan nya.
tok.. tok.. tok...
"Assalamu'alaikum? ".
Waalaikum salaam, sahut Sinta dari dalam.
kalian sudah pulang, syukur lah aku bosan sendiri an terus di kost-kostan ucap Sinta.
"memang nya mengapa sin, lah biasa juga kamu ini kalau off ya sendiri, kalau bareng-bareng namanya liburan"?.ucap salah satu rekannya sambil tertawa, heheee.
" kamu hari ini memangnya tidak kemana-mana ya, kalau bosan pergi saja ke mall, apa kemana ke taman juga kan bisa, bahkan jalan kaki pun sampai yang deket itu, yang pernah kita tunjukin waktu itu sin? ". ucap nya lagi.
iya sih tadi aku memang pergi, tetapi cuman sebentar saja ko. sahut Sinta.
"Memang kamu tadi pergi kemana sin ? ". tanyanya.
Sinta sangat bingung menjawab pertanyaan rekannya itu, tetapi jika Sinta jujur belum saatnya mereka mengetahui hubungan nya dengan jhon.
tetapi jika berbohong Sinta pun merasa takut, harus bagai mana ini, namun Sinta pun terpaksa akhirnya berbohong karena menutupi hubungan nya dengan jhon.
__ADS_1
maaf ya, benar-benar minta maaf, karena aku sangat tidak pingin membohongi kalian, tetapi ini semua terpaksa aku harus bohong sama kalian semua, sekali lagi aku minta maaf, gerutu Sinta dalam benaknya.
karena Sinta pun merasa sangat bersalah banget telah membohongi rekan-rekannya itu.
iya tadi aku pergi sebentar ke mall, karena aku pingin sekali makan coklat, nih coklat nya masih ada, tadi baru aku cicipi sedikit saja. ucap Sinta.
"kamu tumben beli coklat sebanyak ini sih, biasanya kamu cuman beli satu kalau tidak paling banyak dua biji"?.
iya tadi aku mau beli banyk aja sekalian buat kalian juga, kali aja kan kalian mau juga, biasanya kan kalian juga pada doyan.
"kamu ini sin baik banget sih, ini kan coklat mahal kamu beli sebanyak ini, benar sin ini buat kita-kita semua, nanti uang kamu habis loh"?. ya pasti doyan lah orang kita semua pada suka coklat, sahut rekannya.
iya tidak Apa-apa, aku kan beli coklat banyak baru kali ini saja, jadi ya sekali-sekali mah tidak apa-apa, lagi pula ini kan buat kita semua hehee , ucap Sinta sambil tertawa tipis.
tetapi mereka tidak percaya begitu saja, karena harga coklat kan begitu mahal, lagi pula kan coklat yang di beli Sinta coklat bermerek dan sangat bagus, berbentuk love pula.
" Sin, kamu yakin ini coklat dapet kamu beli"?. heheee.
memang nya mengapa ko kalian tanya begitu, masa aku harus bilang itu coklat dapet mungut sih, tidak mungkin kan, sahut sinta sambil tersenyum.
"bukan begitu sin tetapi coklat ini sangat bagus, saya pikir ini di kasih seseorang yang suka sama kamu, habis ini sin, bentuknya itu love, bagus banget, kaya coklat yang menyatakan cinta sama kamu", tanyanya???...
kalian ini ada-ada saja ya, mana mungkin di sini ada laki-laki yang suka sama aku, lagi pula siapa sih yang suka sama aku, aku kan tidak pernah mengenal laki-laki selain rekan kerja, lagi pula kan mereka semua yang laki-laki hari ini masuk kerja semua, terus tidak ada lagi yang aku kenal disini, Sahut Sinta.
__ADS_1
Sinta terus mengelak, karena dia sangat takut hubungan nya dengan jhon ketahuan, bukan nya apa-apa tetapi kan mereka sudah sepakat tidak boleh ada yang mengetahui hubungan nya dengan jhon.
tadi itu lagi ada promo diskon gede-gedean jadi aku hanya bayar separuhnya saja, karena diskonnya sampai 50%, lagi pula aku kan juga suka banget ya jadi aku beli saja, sahut Sinta.
"Ooh begitu ya sin, syukur lah jadi tidak terlalu mahal dong, kan kamu cuman bayar separuh ya dari harga aslinya"?. tanyanya.
iya begitu , kan jarang-jarang ya ada diskon segitu, sahut Sinta.
Sinta pun kini bingung takut mereka terus memojokkan Sinta, takut nama jhon di sebutkan, karena mereka juga tahu jhon pernah dekat sama Sinta karena kejadian yang waktu itu, yang telah membuat Sinta terluka akibat keserempet sama jhon, dan waktu itu jhon sering menjenguk Sinta di saat Sinta masih dalam ke adaan sakit.
tetapi mereka pun mengatakan dalam benaknya tidak mungkin seorang pak jhon jatuh cinta kepada salah satu karyawan mamahnya, jadi mereka pun enggan mengatakan nama itu di depan Sinta.
karena sudah beberapa hari ini jhon sudah tidak pernah terlihat lagi menjenguk Sinta atau pun menemui Sinta lagi, karena Sinta kan sudah sembuh total.
tetapi mereka semua salah besar, yang mereka katakan tidak mungkin, malah semuanya terbalik, memang benar adanya jhon sangat mencintai Sinta, begitupun sebaliknya dengan Sinta, mereka saling mencintai, walaupun mereka berbeda keyakinan.
namun rekannya itu tidak kepikiran sejauh itu, karena mereka menganggap itu semua tidak mungkin terjadi, jhon Ceo sedang kan Sinta adalah karyawan mamahnya, jadi mereka pikir itu tidak mungkin terjadi, tetapi buktinya benar adanya mereka benar-benar saling mencintai.
apa sih yang tidak mungkin jika sudah terjadi adanya cinta.
apa pun bisa terkalahkan oleh yang namanya cinta.
yang tadinya tidak mungkin, kini menjadi mungkin dan menjadi kenyataan.
__ADS_1
.
.