
setelah jhon sampai membeli bunga, kemudian jhon pergi ke toko emas, lalu dia membeli cincin yang sangat cantik, buat Sinta, jhon pun tidak tahu sama ukuran jari manis Sinta, namun dia hanya mengira-ngira saja.
jhon pun sempat bingung, kalau cincin ini gak muat nanti bagai mana, tetapi ya sudah lah jika memang tidak suka ataupun tidak cukup di jari manisnya nanti beli lagi saja kesini, lagi pula kalau aku ajak dia kesini untuk membeli cincin nanti bukan kejutan dong, gerutu jhon dalam benaknya.
tidak lama kemudian setelah semuanya selesai, sudah membeli bunga, membeli cincin, kini jhon pun pergi ketoko coklat.
"mmm kira-kira Sinta suka makan coklat tidak ya, tetapi ya sudah lah bagaimana nanti saja, yang penting sekarang aku beli dulu saja, ucap jhon.
setelah semuanya selesai kemudian jhon pun melanjutkan perjalanannya menuju kost-kostan Sinta.
tidak lama kemudian jhon pun sampai dan keluar dari mobilnya, lalu berjalan sangat pelan.
tok...
tok..
tok...
tidak lama kemudian Sinta pun melihat dari dalam jendela, dan ternyata ada mobil jhon.
hati Sinta pun kini berdebar, dag dig dug.
kemudian Sinta pun membukakan pintu dan Sinta pun keluar dari kost-kostannya.
"Hai Cantik"?.ucap jhon.
Sinta pun tersipu malu.
Hai juga jhon, sahut Sinta.
"kamu sedang apa"?.
tidak sedang apa-apa,
__ADS_1
" Aku pikir kamu sedang menunggu aku?. hehehe sambil tertawa tipis, hehee
ummmz begitu ya, memangnya kamu mau aku tungguin, ucap Sinta.
ya tergantung, kalau menunggu aku datang sih tidak apa-apa, aku malahan sangat senang. sahut jhon.
baiklah, nanti aku tunggu ya, hahaaa bercanda jhon, masa aku menunggu kamu terus.
"Iya- iya ya sudah lah, tidak usah di bahas terus, kita jadi ke taman tidak"?.
ummmmz jadi tidak ya, guyon Sinta.
" kamu ini bercanda mulu, ayo Siap-siap kita berangkat ke taman lagi, tetapi bukan taman yang kemarin ya, aku sudah menemukan taman yang lebih indah loh"?, ucap jhon.
baik lah, ya sudah kamu tunggu saja dulu ya, aku Siap-siap dulu.
dan Sinta pun mengganti pakaiannya, dengan gaun yang sangat indah dan cantik.
Jhon pun terkesima melihat Sinta yang begitu cantik.
"Kamu, kamu Sinta apa bukan sih, ko kamu"?.
kenapa jhon, begitu amat, aku kan tidak kenapa-kenapa, biasa saja dong, jangan bikin aku malu dong.
" Iya-iya, maaf deh aku kan cuman bercanda"?.
ummmz iya tidak apa-apa jhon aku tidak marah ko.
"lagian aku baru tahu bahwa kamu itu jika pake gaun cantik banget, lebih dari biasanya".
" jadi pergi tidak, ko kita malah ngobrol di sini, Ayo kita ke taman saja"?. ucap jhon.
iya, Ayo tapi jangan terlalu jauh ya jhon, soalnya aku takut, aku kan belum begitu tahu di daerah sini. ucap Sinta.
__ADS_1
"baik lah, kita tidak usah jauh-jauh, lagi pula aku sudah menemukan taman di dekat sini, bagus banget loh sin tamannya, dan ternyata jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat yang kemarin"?. ucap jhon.
Iya jhon syukur lah kalau begitu, aku senang mendengarnya, sahut Sinta.
kemudian jhon membukakan pintu mobil buat Sinta.
Sinta pun kaget.
" ummmz Terima kasih jhon, kamu-kamu ini, aku kan bisa sendiri"?. ucap Sinta.
tidak apa-apa, aku hanya pingin membuat kamu bahagia.
bahagia, maksud kamu apa jhon.
Sinta pun pura-pura tidak tahu, padahal perasaannya berbunga-bunga, namun Sinta berusaha menyembunyikan perasaannya, karena Sinta masih belum percaya sama kedekatannya dengan laki-laki tampan, yang dia idam-idamkan dari sejak pertama bertemu.
lalu jhon pun mengendarai mobilnya, dan tidak lama kemudian mereka pun sampai di taman yang mereka tuju.
jhon pun bertanya kepada Sinta.
"mmmm bagaimana sin, tamannya bagus kan kamu suka tidak"?.
iya jhon, tamannya bagus banget, Aku suka, ini benar jhon tamannya indah banget loh.
Terima kasih ya, kamu sudah ajak aku kesini, aku suka banget loh jhon, aku baru tahu kalau disini ada taman seindah ini, aku senang banget bisa ke taman ini, rekan aku juga pernah bilang kalau dekat- dekat sini ada taman yang paling bagus.
"syukur lah kalau kamu suka, aku juga ikutan senang jika kamu suka, kapan-kapan kita kesini lagi"?. ucap jhon.
Sinta pun tersenyum dan menganggukan Kepalanya, Sinta begitu bahagia karena bisa nerjalan-jalan bersama jhon.
kemudian mereka pun bercanda tawa, cerita ini itu yang membuat mereka tertawa lepas.
saking bahagianya, jhon pun sampai lupa sama tujuannya mangajak Sinta ke taman.
__ADS_1