Cinta Berbeda Keyakinan

Cinta Berbeda Keyakinan
Mendapatkan Restu.


__ADS_3

Semalaman bu merry tidak bisa memejamkan kedua matanya karena teringat terus sama Kata-kata Jhon yang tidak akan pernah kembali jika mamahnya Tidak merestui hubungannya dengan Sinta, dan kini dia pun tiba-tiba teringat sama ucapannya dulu.


Aku dulu memang pernah berkata, siapapun pasangan Jhon dan dari mana pun dia berasal aku akan tetap merestuinya, karena demi kebahagiaan Jhon, tetapi mengapa aku lupakan itu, bukannya aku ini bahagia karena Jhon akan menikah dengan Sinta, tetapi ko aku malah tidak merestui nya, Jhon pasti sangat sedih akibat tidak mendapat kan restu ku.


Arghhh... aku sangat kebingungan di buatnya, dan aku sangat menyayanginya Jhon, bagaimana jika Jhon gi*la akibat tidak jadi menikah dengan Sinta, dan itu semua gara-gara aku tidak merestui nya.


Tidak pokonya itu tidak boleh terjadi, karena lebih tidak sanggup lagi jika harus kehilangan Jhon untuk selama-lamanya, apa aku restui saja hubungan mereka ini. gumam bu merry.


kemudian bu merry mengambil ponsel miliknya lagi dan menghubungi Jhon kembali agar membawa Sinta ke rumah ini dan tidak lama kemudian akhirnya tersambung juga.


Awalnya Jhon enggan mengangkat telpon dari mamahnya karena Jhon pikir Mamahnya itu hanya akan menyuruh nya kembali lagi ke rumah nya, tetapi kali ini sangat lah berbeda, bu merry menghubungi Jhon karena sudah merestui hubungan nya dengan Sinta.


"Hallo, ada apa mah? " ujar Jhon dengan sedikit ketus karena sudah pasti mamahnya itu menyuruhnya kembali.


"Mamah mohon, kamu pulang ya hari ini, karena mamah tidak bisa jauh seperti ini dari kamu. " ucapan bu merry masih sama seperti kemarin .


"Tidak mah, Jhon kan dari kemarin sudah berkata, bahwa Jhon tidak akan pulang begitu saja. "


"Mamah mohon, tetapi kali ajak Sinta deh, dan jika tidak ingin di rumah ini, tidak apa-apa kamu cari tempat yang lain saja, yang lebih bagus untuk membicarakan masalah ini."


Degh... ko ajak Sinta maksud mamah apa sih. gumam bathinnya Jhon.


"Jhon ko kamu malah berdiam sih. " ucap bu merry membuyarkan lamunan nya Jhon.


"Iya mah, Jhon dengar ko, Maksud mamah apa , mengapa mamah tiba-tiba bicara seperti ini, apa mamah sudah merestui hubungan Jhon dengan Sinta? "


"Iya mamah merestui kalian, maafkan mamah ya jika mamah kemaren sempat tidak setuju, tetapi setelah mamah pikir-pikir lagi, kebahagiaan mu itu segalanya, apapun pilihan kamu jika itu yang terbaik mamah ikhlas, yang penting kamu tidak menghindar dan tidak meninggal kan mamah seperti ini, mamah Sangat sedih, jika harus seperti ini mamah tidak sanggup, karena mamah sayang banget sama kamu. "

__ADS_1


"Terima kasih mah, Jhon sayang banget sama mamah, Iya Jhon pulang sebentar lagi ya, Jhon siap-siap dulu. "


"Oke di tunggu ya, mau dimana, di rumah apa di tempat lain. "


"Iya nanti Jhon tanya Sinta dulu deh, Dia kan lagi bekerja, dan aku harus minta Ijin dulu sama Rian, jika hari Ini Sinta tidak bisa meneruskan pekerjaan. "


"Oke baik lah, Hati-hati di jalan ya sayang, mamah tunggu ya kabar baiknya, kalau begitu sudah dulu ya nanti jika sudah pasti tolong kabarin mamah lagi. "


"Baik mah Terima kasih ya, Jhon sayang banget sama mamah dan papah. "


"Iya Jhon mamah papah juga saya banget sama kamu, mungkin dengan kamu menikah dengan Sinta hidup mu akan lebih baik lagi. "


"Iya mah Aamiin. " Sahut Jhon sambil tersenyum dan kini dia bisa tersenyum lagi bahkan kini dia merasa bahagia dari pada sebelumnya, hatinya semakin berbunga-bunga, heheee.


Akhirnya mamah merestui semua ini, berarti sekarang tinggal memastikan Sinta dan ajak Dia ke tempat yang mamah suruh, tidak usah membicarakan ini di rumah lah lebih baik mencari tempat yang lebih nyaman saja. karena ini kejutan, lebih baik aku datang ke kantor Rian tanpa menghubungi dia dulu , aku langsung datang saja, gumam Jhon sambil terus tersenyum.


Kemudian Jhon langsung bersiap karena berniat akan menjemput Sinta, kini Jhon merasa lega, dan bahagia karena sudah mendapatkan restu dari kedua orang tuanya.


Tidak lama kemudian Akhirnya Jhon sampai di kantornya Rian, dia memarkirkan mobilnya terlebih dahulu, kemudian dia masuk kedalam kantornya Rian.


Kebetulan Sinta melihat Jhon datang ke kantor nya Rian, dia menyimpan banyak pertanyaan di dalam lubuk hatinya, mungkin mengapa Jhon bisa ada di sini tetapi tidak memberitahu kan kepada dirinya.


Mmmmm ada apa Jhon disini, tumben-tumbenan, ada keperluan apa dia sama pak Rian, ko dia masuk ke ruangannya, Arghhhh... aku ini kepo banget sih, mungkin itu urusan pribadi atau urusan pekerjaannya , guamam bathinnya Sinta.


kemudian Jhon langsung menceritakan semuanya kepada Rian, dia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, lalu Rian pun paham dengan semua ini, dan dia pun mengijinkan Sinta pergi bersama Jhon, tak lupa Rian mengucapkan selamat atas restu dari kedua orang tuanya Jhon dan Rian berjabat tangan sebagai ucapan selamat nya, Rian ikut bahagia karena melihat sahabat nya bahagia,Tak lupa Jhon mengucapkan banyak-banyak berterima kasih kepada Rian, karena dia sudah banyak membantu tentang hubungan nya dengan Sinta.


Tidak lama kemudian Jhon keluar dari Ruangan nya Rian, Sinta sudah memandangi Jhon karena sejak tadi dia memang sudah penasaran dan sudah tahu tentang keberadaan nya, namun tiba-tiba Jhon menghampiri Sinta.

__ADS_1


"Hai, pulang yuk! "Ucap Jhon sambil tersenyum manis.


"Sembarangan saja, orang lagi bekerja ko di ajak pulang sih. "


"Tidak apa-apa sudah dapat ijin dari Rian ko. "


"Jadi kamu jauh-jauh datang kesini itu... untuk meminta ijin agar aku bisa ikut dengan mu. "


"Sudah tidak Usah banyak tanya, ayo ikut kita sudah di tunggu Mamah papah ku. "


"Tidak ah malu, nanti mamah mu marah lagi sama aku, tidak pokoknya tidak ingin itu terjadi kembali. "


"Ini penting ayo lah, mamah dan papah sudah merestui hubungan kita loh. "Bisik Jhon kepada Sinta.


" Masa sih, Alhamdulillah akhirnya berasa mimpi mendapatkan restu dari bu merry dan juga pak Tio. "


"Makanya ayo, cepetan. "


"Iya baiklah, tetapi aku pamit dulu ya sama kak Alya, dia sahabat terbaik ku disini, hikss sedih tau jika harus berpisah dari kak Alya, dia terlalu baik. "


"Ya sudah jika tidak mau ikut, kamu sama kak Alya saja di sini. "


"Iya-iya ikut.... cuman berpamitan doang kok, ih tidak sabaran. "


Kemudian Sinta kini berniat ikut dengan Jhon, karena sudah di beri tahu bahwa bu merry dan juga pak Tio, yang kini sudah merestui hubungan nya, tidak lupa Sinta pun berpamitan dengan kak Alya sahabat baiknya, kak Alya Sangat sedih ketika harus berpisah dengan Sinta karena mereka sudah lengket setiap harinya selalu bersama dan kini mereka harus berpisah kembali, kebersamaan mereka disini hanya beberapa bulan saja, karena Jika Sinta Sudah menikah dengan Jhon tidak mungkin dia kembali lagi ke sini, dia pasti mengurus rumah tangganya dengan Jhon, karena nanti Sinta akan mempunyai kehidupan baru dan juga keluarga baru.


.

__ADS_1


.


Mohon dukungannya, jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya, agar makin semangat up lagi ❤❤❤


__ADS_2