Cinta Berbeda Keyakinan

Cinta Berbeda Keyakinan
Taman


__ADS_3

sesampainya di taman, Sinta pun sangat amatlah senang, karena tamannya selain indah penuh dengan bunga-bunga dan juga sangat ramai pengunjungnya.


Sinta yang merasa bosan pun kini merasa bahagia.


jhon pun menghibur Sinta di taman, jhon cerita yang indah-indah dan lucu-lucu, yang membuat Sinta tertawa.


yang tadinya Sinta murung kini bisa tertawa lagi, jhon pun merasa sangat senang karena melihat Sinta ceria lagi.


walaupun Sinta masih merasa gugup kepada jhon, namun dengan berjalannya waktu, kini Sinta sama jhon pun mulai akrab.


mereka pun terus melanjutkan obrolannya di taman itu, tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 10:00.


jhon pun mulai bertanya,


"ooh iya sin, bagaimana perasaan kamu saat ini, senang tidak, bisa jalan-jalan sama saya"?.


Sinta pun tersenyum, dan menganggukan kepalanya.


iya Pak saya senang bisa bermain ke taman ini, dan saya mengucapkan banyak-banyak Terima kasih karena bapak sudah mengajak saya jalan-jalan kesini, ucap Sinta.


jhon pun berkata, "ooh iya sin, mulai hari ini kamu tida usah panggil lagi saya pak ya, panggil saja nama,


lagian kita kan lagi berdua masa panggil bapak"?.


Sinta pun sangat bingung, mengapa jhon berkata sperti itu, kan dia anak bu merry bos Di restaurant, dan sedang kan aku hanya karyawan, jadi tidak enak masa aku panggil pak jhon dengan panggilan nama saja, gerutu Sinta dalam hati.

__ADS_1


maaf ya pak, maaf banget sebelumnya,


"mengapa saya tidak usah panggil pak, saya kan tidak enak pak, masa manggil nama, sedangkan bapak itu kan anak bu merry bos saya kerja"?.ucap sinta.


"tidak apa-apa, kita kalau lagi berdua panggil nama saja ya, udah lah tidak usah malu atau pun bingung begitu"?, sahut jhon.


Sinta pun merasa aneh, mengapa hari ini jhon sangat lah berbeda dari biasanya, dia sangat humoris, padahal biasanya sangat cu'ek tidak seperti ini, tetapi mungkin saja pak jhon hanya menghibur saya saja, lalu berkata tidak usah panggil bapak lagi, ada apa ucap Sinta yang makin penasaran sama kelakuan jhon.


namun Sinta tidak berani bertanya hanya bergerutu dalam hati saja.


Sinta yang kemarinnya sangat mengagumi dan membayangkan jhon jadi orang terdekatnya, kini Sinta menjadi biasa saja, setelah dia tahu bahwa jhon anak bu merry, karena pikir Sinta orang yang di bayang-bayangkan dan di idam-idamkan beberapa hari ini, dan ternyata anak bosnya, jadi Sinta berpikir lagi, mana mungkin sinta bisa dekat dengannya.


namun sebaliknya, sekarang jhon lah punya perasaan aneh terhadap Sinta, jhon yang tampan dan mapan itu kini hatinya merasa nyaman jika dekat dengan Sinta.


bahkan kmarin jhon tidak bisa menjenguk Sinta sehari saja, jhon sangat khwatir dan kepikiran terus-menerus.


jhon pun belum sadar dan belum mengerti sama perasaannya ini, jhon menganggap ini hanya kecemasan biasa saja karena dia yang telah membuat Sinta seperti ini.


padahal jhon jika menabrak orang dia biasa saja, tidak secemas dan tidak sekhawatir ini.


namun jika orang lain yang melihat pasti tentu saja sangat lah berbeda sekali, jika melihat kelakuan jhon ini.


tidak terasa, setelah mereka bercerita sedikit-sedikit tentang kehidupannya sehari-hari.


waktu pun sudah menunjukkan pukul 12 siang.

__ADS_1


jhon pun mengajak Sinta makan siang dulu sebelum mengantarkan nya ke kost-kostannya.


"Sinta kita kan udah ngobrol lama ni, udah siang juga kita makan dulu yuk"?. ucap jhon.


namun Sinta merasa tidak enak hati, sudah di ajak jalan-jalan kini di ajak makan siang juga.


tidak usah pak, saya lngsung pulang saja ke kost-kostannya ucap Sinta.


jhon yang tadi nyuruh Sinta panggil nama saja Sinta pun masih saja panggil p-pak, karena masih tidak enak dan belum terbiasa.


karena Sinta merasa tidak lah sopan dan tidak enak, walaupun jhon sudah mengatakan tidak apa-apa dan biasa saja jika lagi berdua.


kini jhon pun mengingatkan Sinta lagi.


"lah ko masih panggil saya pak sih, udah panggil saya nama saja, tidak usah merasa tidak enak atau pun malu, kita kan lagi berdua, Rekan-rekan kamu juga tidak tahu, begitupun dengan mamahku, jadi biasa saja ya"?.


Sinta pun menganggukan kepalanya sambil tersenyum.


iya baik lah, mulai saat ini saya akan panggil nama saja, ucap Sinta yang masih kebingungan dan merasa gugup.


Jhon terus menerus membujuk Sinta supaya mau makan siang bersamanya.


lalu Sinta pun mengiyakannya, dan mereka pun berangkat mencari Restaurant buat makan siang.


namun kini setelah jhon tahu bahwa Sinta karyawan Restaurant mamahnya, jhon pun enggan makan siang lagi di Restaurant itu bersama Sinta,, jadi kali ini jhon mengajak Sinta ke Restaurant lain.

__ADS_1


.


.


__ADS_2