
tidak lama kemudian jhon pun sadar akan tujuannya mengajak Sinta ke taman.
namun Sinta malah mengajaknya pulang.
"Ooh iya jhon, kita kan sudah lumayan lama ni di taman, kita pulang saja yuk, ini udah mulai siang loh"?.ucap Sinta.
lah ko pulang sih sin, aku tuh nunggu kamu libur sampai lelah loh.
jhon pun sambil tersenyum berkata seperti itunya.
dan terasa lamaaaa banget, bahkan aku merasa berbulan-bulan saking lamanya, ini udah kita di taman, kamu malahan pingin pulang, tidak boleh pokoknya tidak,
karena hari ini aku punya kejutan buat kamu, ucap jhon.
kejutan apaan sih jhon, kamu ini ada-ada saja, di taman di bilang ada kejutan, sahut Sinta.
"ah memangnya mengapa, masa kita mau di taman terus sih"?. yuk pokoknya kita pulang.
ia sebentar lagi aja ya, karena ada yang pingin aku bicara kan sama kamu. ucap jhon.
Sinta memaksa sangat pingin sekali pulang, tetapi tidak di hiraukan oleh jhon, malah suruh menunggunya sebentar lagi.
" Kamu tunggu dulu ya disini, aku mau ke mobil dulu sebentar saja, pokoknya jangan ke mana-mana ya"?. pesan jhon.
__ADS_1
ok baik jhon, tetapi jangan lama ya, sahut Sinta.
kemudian jhon pun berjalan ke parkiran taman dan mengambil semuanya, bunga cincin dan coklat, yang dia beli tadi di toko, waktu sebelum menjemput Sinta ke kost-kostan, dan tidak lama kemudian jhon membawanya ke taman.
namun jhon membawa nya di bagian belakang, supaya tidak terlihat dulu sama Sinta.
kemudian jhon pun berkata.
"Aku boleh bertanya sesuatu tidak"?.
tentu saja boleh jhon, tanyakan saja.
begini sin, " bagaimana perasaan kamu jika sedang dekat dengan aku, kamu merasa nyaman atau tidak"?.
"oh iya sin, kita kan sudah lumayan dekat ni, memang kita ini belum kenal lama, tetapi aku yakin kamu itu perempuan yang sangat Baik buat ku.
dan kamu itu perempuan pertama yang aku idam-idamkan, entah mengapa setelah bertemu dengan mu perasaan ku sangat lah berbeda dari sebelumnya, aku merasa ingat kamu terus, kamu selalu ada di pikiran ku.
"Aku, Aku, "?. jhon sangat bingung dan gugup untuk mengungkapkan perasaannya.
mungkin karena ini untuk pertama kalinya, jhon mengatakan cinta kepada seorang perempuan, makanya sangat lah gugup.
Kamu mengapa jhon, ko kamu bilang aku, aku, maksudnya apa?. kalau memang kamu mau ngomong aku akan mendengarkan nya ko, jadi kamu tenang saja tidak usah gugup begitu, ucap Sinta.
__ADS_1
dia pun berlutut dan menyatakan cinta pada Sinta...
"Kamu mau tidak menjadi kekasih ku"?.ucap jhon.
Apa.... apa jhon apa kamu tidak salah bicara, masa kamu suka sama aku.
Sinta pun sangat terkejut, berarti betul yang di bilang jhon tadi bahwa ini adalah kejutan dan ternyata benar adanya, Sinta sangat lah terkejut mendengar kata-kata dari jhon yang kini mengungkapkan perasaanya kepada sinta.
jhon berkata seperti itu, dia mungkin salah, ini mimpi apa nyata, tidak mungkin jhon suka sama aku, tidak, tidak ini tidak mungkin, ini pasti hanya khayalan aku saja sama seperti hari-hari sebelumnya, mana mungkin jhon cinta sama aku, ini pasti tidak benar, karena aku dan jhon sangat lah berbeda, dia laki-laki tampan yang punya segalanya, sedangkan aku hanya gadis desa dan seorang karyawan di lestoran mamahnya, bagaimana ini, gerutu Sinta dalam benaknya.
"Sinta ko kamu bengong sih, kamu mau tidak menjadi kekasih ku, karena jujur ya sin, baru pertama kali aku kenal dengan perempuan yang beda dengan mu, biasanya jika aku bertemu dengan perempuan biasa saja, tetapi jika dengan mu sangat lah berbeda perasaan ini"?. ucap jhon.
tetapi jhon, kamu yakin bahwa kamu suka sama aku, kita kan jauh berbeda jadi tidak mungkin kamu suka sama aku, aku ini jhon hanya seorang karyawan di restaurant, sedangkan kamu anaknya dari pemiliki restaurant itu, apa jadinya jika kita pacaran apa kata bu merry nanti, dan pasti aku juga jadi ejekan rekan-rekan pasti nantinya, sahut Sinta.
" tidak sin, aku tidak pernah memandang kamu seperti itu, karena yang aku rasakan saat ini hanya kamu yang membuat ku nyaman, dan kamu itu beda dari perempuan lain, kamu selalu ada dipikiran ku, dan kamu selalu ada dalam bayang-bayang ku, aku tidak perduli dengan perkataan orang lain karena yang aku rasakan saat ini tidak mungkin mereka tahu.
tetapi jhon, aku minta maaf sebelumnya, ada satu hal lagi, kita kan selain berbeda dari kehidupan, maaf-maaf ya,kita juga berbeda keyakinan, mana mungkin kita bersatu, sedangkan ibu dan bapak ku selalu berpesan, jika aku dekat dengan laki-laki harus se iman, jadi aku takut jhon, ucap Sinta.
"begini saja Sinta untuk saat ini ibu dan bapak mu tidak usah tahu dulu soal hubungan kita ini, nanti jika aku sudah siap apa yang seperti mereka harapkan baru kita kasih tahu mereka, dan aku akan datang ke orang tuamu, dan mamah ku juga tidak usah di kasih tahu dulu deh untuk sementara waktu, sampai kamu siap pokonya, bagaimana sin"?. ucap jhon
begitu ya jhon, sahut Sinta.
.
__ADS_1
.