
Kini Sinta yang masih dalam perjalanan pun, masih sangat kebingungan.
kemudian Sinta minta tolong sama temannya yang sudah terbiasa pulang kampung, Kemudian dia minta di arahkan harus naik bis apa saja.
Untung saja teman nya itu sangat baik, dengan teliti dan penuh kesabaran dia mengarahkan perjalanan Sinta, dia memberitahukan sampai angkutan ke kampung halaman nya. namun ketika naik bis Sinta merasa bosan karena memang perjalanan nya yang sangat jauh dan lama , bahkan bisa memakan waktu 4 jam.
Sinta sangat berterima kasih pada temannya itu karena sudah mengarahkan perjalanan Sinta hingga sampai kampung halamannya.
perjalanan Sinta ke kampung halaman nya itu, menempuh perjalanan yang sangat jauh dan hampir menghabiskan waktu kurang lebih set hari.
sebenarnya bukan jarak nya yang terlalu jauh, namun jalanan nya yang terjal dan banyak berliku-liku nya itu yang menghabiskan waktu lama.
Di dalam bis, hati Sinta sangat gelisah, karena ingin cepat- cepat sampai, supaya bisa secepatnya bertemu sama ibu bapaknya.
tetapi namanya naik bis ya harus sabar, selain sering berhenti karena naik turun nya penumpang, perjalanan nya juga macet, karena bis sangat besar jadi dia tidak bisa menyelip sperti kendaraan bermotor, dia harus tetap mengikuti jalan yang semestinya.
Hati Sinta mulai risau dan bimbang, selain memikirkan ibu nya yang sedang sakit, dia pun teringat sama Jhon, karena tadi Sinta tidak sempat mengabari Jhon terlebih dahulu, karena Tadi Sinta sangat terburu-buru oleh waktu, takut keburu siang, dan takut kemalaman di perjalanan, sedangkan Sinta belum pengalaman bepergian seorang diri.
Sinta ingin memberi kabar pada Jhon, namun Sinta ragu dan bimbang, takut Jhon melarang nya pulang sendiri, nanti Jhon malah ikut mengantar Sinta.
mengingat hal itu Sinta pun mengurungkan niatnya untu mengabari Jhon.
__ADS_1
kemudian Sinta membuka ponselnya..
mengetik pesan teruntuk Jhon.
" Selamat siang, maaf ya Jhon hari ini aku tidak ada di restaurant dan juga di kost-kostan, karena aku harus pulang kampung sakarang juga"!.
tetapi pesan yang Sinta ketik ini enggan di kirim ke nomor phonsel nya Jhon, karena Sinta bingung, perjalanan sudah jauh nanti takutnya Jhon malah minta bertemu dulu sebelum Sinta pulang.
kemudian Sinta menghapus semua pesan nya dan menyimpan phonsel nya kembali ke dalam tas kecilnya.
namun tidak lama kemudian Phonsel Sinta bergetar dan ternyata ada pesan masuk.
"Selamat Siang sayank"?. ucap Jhon
Iya, Selamat siang!.
kemudian Sinta pun membalasnya, namun Sinta tetap tidak memberi tahu Jhon bahwa dirinya sedang ada di dalam bis
" Begini, Sebentar lagi aku mau kesana, mau makan di tempat biasa di restaurant"!. Ucap Jhon dan di akhiri dengan emoji tersenyum.
Iya boleh datang saja sperti biasa ya.
__ADS_1
tumben Sinta tidak marah, aku mau makan disana, Biasanya dia selalu saja melarang ku datang ke restaurant, gerutu Jhon di dalam benaknya.
"Bener ya aku sebentar lagi kesana"!.
iya datang saja.
" Ko kamu tidak melarang ku datang kesana, tumben, Ada apa"?.
tidak apa-apa, aku hanya lagi baik saja sama kamu, sahut Sinta.
"ya sudah sebentar lagi aku datang ya"
Iya.
Ada apa sama Sinta, kenapa hari ini, ko dia tiba-tiba berubah, jangan-jangan semua Rekan-rekan nya Sinta sudah tahu semua, tetapi tidak apa-apa lah justru ini lebih baik, dan aku segera siap-siap deh untuk segera ke menuju restaurant.
.
.
. Mohon dukungannya, jangan lupa tinggalkan jejak like da komentar nya, supaya makin semangat up lagi, Terima kasih🙏🙏🙏
__ADS_1