
Setelah bu merry meminta nomor ponsel Sinta.
kini di restaurant ada dila yang sangat kebingungan karena tiba-tiba saja bu merry pemilik restaurant itu meminta nomor salah satu karyawan nya yang sudah tidak bekerja lagi di tempat itu, karena sedang pulang kampung.
Dila tetap Tidak habis pikir , masih penasaran sama boss nya yang meminta nomor Sinta rekan kerjanya, dan dia terus saja memikirkan hal itu.
"Ada apa sama bu merry, mengapa dia meminta nomor Sinta, sedangkan Sinta kan sudah tidak bekerja lagi di restaurant, dia sedang pulang kampung, tetapi mengapa bu merry meminta nomor nya, untuk apa?. seperti nya ada yang aneh, tetapi apa ya?. " gumam dila di dalam lubuk hatinya yang paling dalam.
Kak..
kak...
" Kak Dila , hai ini aku lani, ada apaan sih?.dari tadi aku perhatikan kakak itu seperti nya sedang memikirkan sesuatu ya?. Lani membuyarkan lamunan dila dengan memanggil-manggil namanya, dan melontarkan banyak pertanyaan.
Kamu ini, bikin terkejut orang saja.
" Iya ada apa, mengapa kak dila melamun seperti itu?. "
Begini Lan, baru saja bu merry menghubungi ponsel saya.
"Memangnya ada yang salah jika bu merry menghubungi kakak, itu kan hal yang wajar, bu merry kan boss kita ?. Ucap lani lagi.
Bukan ada yang salah, tetapi bikin penasaran tahu. Sahut Dila.
"Masa sih kakak ini ada-ada saja, tadi kaya orang kebingungan, sekarang semakin penasaran, ada apaan sih, cerita dong kak?. "
Begini lan, Bu merry menghubungi aku karena dia meminta nomor ponsel Sinta.
"Apa Sinta!. "
deggghh..
__ADS_1
Hati lani di buat terkejut.
Apa yang terjadi sama pak jhon, ko bu merry meminta nomor ponsel Sinta, seperti nya ada yang tidak beres ini, Jangan-jangan bu merry sudah mengetahui hubungan pak Jhon dengan Sinta, gerutu Lani di dalam benaknya yang paling dalam, karena jika di ucapkan oleh bibirnya pasti Dila mendengarnya.
Hai lani, Ko sekarang jadi kamu yang melamun sih sadar -lani sadar, Dila pun membuyarkan lamunan lani .
"Kakak ini bikin saya terkejut , hampir saja jantung aku copot. "
Biarin, habis kamu itu, orang lagi berbicara malah kamu cu'ekin dan kamu sekarang yang melamun, ada apaan sih, kepo nih, heeehee. tanya Dila.
"Tidak ada apa-apa kak, lani juga ikutan penasaran sama seperti kak Dila, mengapa bu merry meminta nomor ponsel Sinta, Tetapi Lani tahu kak, pasti bu merry mau menyuruh Sinta agar cepat-cepat kembali lagi bekerja ke Restaurant ini, kan semenjak Sinta pulang kampung, bu merry yang kadang bantuin kita!. "
Iya juga ya , kamu ada betul nya juga, tetapi bu merry sudah tiga hari ini ko dia belum datang kesini lagi ya, kan semenjak Sinta pulang kampung, bu merry hampir setiap hari datang kesini.
"kalau soal itu lani juga tidak tahu kak, apa jangan-jangan bu merry sudah...
Sudah apa lani, maksud kamu itu apa?.
uuuuh untung saja kak Dila memotong pembicaraan ku , coba kalau tidak hampir saja aku keceplosan, gumam lani di dalam lubuk hatinya.
"Ya sudah ada pengganti Sinta , hiksss sambil pura-pura menangis , mak'lum lani memang suka bercanda orang nya.
Huuh dasar kamu ini, aku pikir kamu itu mengetahui sesuatu yang lain, dan tahu soal ini, eh malah nanya balik, Ucap Dila sambil menepuk jidatnya.
Tidak ada kak, sahutnya sambil membalikan badannya.
maaf kan lani ya kak, sebenarnya lani tahu soal hubungan pak Jhon dengan Sinta, namun lani tidak berani memberi tahu kan soal ini pada kak Dila, karena lani sudah berjanji pada Sinta, akan merahasiakan soal hubungan mereka, sampai mereka yang memberitahu kan dengan sendirinya, gerutu lani lagi dalam benaknya.
Hai lan, kamu ini melamun lagi, aku jadi bingung sama sikap kamu ini.
"Saya tidak melamun kak, saya masih penasaran saja!. "
__ADS_1
Sama dong, aku juga penasaran.
"Kak Dila ini bisa saja, ya sudah kak, aku kembali ke tempat bekerja ku lagi ya!. "
Oke!. Semangat ya, jangan melamun lagi , Dila berpesan kepada lani.
"Iya kak tidak, masa aku melamun terus, nanti ketinggalan pulang!. " Hahahaaaa. sambil tertawa.
Kamu ini masih siang, sudah mikirin pulang saja, nanti pukul 21:00 baru pulang.
"Oke!. Baik kak sambil tersenyum lagi.
Mak'lum lani, dia orang nya murah senyum, mudah di ajak bercanda dan baik hati, sehingga banyak rekan kerjanya yang suka berteman dengan nya termasuk Sinta.
Lani sangat baik orang nya dan ramah, dia pengayom dan tutur Bahasa nya lemah lembut, sehingga banyak yang suka berteman dengan nya, terlebih lagi sama Sinta, bahkan dia sudah tahu tentang hubungan nya dengan anak bos restaurant, namun karena Sinta meminta merahasiakan masalah ini, dan sampai sekarang, Lani masih menyimpan nya.
langka teman seperti lani, sudah baik bisa di percaya juga, pokoknya jangan di sia-sia kan deh teman seperti dia mah soalnya susah di cari dan hampir punah, heheee.
memang fakta kan, kebanyakan teman sekarang itu penghinanat tidak bisa di pegang kata-kata nya, ya memang tidak semuanya teman seperti itu, namun tetapi mungkin bisa terhitung oleh jari, karena sudah semakin langka, heheee maaf.
.
.
.
Mohon Dukungannya, jangan lupa, tinggalkan jejak like dan komentar nya, agar makin semangat up lagi.
Mohon maaf masih banyak kekurangan, harap di mak'lum ya , karena masih tahap belajar.
Terima kasih...
__ADS_1