
Kini di ruang rawat inap itu , Ada Sinta dan juga bi minah yang menemani nya.
Siang pun sudah berganti menjadi malam, dan terang pun berubah menjadi gelap gulita.
Sinta yang tak pernah bermimpi untuk saat ini bisa menemani Jhon, dia pun masih tidak percaya sama kejadian ini, namun ini semua sudah takdir, Sinta harus bisa menerima nya dengan ikhlas dan dengan lapang dada.
Sinta pun selalu berdo'a di setiap saat untuk kesembuhan kekasih hati nya ini.
Bi minah yang melihat gerak gerik Sinta yang begitu baik, telaten mengurus Jhon dengan setulus hati nya, membuat nya sangat bangga dan senang di dalam hati nya.
Neng Sinta ini begitu baik ramah sopan dan lembut orang nya, pantas saja tuan muda bisa jatuh cinta pada nya, saya saja sesama perempuan sangat mengagumi dirinya, sudah cantik baik pula, tidak habis-habis nya saya mengagumi gadis cantik ini, dia memang cocok jadi nyonya bukan jadi pegawai nya, saya saja salut banget sama neng Sinta, gumam bi minah di dalam lubuk hati nya.
"bibi ini sudah malam, lebih baik bibi tidur saja dulu ya, biar saya yang menjaga Pak Jhon. " ucap Sinta.
Sinta membuyarkan lamunan bi minah begitu saja dan membuatnya terkejut.
Tidak neng, saya belum mengantuk, neng malah sebaliknya, habis perjalanan jauh dari kampung kesini, pasti cape, maka nya lebih baik neng saja yang istirahat dan yang tidur terlebih dahulu.
__ADS_1
"Tidak apa -apa bi, saya belum mengantuk, bibi saja yang tidur, nanti gantian saja deh. "
Baik neng jika begitu, tetapi untuk saat ini, bibi juga belum mengantuk.
"Iya bi, nanti misalkan bibi sudah mengantuk, langsung tidur saja ya!. "
Iya neng, Sahut bi minah yang begitu penasaran ingin menanyakan banyak hal kepada Sinta namun tidak berani.
Sinta tidak begitu memperhatikan gerak gerik bi minah yang begitu mengagumi dirinya karena kebaikan nya, mengurus tuanya dengan tulus.
Sinta tetap saja focus memperhatikan Jhon dengan seksama, melihat apa yang terluka dan mana yang harus hati-hati di saat mendekati nya karena takut terkena luka nya.
Sinta paham dan sadar jika Jhon sudah sembuh nanti dia ingin bekerja kembali ke restaurant milik mamahnya Jhon, dia tidak ingin merepotkan keluarga kekasihnya itu, karena memang niatnya dari kampung ingin bekerja.
Sinta baru pertama bertemu bi minah dan baru satu hari satu malam mereka bersama, namun Sinta begitu nyaman bisa dekat dengan nya, karena bi minah pun begitu baik orang nya, bahkan Sinta menganggap nya bak ibu kandung nya, karena saking baik nya dia memperlakukan Sinta seperti anak kandung nya sendiri.
Malam sudah berganti lagi menjadi Siang dan menjadi terang benderang di seluruh alam.
__ADS_1
Keadaan Jhon sudah lebih baik dari sebelumnya, dia sudah bisa bicara , dan mengagumi Sinta yang telah menjaganya Siang dan malam, dan dia pun mengucapkan Terima kasih kepada nya.
"Terima kasih ya sayang, karena kamu selalu menemani ku!. " Ucap Jhon.
Iya sama-sama, sudah jangan banyak bergerak dulu, istirahat saja. Sahut Sinta
"Iya sayang. "
Sinta pun sangat senang ketika melihat Jhon sudah ada perubahan dan sudah lebih baik dari pada sebelumnya.
.
.
.
Mohon dukungannya, jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya, supaya makin semangat up lagi.
__ADS_1
Mohon maaf Masih banyak kekurangan nya, harap di mak'lumi karena masih tahap belajar.
***** TERIMA KASIH *****