
Sore hari.
Sinta memberi tahu Jhon bahwa salah satu rekannya ada yang mengetahui hubungan nya.
kini Sinta pun jadi terbiasa Chat dengan Jhon terlebih dahulu, karena mendesak oleh ke adaan.
Kemudian Sinta mengambil Phonsel nya lalu mengetik pesan Chat nya.
isi pesannya.
"Selamat Sore, Mohon maaf sebelumnya karena aku mengganggu kamu lagi, tetapi aku harus memberi tahu kamu, soal lani yang sudah mengetahui hubungan kita". ucap Sinta dengan rasa kaku dan gugupnya itu.
Sinta memang masih saja kaku jika berbicara dengan Jhon, mungkin dia masih belum percaya bahwa kekasih nya itu adalah anak bos nya, jadi Sinta masih saja seperti bos dan karyawan namun perasaan lubuk hatinya saja yang berbeda.
Tidak lama kemudian Jhon pun membalas pesan Chat nya Sinta.
Iya sayang tidak apa-apa, itu justru lebih baik, kita tinggal tunggu waktu yang pas saja untuk memberi tahu mereka semua, lagi pula nanti juga jika kita sudah menikah kamu tidak akan bekerja lagi di sana, dan belum tentu kita sebulan sekali menginjak ke restorant itu. sahut Jhon dengan tenangnya.
"Ummmz kamu yakin mereka tahu tidak apa-apa, lalu bagaimana kita bisa bersatu, kamu saja belum dapet restu dari kedua orang tua ku"?.
kalau soal mereka tidak apa-apa tahu justru itu lebih baik, dan soal urusan orang tua kamu , aku akan pikirkan matang-matang soal ini, karena ini menyangkut masa depan kita bukan satu bulan atau satu tahun, tetapi untuk selamanya, sahut Jhon.
__ADS_1
" ia tetapi, apa kamu bisa mendapatkan restu dari ke dua orang tua ku"?. tanya Sinta.
memang nya apa yang orang tua mu harapkan dari calon suami mu?.
" Orang tua ku, Orang tua ku", m-mereka meminta..
Sinta sangat gugup akan membalas pesan ini, karena Sinta merasa tidak enak hati mengucapkan kata-kata nya takut menyinggung perasaan nya Jhon.
Orang tua mu mengapa sayang, apa yang mereka ingin kan dari calon suami anak nya, apa mereka tidak akan setuju sama hubungan kita, apa bagaimana?.
ya sudah apapun itu nanti kita bicara kan langsung saja ya! . jika memang kamu tidak mau membicarakan ini lewat pesan, nanti jika ada waktu yang sangat tepat kita bicarakan ini baik-Baik ya?.
pokok nya apa pun itu selama aku masih bisa dan masih sanggup akan aku lakuin, karena aku sangat mencintai kamu dan menyayangi kamu, Kamu pun tahu kan bahwa kamu cinta pertama ku, dan aku ingin, kamu juga cinta terakhir ku, pokoknya aku tunggu sampai kamu libur juga tidak apa-apa. ucap Jhon dengan sangat ramah.
Tidak, aku tidak akan mundur apa pun itu, selama aku masih bisa dan masih sanggup, aku akan tetap berusaha, agar aku bisa menikahi kamu, sahut Jhon.
"benarkah, ucapan kamu benar-benar yakin apa cuman hanya menghibur aku saja supaya aku merasa senang"?. ucap Sinta sembari tersenyum.
Aku yakin banget sayang, aku mencintai mu dengan sepenuh hati, apa pun itu, akan aku lakuin juga sepenuh hati untuk kamu, sahut Jhon lagi.
pokoknya apapun itu, kamu tenang saja ya, nanti jelaskan langsung saja kepada ku jika kita berjumpa.
__ADS_1
" Iya syukur lah kalau begitu, Terima kasih ya sayang, Mudah-mudahan kamu bisa menjadi laki-laki seperti apa yang mereka harapkan, karena aku tidak ingin mengecewakan kedua orang tua ku". ucap Sinta.
iya sama-sama sayang, kamu tenang saja, focus saja dulu sama pekerjaan kamu dulu saat ini, tidak usah memikirkan itu dulu.
"iya baik lah, ya sudah kalau begitu, maaf ya karena aku sudah mengganggu kamu terus, selalu saja mengirim pesan kepada mu", Ucap Sinta yang masih selalu saja tidak enak hati jika kirim pesan terlebih dahulu.
iya tidak apa-apa, justru aku sangat senang dan bahagia, karena kamu sudah berani jujur sama aku, tidak pernah menyembunyikan nya dari aku, tentang hubungan kita, itu saja sudah membuat ku semakin yakin dan yakin sama kamu.
kemudian Jhon pun bergumam dalam benaknya.
aku tahu apa maksud dan tujuan kamu itu sayang, aku sudah tahu, namun aku tidak ingin membicarakan soal ini lewat pesan Chat, aku ingin kita membicarakan ini secara langsung empat mata, karena ini juga memang sangat berat, bahkan begitu berat.
aku pun tahu, bukan harta atau pun jabatan yang orang tua mu harapkan tetapi kita harus sama.
kamu yang sabar ya, nanti jika sudah waktunya aku akan memilih jalan yang terbaik menurut hidup ku, karena aku pun belum tahu mamah sama papah ku , akan merestui nya atau pun tidak sama pilihan aku ini, tetapi jika memang ini yang terbaik aku akan berusaha ikhlas melepas nya.
karena bukan hanya aku saja seorang diri yang pernah mengalami ini, setahu ku sangat banyak di sekitar kita ini yang melakukan hal ini asal nya memang karena Cinta kepada seseorang tetapi kesananya demi keyakinan nya.
gerutu Jhon dalam benaknya.
.
__ADS_1
.
Mohon dukungannya, jangan lupa tinggalkan like dan komentar nya, supaya makin semangt up nya lagi, Terima kasih 🙏🙏🙏