
pagi hari seperti biasa, tidak ada yang berubah setiap hari nya , selalu saja seperti itu namanya juga anak kost-kostan.
Ada yang sedang mencuci baju, ada yang sedang merapikan tempat tidur , ada juga yang sedang memasak dan ada juga yang sedang mandi.
karena jika sudah jam 08:00 pagi mereka sudah harus bersiap semua, berangkat bekerja.
namun tidak lama kemudian phonsel Sinta bergetar.
Dretttt...
dretttt...
dretttt...
kemudian Sinta melihat layar phonsel dan ternyata yang menelpon itu ibu nya Sinta dari kampung.
lalu Sinta menekan tombol hijau di layarnya.
"Assalamu'alaikum"?.
Waalaikum salaam nak. bagaimana ke adaan mu di sana!.
dan ternyata yang nelpon itu bapaknya Sinta bukan ibu nya.
__ADS_1
karena jika yang biasa nya menelpon lebih dahulu itu selalu ibu nya, Sinta pun merasa heran mengapa ko bapak yang menelpon, ucap Sinta dalam lubuk hati nya.
" Alhamdulillah baik Pak, lalu bagaimana kabar bapak sama ibu, apakah semua nya baik-baik saja"!.
Syukur lah kalau begitu, dan Alhamdulillah bapak juga sehat.
"Lalu ibu kemana pak, ko tumben bapak yang menelpon"?.
iya nak, itu dia maka nya bapak yang menelpon kamu, karena bapak mau mengabar kan bahwa ibu mu itu sedang sakit.
Sinta sangat terkejut ketika mendengar kata ibu mu sakit.
Air mata Sinta pun tidak dapat terbendung lagi, Tiba-tiba saja memenuhi kelopak matanya dan hampir saja jatuh meneskan nya.
iya begitu lah, ibu mu kan memang sudah tua, dan karena itu juga bapak menghubungi kamu, jika bisa tolong lah kamu pulang dulu nak, karena ibu mu selalu memanggil-manggil nama kamu, seperti nya ibu mu sangat merindukan mu!.
"Iya Pak, nanti Sinta akan usahain supaya bisa pulang kampung hari ini juga, tetapi kan tidak bisa dadakan, Sinta harus minta ijin dulu pak, kepada atasan Sinta di restaurant.
iya nak, baik lah, tidak usah lama-lama tidak apa-apa jika misalkan tidak bisa, cuman di ijinkan satu atau pun dua hari saja sudah Alhamdulillah, asalkan saja kamu bisa pulang dulu ke sini., untuk menemui ibu mu. ucap bapak nya Sinta.
"Iya Pak inshaa Allah akan Sinta usahain.
iya nak, Terima kasih ya.
__ADS_1
" Iya Pak, seharusnya Sinta yang harus berterima kasih sama bapak karena bapak sudah ngabarin Sinta".
Kemudian bapaknya Sinta berpamitan dan kemudian menutup telponnya.
Ya sudah kalau begitu nak , kamu hati-hati ya di sana, jika di ijin kan atau pun tidak nya, nanti kabarin bapak lagi ya.
Assalamu'alaikum!.
"Iya Pak, Walaikum salaam", Sahut Sinta dengan penuh rasa sedih dan harus bagaimana, Sinta sangat bingung, karena Sinta harus pulang hari ini juga.
Rekan-rekannya Sinta pun menyaksikan Sinta dengan orang tuanya.
kemudian mereka pun memeluk Sinta supaya Sinta sabar dan kuat menghadapi ini semua, dan tidak lupa mereka semua pun mendo'akan nya , agar ibu nya Sinta cepat sembuh kembali seperti biasanya.
karena waktu sudah semakin siang, dan waktu pun sudah menunjukan pukul 08 lebih 15 menit, mereka pun sedikit kesiangan, tetapi tidak apa-apa karena restaurant buka nya memang pukul 09:00, Namun biasanya sebelum restaurant di buka, mereka selalu bersih-bersih dan merapihkan semua meja dan kursi yang ada di dalam restaurant.
.
.
.
Mohon dukungannya, jangan lupa tinggalkan like dan komentar nya, Terima kasih 🙏🙏🙏
__ADS_1