Cinta Berbeda Keyakinan

Cinta Berbeda Keyakinan
Menunggu


__ADS_3

Setelah Sinta selesai menyuapi ibunya makan dan memberinya obat.


dia pun tidak henti-hentinya mendoakan, dan selalu saja mengatakan hal ini pada ibunya.


"cepat sembuh ya bu, Sinta sangat sedih, jika harus melihat ibu dalam ke adaan seperti ini terus, Sinta tidak kuat bu", ucap Sinta yang terus merasa sedih.


Iya nak, ibu juga pinginnya seperti itu, tetapi kan belum saatnya, kita harus sabar menunggu Allah pasti bangkat lagi penyakit ini.


"Iya bu maafkan Sinta, mungkin karena tidak tega melihat keadaan ibu sperti ini"!


iya nak, yang penting kita sudah berdo'a dan berusaha, selebihnya kita pasrahkan saja sama yang maha Kuasa yaitu kepada Allah.


" Iya bu maaf kan Sinta, ya sudah kalau begitu ibu istirahat saja, Sinta mau ke belakang mau beres-beres dapur dan juga sekalian merapihkan dan membersihkan rumah "!


Baik lah nak, Terima kasih karena kamu sudah mau merawat ibu.


" Iya bu tidak apa-apa itu kan sudah kewajiban Sinta sebagai anak"


Kemudian ibunya Sinta beristirahat dan Sinta mengerjakan pekerjaan rumah sampai dengan selesai.


Setelah itu Sinta mengambil benda tipis miliknya dan membuka layar depannya.


dan tadi pagi ketika Sinta berdiri di jendela ternyata dia memotret cahaya sinar matahari yang baru saja terbit, warnanya sangat indah dan menyinari dunia.


kemudian Sinta mengirimkan potret itu kepada seseorang.


"Selamat pagi kesayangan", mengirim potret matahari terbit dan dengan di ikuti emoji tersenyum.


Tidak membutuhkan waktu yang lama, kemudian Jhon pun membalas Pesan Chat dari Sinta, memang sedari pagi tadi Jhon sudah menunggunya, namun Tadi pagi Jhon tidak ingin mengirim pesan terlebih dahulu, karena dirinya merasa takut mengganggu, mengingat ibunya Sinta sedang sakit.


Pagi juga sayang, itu dimana indah sekali.

__ADS_1


" Itu di depan jendela kamar ku"


benar kah, di depan jendela kamar mu se indah itu.


"iya mana mungkin aku berbohong"


Aku jadi ingin ke sana!.


"kesana kemana"?. kamu ini apa-apaan sih, mana mungkin kamu berani kesini, ini sangat jauh dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk di tempuh.


ya ke rumah mu lah, tidak perduli dengan ke jauh atau pun lama, yang penting aku sampai di sana, dan bisa bertemu kamu lagi, keluar kota saja aku sampai apa lagi cuman keluar kota ke tempat mu, itu tantangan lebih semangat lagi karena mau mengejar cinta mu, heheeee. ucap Jhon di iringi dengan emoji tertawa.


" Kamu yakin, akan melakukan hal itu"?.


sangat yakin, kenapa tidak, apapun akan aku lakukan asal aku bisa bertemu kamu dan bisa bersamaterus.


"ummmmz tetapi bagaimana jika nanti pas sampai sini ibu bertanya-tanya kehidupan mu yang lebih baik dari kehidupan ku disini, apa kamu sanggup menjawab semua itu.


mengapa tidak, aku akan menjawab semua pertanyaan ibu mu dengan baik dan sejujur-jujurnya, aku akan mengatakan semuanya pada ibu mu.


maksud kamu, kita akan terus seperti ini tanpa berusaha, kita diam saja tanpa sedikit pun memberi tahu tentang hubungan kita ini, lalu mau sampai kapan kita seperti ini terus.


" Ya terus aku harus bagaimana "?.


kamu tidak usah bagaimana-bagaimana, cukup kamu ijinkan aku datang kesana untuk menemui ibu dan bapak mu, setelah itu baru pikirkan selanjutnya.


" tetapi kesehatan ibu saat ini kan lagi kurang baik, Aku takut jika kamu langsung datang kesini tanpa aku beri tahu terlebih dahulu, nanti malah shock "!.


lalu sampai kapan aku menunggu kepastian dari mu,


" ya sudah ku beri waktu, Sampai ibu kedaaan nya membaik saja ya"!.

__ADS_1


Ok kalau begitu, aku tunggu ya?.


"Baik lah, jika itu semua kemauan mu"


Iya karena aku sudah menunggu-nunggu waktu yang tepat ini sejak lama, masa sekarang masih seperti ini saja.


"Iya-iya baik lah akan aku usaha in secepatnya jika keadaan ibu sudah lebih baik dan sehat "!.


Iya, Jhon sedikit kesal di dalam lubuk hatinya, karena Jhon ingin segera menemui ibu dan bapaknya Sinta di desa.


Namun sampai saat ini belum juga kesampaian, dan Jhon sudah merasa tidak sabar, Jhon juga ingin segera memberi tahu mamah dan papahnya.


tentang hubungan dengan Sinta salah satu karyawan di restaurant milik mamahnya, namun Jhon masih menunggu kepastian dari Sinta.


Jhon yang sedang tidak enak hati itu pun kini mengurung diri di dalam kamarnya, dia tidak berangkat ke kantor dan juga tidak ingin turun makan ke tempat biasa di mana mereka berkumpul ketika sarapan dan makan malam.


Perubahan Sikap Jhon pun kini menuai pertanyaan banyak orang yang ada di rumah nya, karena tidak biasanya sikapnya seperti ini.


Namun memang Akhir-akhir ini Jhon sudah sering tidak ingin makan tidak ingin sarapan, padahal kebiasaan dia itu selalu makan bersama-sama, Sudah di lakukan sejak kecil.


Setelah Jhon mengenal Sosok Sinta yang baik dan cantik, kini Jhon pun banyak banget perubahan di dalam dirinya.


Jhon memang tidak pernah menyadari dengan perubahan ini, namun orang yang ada di dalam rumah dan sekitarnya yang tahu dan bisa menilai nya.


.


.


.


Mohon dukungannya, jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya, supaya makin semangat up lagi.

__ADS_1


Mohon maaf masih banyak kekurangan nya, harap di ma'lum, karena masih tahap belajar.


TERIMA KASIH 🙏🙏🙏


__ADS_2