Cinta Berbeda Keyakinan

Cinta Berbeda Keyakinan
Hal yang sangat serius


__ADS_3

Sinta sudah sampai pada tempat tujuannya yaitu kost-kostannya, dan kini giliran Jhon yang harus pulang menuju Rumahnya, dia berusaha focus mengendarai mobilnya dengan sangat pelan, dan melupakan masalahnya sejenak, agar tidak terjadi apa-apa lagi yang menimpa dirinya seperti yang sudah berlalu yaitu mengalami kecelakaan yang sangat serius.


Namun tetap saja tidak focus, karena tidak semudah itu Jhon melupakan masalah yang sangat besar baginya, Iya bagaimana tidak besar itu tentang keyakinan dirinya dan juga Sinta.


Perjalanan telah di lalui dengan sangat berhati-hati dan pada akhirnya sampai dengan selamat namun berwajah murung, jangan kan bercahaya mukanya saja kusut bagaikan baju yang belum di setrika.


Dan Jhon pun tanpa membunyikan klakson mobilnya atau apapun seperti yang biasa dia lakukan, hening tanpa bersuara, namun kebetulan ketika dia masuk ada bu merry yang sudah siap menyantap makan malam seperti biasa, tadinya Jhon berniat makan dengan Sinta namun keadaan nya sedang tidak memungkinkan situasi dan kondisi sedang kurang baik.


"Jhon, kamu sudah pulang nak. "ujarnya bu merry da menoleh ke arah wajahnya.


Jhon hanya menganggukan kepalanya saja tanpa menjawab sepatah kata pun, dan dia berniat akan langsung masuk ke dalam kamarnya, namun bu merry tetap menegurnya dengan berbagai cara agar Jhon mau menceritakan tentang masalah nya.


"Kenapa lagi nih, ko mukanya juga berantakan seperti itu. " haduh ini bu merry anak sendiri di kata berantakan emang rumah yang bekas mainan anak-anak belum di rapihkan pake ada kata berantakan segala.


"Tidak ada apa-apa mah, Jhon baik-baik saja ko. "


"Mana ada baik-baik saja, tetapi wajah mu itu gelap banget. " emang sudah malam kali bu makanya gelap, apa lagi nih si ibu, tadi di katakan berantakan sekarang di kata gelap, Iya gelap karena sudah malam, tetapi kan banyak cahaya lampu yang tetap menyinari wajahnya Jhon dan masih terlihat tampan, walaupun masalah nya sedang bertubi-tubi tetap saja tampan karena sudah bawaan sejak lahirnya tampan.


"Tidak mah tidak apa-apa. "sahutnya dengan sangat pelan.


"Sini, lebih baik kamu makan dulu bareng mamah papah. "


"Tetapi mah Jhon ini tidak pingin makan, dan tidak lapar ko. "


"Haduh seperti nya anak mamah ini sedang kena masalah ya, pasti soal Cinta. "


"Ngaco , Tidak ada. "


"Sudah lah tidak usah bohongin mamah lagi, dari wajah kamu yang kusam pun sudah terlihat bahwa kamu itu sedang mempunyai masalah. " apa lagi sih ini bu merry anak sendiri di katain kusam, memangnya baju yang sudah lama dan sering di pake.


Kemudian Jhon mendekat dan menceritakan tentang hubungan nya dengan Sinta.

__ADS_1


"Bagus dong, jika kamu ingin segera melamar dan akan segera menikahinya. "


"Mamah ini, orang belum selesai cerita sudah main potong saja, kan jadi tidak tahu masalah yang sebenarnya. "


"Iya lalu apa masalah yang sebenarnya itu, ada apaan cepat-cepat ceritakan sama mamah, apa Sinta meminta di belikan pesawat pribadi sehingga kamu tidak sanggup. " mmmm ini lagi, bu merry, anak sedang sedih dan Bingung masih sempat-sempatnya bercanda.


"Mamah sudah dong bercandanya, Jhon lagi serius nih, kalau mamah mau bercanda terus ya sudah aku tidak akan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. "


"Baiklah, Ayo katakan yang sejujurnya jangan malu, mamah dan papah siap mendengar kan keluh kesah mu. "


"Tidak, nanti Mamah malah bercanda lagi, Jhon lagi serius nih mah, lagi butuh bantuan dan penyemangat. "


"Iya-iya sini sayang, ayo ceritakan, baiklah akan mamah dengarkan, maaf ya tadi mamah cuman bercanda, habis melihat wajahmu yang terus di tekuk seperti itu, niat mamah baik ko karena ingin menghibur kamu. "


"Iya mah, tetapi kali ini bukan saatnya menghibur, karena ini menyangkut masa depan dan hubungan Jhon dengan Sinta. "


"Kenapa dengan Sinta apa dia berulah dan akan meninggalkan kamu. "


"Tidak mah, dia tidak akan meninggalkan Jhon, jika Jhon pindah keyakinan dan jadi sama dengan Sinta. "


"Iya mah, Jhon sudah berbicara serius tentang hubungan ini, dan berniat ingin segera melamar Sinta dan setelah itu lalu menikahinya, tetapi masalah nya ternyata sangat berat mah, permintaan dari keluarganya ternyata bukan harta atau pun jabatan, tetapi mereka meminta Sinta menikah dengan yang se iman. "


Kemudian bu merry pun berdiam tanpa berbicara lagi, dirinya sangat kebingungan, harus berbicara apa, banyak hal menurutnya dan semuanya tidak mungkin, bathinnya bu merry kini sedang dalam zona kebingungan tanpa ada celah sedikitpun untuk memberi masukan kepada Jhon, jika sudah menyangkut hal ini.


"Mamah ko ikutan diam sih, tadi suruh menceritakan dengan detail, ketika sudah di ceritakan kenapa mamah tidak memberi solusi, malah ikut diam juga. "


"Maaf Jhon mamah juga bingung, sepertinya mamah tidak akan membiarkan itu terjadi. "


"Lalu bagaimana hubungan aku dengan Sinta mah, apa aku harus berpisah dengannya, sungguh tidak ada harapan lagi jika harus kehilangan Sinta, dia perempuan kedua yang Jhon cintai setelah mamah, tidak mudah melepaskannya begitu saja, pokonya apapun akan aku lakukan asalkan bisa menikah dengan Sinta. "


"Jadi kamu akan sama sperti dia, lalu kamu akan meninggalkan mamah dan papah, tidak Jhon tidak semudah itu, pokonya mamah tidak akan mengijinkan itu terjadi. "

__ADS_1


"Tetapi mah, Jhon juga tidak bisa hidup tanpa Sinta, karena dia sudah mengajarkan banyak hal, Jhon sudah sangat mencintai nya, dan begitupun sebaliknya, Jhon sudah sangat menyayangi nya, tidak mungkin Jhon harus berpisah dengannya, tidak mungkin mah karena Jhon tidak akan pernah sanggup jika harus berpisah dengan Sinta. "


"Jhon Tolong dengarkan dulu penjelasan mamah, kamu tidak boleh mengambil keputusan tanpa persetujuan mamah dan juga papah. "


''Tetapi bagaimana Jhon bisa mendapatkan persetujuan dari mamah dan papah, sedangkan kalian berdua tidak akan setuju dengan semua ini. "


"Jhon tetapi tidak harus melakukan itu kan. " Ujar bu merry dengan lirih.


"Tetapi maaf mah, tidak ada pilihan lain selain ini, pokoknya setuju atau tidak Jhon akan tetap mengambil keputusan seorang diri, karena Jhon sudah jujur dan mengatakan soal ini kepada mamah, dan buktinya mamah tidak setuju dengan pilihan Jhon ini. "


Kemudian bu merry berdiam tidak bisa berkata-kata lagi kepada Jhon, Dia seketika berubah menjadi pucat dan kebingungan dan bu merry akhirnya pinsan.


"Jhon kamu lihat keadaan mamah kamu, dan ini semua akibat pilihan kamu itu. " ujar papahnya yang tadi berdiam tanpa berbicara kini diapun ikut mengeluarkan unek-uneknya setelah bu merry pinsan.


"Maaf kan Jhon pah, tidak ada sedikit pun berniat bikin Mamah seperti ini, mah Tolong sadar lah. "


"Ayo kita segera bawa mamah kamu ke rumah sakit. "ujar pak Tio dengan nada sangat tinggi.


"Iya pah ayo, biar pake mobil Jhon saja, papah pegangin mamah ya."


"Tidak Jhon, bukan apa-apa pikiran kamu sedang tidak baik, pasti konsentrasi kamu juga sedang buyar, lebih baik Pak sopir yang mengendarai mobilnya. "


Jhon hanya terdiam dan termenung mendengar Kata-kata yang keluar dari mulut papahnya itu.


Kini susana di rumah ini semakin tegang, dan rame karena bu merry pinsan, Dan ada bi Minah yang ikut menyaksikan semua ini.


BERSAMBUNG.


.


.

__ADS_1


Seperti biasa mohon dukungannya, jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentarnya, agar author yang masih belajar ini makin semangat up nya.


Salam hangat dari CINTA BERBEDA KEYAKINAN.


__ADS_2