
pagi hari seperti biasa mereka melakukan rutinitas nya di kost-kostan, dan mereka sebentar lagi akan berangkat ke restaurant tempat mereka bekerja.
karena hari ini dimana sudah ada lani yang pertama kali mengetahui bahwa Sinta sedang dekat dengan seorang laki-laki.
walaupun lani belum mengetahui siapa nama laki-laki itu, tetapi Sinta merasa tidak enak hati karena Sinta merasa dirinya itu bersalah sama Jhon, karena Sinta sudah berjanji akan merahasiakan hubungan nya , namun kini dia sendiri yang mengingkari nya, karena sudah ada yang tahu.
kini hati Sinta pun merasa tidak tenang, rasa ketakutan nya itu semakin menjadi.
karena yang seharusnya di rahasiakan namun malah Sinta sendiri yang membongkar nya.
sesampainya di restaurant.
"Hai Sin, semangat ya, oo iya senyum dong kan lagi bahagia", bisik lani pada Sinta.
deg lagi hati Sinta karena candaan sahabat nya itu.
iya lani, Sinta pun sambil tersenyum.
"husttt... tetapi ingat ya pesanku".sambil berbisik.
iya tenang aja Sin, aku bisa jaga rahasia ko", sahut lani.
haduh benar kan begini jadinya jika sudah ada yang tahu, hati pun jadi gelisah dan risau banget rasanya, Sinta pun terus bergerutu karena telah membuka sedikit rahasia nya.
kini hari pun sudah semakin siang dan jam pun sudah menunjukan pukul 12:00 lebih
kini saatnya Sinta bergantian sama rekan-rekannya itu, untuk menunaikan shalat dzuhur, dan kebetulan banget pas rekan-rekannya itu sedang antri bergantian Shalat dzuhur.
karena Sinta sudah selesai lebih dulu. dan Sinta pun berjaga di depan karena menunggu pelanggan nya, seperti biasa jika jam 12:30 itu waktu nya rame karena banyak yang datang untuk makan siang.
__ADS_1
dan tidak di sangka-sangka , kini yang datang bukan pelanggan nya namun dia adalah pak Jhon Cristian anak dari pemilik restaurant , dia datang lagi untuk makan siang, dan pada waktu itu kebetulan banget yang ada di depan itu adalah Sinta.
Sinta pun deg-degan di buatnya karena melihat Jhon datang, Sinta sangat gugup dan terkejut.
"mmmm kamu, wah kebetulan banget ya kamu ada di sini". ucap Jhon
kemudian Jhon menarik tangan Sinta dan membawanya ke ruangan tempat dimana dia ketika mengunjungi restaurant itu, yaitu di samping ruangan bu Merry ada sofa khusus keluarga.
ih apa-apaan ini, "kamu kenapa menarik tangan dan membawa ku kesini, bagaimana jika ada orang yang melihat kita dan mereka nanti mengira kita yang tidak-tidak".
ucap Sinta dengan suara sangat pelan karena takut ada yang mendengar ucapan nya itu.
"tenang saja aku kan sudah memperhatikan di sekitar, ke adaan sedang sepi kan, lagi pula aku lihat-lihat tadi cuman ada kamu seorang diri saja, aku pun mana berani menarik tangan kamu dan membawa kamu kesini jika memang banyak orang yang melihat kita", sahut Jhon.
"lalu ada apa kamu siang-siang kesini, apa kamu mau makan siang, kalau begitu kamu tunggu di sini saja ya biar ku ambilkan dulu". tanya nya dengan rasa penuh ketakutan.
" Apa ?. kamu kesini hanya ingin bertemu dengan ku saja, aku pikir kamu kesini mau makan siang"?. ucap Sinta dengan tegang.
haduh kamu ini apa-apa an sih, mengapa kamu lakuin ini Jhon, ucap Sinta sambil menepuk jidatnya karena bingung mengapa Jhon memberanikan diri menemui Sinta di restaurant.
"iya memang aku kesini itu tujuannya ingin bertemu sama kamu, namun jika restaurant ini sedang rame dan mereka semua ada di depan ya terpaksa mau tidak mau aku pun pasti makan lah". sebagai alasan ku.
"tetapi ke nyataan nya memang kebetulan kan mereka tidak ada yang di depan, jadi aku bisa ngelakuin ini kan sama kamu, dan kita bisa berbicara di sini"!.
sudah ya lebih baik kamu pulang saja sekarang jika kamu tidak ingin makan, takutnya nanti mereka malah melihat kita sedang berduaan di sini, nanti rahasia cinta kita pasti terbongkar dan nanti semua orang jadi tahu, sedang kan aku belum siap jika saat ini mereka semua tahu tentang hubungan kita ini, ucap Sinta sambil deg-degan jantung nya semakin berdebar-debar di buatnya.
"kamu tenang saja, kita ini ada di tempat yang aman dan tertutup tidak mungkin mereka tahu dan melihat kita, jadi kamu santai saja ya tidak usah gugup begitu".
" Memang nya kamu tidak merasa rindu sama aku"?.
__ADS_1
lagi pula mamah ku hari ini tidak datang kesini, aku tadi sudah telpon mamah dan aku sudah bertanya dimana mamah berada, makanya kamu tenang saja ya.
tetapi, bagaimana jika tiba-tiba ada orang masuk kesini dan itu mereka melihat kita sedang berduaan seperti ini, pokoknya aku tidak mau. Sinta pun Semakin ketakutan.
"sudah tidak usah pikir kan mereka, jika memang terpaksa dan ke adaan mendesak ya apa boleh buat, kita bilang saja yang se jujur-jujur nya tentang hubungan kita inj". ujar Jhon dengan rasa santai tidak tergesa-gesa seperti Sinta.
ya iyalah Jhon santai dan tidak panik, dia memang ingin sekali sebenarnya mereka tahu tentang hubungan nya dengan Sinta, namun kan Sinta nya yang merasa minder dan tidak pede karena telah jatuh cinta pada CEO dan anak dari pemilik restaurant.
dan kemudian mereka pun melanjutkan pembicaraan nya lagi.
"Apa, kamu beneran bakal cerita in ini semua jika dalam ke adaan mendesak dan jika kita kepergok sedang berduaan seperti ini"?.
"tidak Jhon tidak, karena belum saatnya, pokoknya kita harus cari alasan lain selain hubungan kita, bilang saja kita ini sedang mencari berkas atau apa lah, selain membuka rahasia hubungan kita ini"?.
iya-iya tenang saja aku pasti cari alasan lain, sudah lah tidak usah pikir kan itu, lagi pula bukti nya kan tidak ada yang melihat kita sedang ngobrol berduaan. sahut jhon yang dengan santai nya.
haduh ini Jhon, orang mah ketakutan, bahkan merasa kepanasan menahan rasa takut nya, lah kamu Jhon santai-santai saja begitu tanpa rasa kasihan sama Sinta.
begitu lah jika berhubungan dengan orang yang punya segalanya dan memang kebetulan juga ini tempat punya dia juga, jadi dia merasa bebas, walaupun sebaliknya dengan Sinta.
Sinta pun kini semakin ketakutan di buatnya dan semakin tidak karuan perasaan nya, bahkan ruangan ber AC pun dia merasa ke panasan dan kegerahan, saking rasa takutnya itu semakin tinggi.
.
.
.
mohon dukungan nya ya, Jangan lupa like dan komentar nya, supaya lebih semangat lagi up nya, Terima kasih 🙏🙏🙏.
__ADS_1