
Sinta tetap tidak ingin kembali ke Jakarta lagi walaupun itu permintaan dari bu merry boss nya.
Namun bu merry tidak menyerah begitu saja dan memberitahu tentang keadaan Jhon.
"Sinta saya mohon Tolong kamu bantu saya, karena saya sedang membutuhkan bantuan kamu, dan ini semua demi Jhon anak saya ?. "
Tetapi Mohon maaf bu, Sebelumya saya boleh bertanya sesuatu tidak.
"Iya boleh, tanyakan saja. "
Memangnya mengapa dan ada apa sama pak Jhon?. ko seperti nya ibu itu sedang sedih, dan mengapa juga beberapa hari terakhir ini, ponselnya Tidak aktif.
Bu merry sangat kebingungan dengan pertanyaan Sinta, dia harus menjawab apa dan bagaimana, namun bu merry berusaha memberi tahu dengan sangat berat hati, karena sedang membutuhkan bantuan Sinta.
"Begini Sinta, Jhon memang beberapa hari ini tidak memegang ponsel, karena dia sedang sakit, dan sakitnya lumayan parah sekarang saja belum sadarkan diri, dia sedang dalam perawatan di rumah sakit, makanya saya menghubungi kamu, itu semua demi Jhon, karena dia selalu memanggil-manggil nama mu, dan saya mohon agar kamu membuka hati supaya bisa datang kesini, karena saya tidak tahu harus bagaimana dan berbuat apa lagi, selain membawa mu kesini, karena cuman nama kamu yang jhon bisa katakan saat ini.
Pak Jhon memanggil-manggil nama saya.
"Iya betul, Jhon hanya bisa memanggil nama kamu, makanya saya tadi langsung meminta nomor ponsel kamu dari Dila, dan kebetulan dia punya, makanya saya langsung menghubungi kamu."
Sinta pun terdiam karena merasa sedih dan bersalah karena dari tadi dia tidak mau datang ke jakarta, namun sekarang hati Sinta Luluh dan berniat akan segera datang untuk menjenguk Jhon di Rumah sakit.
Baik lah bu , akan saya usahakan agar bisa datang kesana.
__ADS_1
"Saya mohon, kalau bisa secepatnya, karena Saya sudah tidak sanggup lagi bila harus menunggu lama-lama. "?
Baik bu, insha Allah saya besok akan berangkat, karena jika sekarang itu tidak mungkin hari sudah sore, dan saya takut jika harus bepergian dalam ke adaan gelap, apa lagi saya seorang perempuan.
" Ok baik saya mengerti, besok saya tunggu kedatangan mu, Ooh iya, jika kamu sudah di terminal kamu hubungi saya saja, biar saya jemput dan nanti langsung saya ajak kamu ke rumah sakit, Bagaimana bisa kan.
Baik bu, Besok akan saya kabarin lagi, jika saya sudah dekat di terminal jakarta.
"Ya sudah kalau begitu, Terima kasih ya, karena kamu mau membantu saya, dan mau datang menjenguk anak saya!. "
Iya bu sama-sama.
kemudian mereka pun mengakhiri telepon nya.
Bu merry sedikit lega karena Sinta bersedia datang ke jakarta untuk menemui Jhon.
Namun Sinta memberanikan diri bercerita bahwa dirinya di hubungi bosnya agar kembali lagi bekerja ke Jakarta.
"Ibu pak, maaf ya besok Sinta harus kembali lagi ke Jakarta!. " ucap Sinta dengan rasa sedih sebenarnya dia masih betah di rumahnya, namun saat ini dia ada di posisi yang serba salah.
Ko dadakan sekali, mengapa tidak lusa atau kapan gitu?. sahut ibunya.
"Begini bu, Baru saja boss Sinta di jakarta menghubungi Sinta, dia meminta agar Sinta cepat kembali ke jakarta, dan kalau bisa harus besok. "
__ADS_1
Begitu ya, Sebenarnya kita masih rindu sama kamu, baru saja ibu sembuh kamu sudah mau pergi meninggalkan ibu lagi.
"Iya bu maafkan Sinta, sebenarnya Sinta juga masih rindu sama ibu, tetapi mau bagaimana lagi kita kan orang butuh, ya terpaksa Sinta harus kembali lagi ke jakarta bu pak, tolong ijinkan Sinta. "
Iya baik lah, jika itu yang terbaik menurut kamu, dan jika kamu masih ingin bekerja di sana, maka berangkat lah, kami hanya bisa mendoakan mu yang terbaik dari sini, yang penting kamu jaga kesehatan jaga diri baik-baik ya di sana, dan satu lagi jangan lupa kewajiban mu yang lima waktu ?.
Iya baik bu, Sinta akan ingat semua pesan-pesan ibu dan bapak, Terima kasih ya, karena ibu dan bapak sudah mengijinkan Sinta untuk kembali bekerja ke Jakarta.
iya sama-sama anak ku, sahut ibunya sambil memeluk Sinta.
Sebenarnya Sinta ingin bercerita kepada ibu dan bapaknya, soal laki-laki yang bernama Jhon, namun dia tidak berani dan belum bisa.
Maaf kan Sinta bu pak, sebenarnya bu merry boss Sinta itu bukan meminta Sinta untuk kembali bekerja di restaurant miliknya, tetapi karena anaknya yang sedang sakit , dan terus menerus memanggil nama ku, sehingga aku di minta datang untuk menjenguknya, biarkan waktu yang berbicara dan mudah-mudahan ibu sama bapak, suatu saat merestui tentang hubungan ini, karena kita berdua saling mencintai, walaupun kita BERBEDA KEYAKINAN tetapi Cinta kita benar-benar besar dan akan berusaha mencari jalan agar mendapatkan restu dari ibu dan Bapak, apa lagi sekarang dari kelurga Jhon sudah mengetahui akan adanya hubungan ini. Gerutu Sinta di dalam benaknya yang paling dalam, sambil memandangi wajah ke dua orang tuanya.
Sinta memang gadis cantik, walaupun dia terlahir dari keluarga sederhana, tetapi banyak yang memuji kecantikan dirinya sehingga Jhon seorang CEO saja bisa jatuh cinta kepada dirinya.
.
.
.
Mohon dukungannya jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya, agar makin semangat up lagi.
__ADS_1
Mohon maaf masih banyak kekurangan nya, harap di mak'lumi karena masih tahap belajar.
***** TERIMA KASIH 🙏🙏🙏 *****