Cinta Kedua CEO

Cinta Kedua CEO
Bab. 21. Siapa Tamu itu?


__ADS_3

Akmal dan rombongannya, awalnya ingin menghadiri rapat penting di salah satu Hotel bintang Lima terbaik yang ada di Jakarta tetapi, tiba-tiba orang nomor satu di Perusahaan tersebut menghentikan langkahnya hanya mendengar sekilas suara tawa riang dari bibir mungil nan seksi milik Adriana.


"Andre! Tolong kirim cv semua karyawan baru yang ada di divisi keuangan," perintahnya kemudian melanjutkan perjalanan menuju pintu keluar.


"Baik Tuan Muda!" Jawab Andre yang diberikan tugas baru dari atasannya.


Rombongan mereka kembali melanjutkan perjalanannya menuju tempat meeting di salah satu hotel ternama di Ibu kota Jakarta.


"Ada apa dengan pegawai bagian keuangan, kok Bos cuma minta cv mereka saja sedangkan banyak karyawan baru lainnya yang diterima di Perusahaannya," gumam Andre yang kali ini tidak mengerti dengan jalan pikiran atasannya tersebut.


Mereka meninggalkan Perusahaan menuju tempat perjanjian mereka. Akmal duduk di jok belakang, dia duduk terdiam dan terpaku memikirkan semua perkataan dari mamanya tentang siapa perempuan itu dan langkah apa yang seharusnya dia tempuh.


"Ya Allah.. aku harus gimana lagi, aku tidak mungkin mengingkari janjiku, dan juga tidak mungkin aku bisa membuat kecewa wanita yang telah berjuang melahirkan dan membesarkan aku, lagian selama ini Mama tidak pernah memaksakan kehendaknya padaku," Akmal membatin.


"Sepertinya ada sesuatu yang mengganjal pikirannya Tuan Muda Akmal, kalau aku lihat dari raut wajahnya sedari tadi pagi sudah ada yang aneh tidak seperti biasanya," batin Andre.


Andre sesekali melihat Akmal dari kaca spion. Dia memperhatikan apa yang dilakukan oleh Akmal di jok belakang mobil.


Waktu terus berlalu dan tak terasa sudah dua minggu Adriana bekerja di perusahaan tersebut. Tetapi sampai detik itu juga dia belum menyadari jika dirinya hamil.


"Alhamdulillah.. capek juga yah," ucapnya yang sedikit mengeluh karena kram dibagian perut dan pantatnya.

__ADS_1


Lita yang melihat Adriana mengeluh langsung berjalan menghampiri temannya itu.


"Kamu kenapa, apa kamu baik-baik saja?" Tanyanya saat sudah berada di dekatnya Adriana.


"Gak apa-apa kok, hanya saja bagian perutku sakit dikit, bokongku juga ngilu mungkin terlalu kelamaan duduknya," jawabnya yang mencoba menahan kram di perutnya itu.


"Sudah jam pulang juga, ayo cepat selesaikan pekerjaanmu baru kita pulang x terangnya Lita yang tadi khawatir melihat kondisi dari Adriana.


"Aku harus memberitahukan berita ini kepada Nyonya besar segera, karena takutnya ada sesuatu yang terjadi pada calon penerus keluarga Pradipta Saiden," batinnya Lita.


Beberapa saat kemudian, mereka sudah sampai di tempat parkiran bersamaan dengan balasan chatnya dari Prita asisten pribadinya dari Nyonya Dewi.


Lita diam-diam membaca pesan chat dari Nyonya Dewi," sebaiknya mereka harus bergerak cepat takutnya terjadi sesuatu pada cucu tampuk pimpinan perusahaan tersebut.


"Eeeehhhh! Bukan apa-apa kok, aku hanya tidak kuasa berkomentar melihat status Seorang," kilahnya yang menutupi kenyataan yang dia pikirkan.


Adriana kembali menggelengkan kepalanya sembari memakai helm kesayangannya itu.


"Kalau gitu aku jalan duluan yah,"tutur Lita yang menyalakan stop kontak mesin motornya lalu melajukan mobilnya dengan gesit dari hadapan Adriana yang tersenyum simpul ke arah Lita.


Adriana pun ikut menyalakan mesin mobilnya lalu berjalan ke arah jalan raya dengan mengendarai motor kesayangannya. Adriana sudah berbaur dengan pengendara sepeda motor lainnya.

__ADS_1


Berselang beberapa saat kemudian, dia sudah sampai di depan pagar rumah minimalis milik Ibunya. Dia melangkahkan kakinya dengan pasti menuju ke dalam rumahnya, tapi baru dia mengucapkan salam terlebih dahulu langkahnya terhenti karena, ia kaget melihat kedatangan tamu yang datang ke rumahnya.


Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya:



Dilema Diantara Dua Pilihan


Cinta dan Dendam


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Kau Hanya Milikku

__ADS_1



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all…


__ADS_2